Jumat, 25 April 2014

News / Regional

Empat Imigran Gelap Ditangkap di Polonia

Rabu, 30 Mei 2012 | 16:12 WIB

Baca juga

MEDAN, KOMPAS.com - Empat orang imigran gelap asal negara Myanmar, ditangkap petugas imigrasi Bandara Polonia Medan saat akan berangkat menuju Jakarta, Rabu (30/5/2012). Keempat imigran yang ditangkap masing-masing bernama, Abdul Mabud bin Abdul Kader (41), Mohd Hashim bin Mohd Ahmad (18), Hasan bin Yusuf (36), dan Mohd Ali bin Hasan (11).

Mereka ditangkap di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Polonia Medan sekitar pukul 09.30 WIB. Rencananya mereka akan terbang dengan menumpangi pesawat milik maskapai Lion Air, JT - 0301 tujuan Jakarta. "Mereka ditangkap setelah kita dapat laporan dari gugus tugas yang curiga dengan gerak gerik mereka, lalu kita amankan," kata Agustinus Makabori, Kasubsi Penindakan Kantor Imigrasi Polonia di Kantor Imigrasi Polonia, Jalan Mangkubumi, Medan.

Saat petugas melakukan pemeriksaan, keempatnya tidak bisa menunjukkan dokumen keimigrasian yang sah. Mereka hanya memegang kartu UNHCR yang diterbitkan di Malaysia. Keempat imigran yang mampu berbahasa Melayu ini mengaku datang ke Malaysia dari Myanmar menggunakan boat.

"Kami datang dari Malaysia naik boat. Setahun saya di Malaysia, jadi bisa bahasa Malaysia," aku Mohd Hashim.

Berdasarkan pengakuan Hashim, Dari Malaysia, mereka kemudian menyeberang ke pelabuhan kecil di kawasan Tanjung Balai, Sumut, juga menggunakan boat. "Kami bayar RM 5.000 per orang," kata Hashim.

Para imigran ini mengaku hanya ingin ke Jakarta. Mereka membantah hanya transit untuk menyeberang ke Australia. "Kami mau kerja di Jakarta. Nanti sampai di sana ada yang jemput," kata Hashim. Keempat imigran ini akan menjalani periksaan lebih dalam, lalu dikirim ke rumah detensi imigrasi di Belawan, Medan. 


Penulis: Kontributor Medan, Mei Leandha
Editor : Glori K. Wadrianto