Selasa, 29 Juli 2014

News / Megapolitan

Selasa, DVI Izinkan Keluarga Melihat Jenazah

Senin, 21 Mei 2012 | 06:20 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Identifikasi Korban Bencana atau Disaster Victims Identification (DVI) mengizinkan keluarga melihat sejumlah jenazah korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 pada Selasa (22/5/2012).

"Setelah kami identifikasi dengan jelas, kami izinkan keluarga untuk berkesempatan melihat jenazah di RS Polri Kramat Jati pada Selasa siang (22/5/2012) pukul 13:00 WIB," kata Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Sukanto, Kramat Jati, Brigjen Agus Prayitno saat konferensi pers di Jakarta, Minggu (20/5/2012).

Selain itu Polri akan memanggil keluarga korban untuk memenuhi data seperti jenis kelamin, tempat persemayaman jenazah, agama dan data lain yang diperlukan untuk identifikasi terakhir.

Setelah tim DVI menyelesaikan proses identifikasi, unit masih membutuhkan waktu untuk rekonstruksi jenasah berdasarkan data post mortem seperti gigi dan properti yang melekat di tubuh korban.

"Selanjutnya pada Rabu akan dilakukan upacara penyerahan jenazah dari komite DVI kepada pemerintah RI di Bandara Halim Perdana Kusumah sejak pagi dan untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga," kata Agus.

Pemerintah pada Rabu (23/5/2012) akan menyerahkan jenasah kepada pihak keluarga baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu ada sejumlah maskapai yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada korban pada Rabu.

Menurut Agus, jenazah akan diperlihatkan bagi keluarga pada Selasa siang dan malamnya jenasah akan disiapkan untuk upacara pada Rabu pagi secara protokoler.

Dia menjelaskan pemerintah akan menanggung seluruh biaya pengantaran jenasah ke sejumlah daerah asal keluarga korban atau ke tempat jenazah akan disemayamkan.

"Ada sekitar 260 label bagian tubuh, jadi cukup banyak, makanya tadi dikatakan kami kerja siang malam 24 jam. Dari yang ada di sini post mortem tidak ada yang tertinggal sudah sempurna," jelas Agus.

Brigjen Agus juga menyampaikan ungkapan terima kasih dan permohonan maaf kepada sejumlah pihak yang terlibat selama proses identifikasi korban kecelakaan pesawat baik dari dalam maupun luar negeri.

Petugas Polri yang turut membantu identifikasi di posko RS Bhayangkara maupun Bandara Halim Perdana Kusumah seluruhnya berjumlah sekitar 150 orang.

Menurut keterangan, tim dibantu petugas yang berasal dari Polda Jawa Barat dan sejumlah wilayah lain.

Tim DVI yang bekerja di RS Bhayangkara sendiri berjumlah 15 orang dan melakukan identifikasi selama 24 jam dengan menggunakan "sistem tiga shift".


Editor : Benny N Joewono
Sumber: