Rabu, 24 September 2014

News /

PENGHARGAAN JURNALISTIK

Karikatur "Kompas" Raih Adinegoro 2011

Rabu, 1 Februari 2012 | 03:43 WIB

Jakarta, Kompas - Karikatur karya Jitet Kustana berjudul ”Asing” memperoleh penghargaan jurnalistik Adinegoro 2011. Karikatur yang dimuat harian Kompas, 25 Mei 2011, itu menyisihkan 44 karya karikatur lain yang masuk ke meja panitia.

Dewan Juri Anugerah Adinegoro untuk kategori jurnalistik karikatur adalah Pramono R Pramoedjo (karikaturis), Dolorosa Sinaga (pekerja seni), dan Yusuf Susilo Hartono (Ketua Seksi Kebudayaan PWI Pusat). ”Saya senang dengan anugerah itu dan Kompas mempunyai andil dalam lahirnya karya tersebut,” kata Jitet di Jakarta, Selasa (31/1).

Bagi Jitet, karikatur yang menggambarkan tulang belulang ikan asin(g) sangat universal, berumur lama, dan aktual. ”Itu menyangkut kekayaan alam Indonesia yang terus disedot asing, sementara rakyat yang menikmati tulangnya,” kata Jitet.

Anugerah Jurnalistik Adinegoro itu diserahkan pada peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2012, di Jambi. Jitet, karikaturis kelahiran Semarang, 4 Januari 1967, itu pada tahun 1998 dinobatkan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai karikaturis peraih penghargaan internasional terbanyak di Indonesia.

Untuk kategori jurnalistik televisi, ”Menggarami Lautan Garam”, yang disiarkan Kompas TV pada 8 Desember 2011 meraih penghargaan Adinegoro 2011 untuk kategori jurnalistik televisi. ”Temanya sangat orisinal, berani mengambil tema non-Jakarta, nonperbatasan, dan nonkemiskinan seperti banyak ditayangkan. Risetnya dalam dan memberi masukan kepada masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan garam,” kata Hermien Y Kleden, salah satu juri untuk Kategori Jurnalistik Televisi, dalam siaran pers, Selasa.

”Menggarami Lautan Garam” menyisihkan 33 peserta karya jurnalistik televisi. Dewan juri untuk karya jurnalistik televisi adalah Arswendo Atmowiloto (penulis/praktisi media) dan Erina HC Tobing (praktisi jurnalistik televisi). (BDM)


Editor :