Senin, 14 Mei 2012

News

Korban 65 Turun ke Jalan

  • Penulis :
  • Aufrida Wismi Warastri
  • Senin, 14 Mei 2012 | 13:04 WIB
Sebanyak 25 orang korban kekerasan 1965 di Medan, Senin (14/5/2012), turun ke jalan untuk menuntut Presiden SBY menuntaskan pengusutan kasus itu. | KOMPAS/AUFRIDA WISMI WARASTRI

MEDAN, KOMPAS.com- Gerah dengan kebijakan Presiden SBY yang juga tidak segera mengungkapkan kebenaran peristiwa 1965, 25 orang korban peristiwa 1965 di Sumatera Utara, Senin (14/5/2012), turun ke jalan.

Para korban yang kebanyakan sudah lanjut usia itu berdiri di jalan depan kantor Gubernur Sumut membentangkan poster lalu berjalan ke halaman kantor gubernur. Beberapa peserta aksi tampak berjalan terhuyung-huyung bahkan harus dituntun.

Mereka duduk membentuk setengah lingkaran di halaman kantor gubernur, kemudian berorasi dan membacakan puisi.

Jiman Karo-Karo (80), salah satu korban 65, mengatakan, dirinya bergabung dalam aksi ini karena ingin mengingatkan masih ada peristiwa 1965 yang sampai saat ini belum dijelaskan oleh pemerintah. Korban-korban terdiskriminasi bahkan sampai kini. "Apa arti reformasi, omong kosong itu," kata Jiman.

 

Editor : Marcus Suprihadi