Bakrie Group Segera Akuisisi Kebun di Nigeria - Kompas.com

Bakrie Group Segera Akuisisi Kebun di Nigeria

Kompas.com - 30/05/2012, 01:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Bakrie Group untuk masuk ke Nigeria segera terwujud. Rencananya tahun ini, perusahaan itu akan segera menginvestasikan dana sebesar 500 juta dollar AS di negeri tersebut. Investasi ini dilakukan oleh Bakrie Delano Africa Ltd, perusahaan patungan antara Grup Bakrie dan Grup Delano. Di perusahaan ini, kepemilikan grup Bakrie 50 persen, dan sisanya adalah Grup Delano.

Presiden Direktur Capitalinc Investment Tbk (MTFN) Seng Hoo Ong menyebut, target pertama dari investasi di Nigeria adalah perusahaan yang mengelola perkebunan karet dan kelapa sawit.

“Tim yang berangkat ke Nigeria melakukan due diligence adalah dari PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Perusahaan itu memiliki area perkebunan yang luas, tapi produksinya masih sedikit,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/5/2012) malam. Sebagai catatan, Seng juga merupakan direktur di Bakrie Delano Africa.

Sayangnya, Seng tidak mengungkapkan berapa biaya akuisisi yang akan dikeluarkan Bakrie Delano Africa. "Yang jelas termasuk di bagian tahap pertama yang 500 juta dollar AS itu," ungkapnya.

Untuk jangka panjang, perusahaan yang berbasis di Nigeria ini menganggarkan dana hingga 1 miliar dollar AS untuk investasi selama lima tahun ke depan.

Di sisi lain, CEO Bakrie Delano Africa Ltd Ladi Delano menyebutkan, perusahaannya tidak hanya mengincar sektor karet dan kelapa sawit di Negeria. "Kami akan incar di tiga sektor, yaitu karet dan kelapa sawit, pertambangan dan juga migas," ungkapnya. (Anna Suci Perwitasari/Kontan)


EditorErlangga Djumena

Terkini Lainnya

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Nasional
Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional

Close Ads X