Rabu, 22 Oktober 2014

News /

SEA GAMES 2011

Jumlah Nomor Tidak Akan Berkurang Banyak

Jumat, 14 Januari 2011 | 04:24 WIB

Jakarta, Kompas - Panitia penyelenggara SEA Games XXVI-2011, Inasoc, memastikan bahwa jumlah nomor yang akan dipertandingkan di SEA Games tidak akan berkurang banyak. Inasoc tetap memasukkan 90 nomor andalan dari sembilan cabang yang dipastikan berpotensi emas. Terkait dengan strategi pemenangan, Inasoc mengungkapkan, jumlah nomor yang bakal digelar sekitar 562 nomor dari jumlah yang dipaparkan sebelumnya, yakni 577 nomor.

Deputi I Inasoc Djoko Pramono, Kamis (13/1), seusai rapat kerja Inasoc dengan panitia SEA Games dari Sumatera Selatan dan DKI Jakarta mengatakan, Inasoc berupaya memenuhi permintaan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi A Mallarangeng untuk mengurangi jumlah nomor pertandingan.

Dari pemetaan sementara dengan induk cabang olahraga (pengurus besar/pengurus pusat), masing-masing berupaya mengurangi nomornya. Cabang menembak, misalnya, dari 17 nomor menjadi 15 nomor. Loncat indah dari 10 menjadi 8 nomor. ”Kalau memang nomor itu hanya akan dimenangi Thailand atau Vietnam atau Malaysia, untuk apa kita gelar?” ujar Djoko.

Dari pemetaan sementara, jumlah nomor yang bakal digelar masih terhitung 562 nomor dari 43 cabang, 266 nomor digelar di DKI Jakarta dan 296 nomor di Sumatera Selatan. Jumlah itu masih lebih besar dari permintaan Menpora yang di bawah 500 nomor.

Djoko menjelaskan, besarnya jumlah nomor terjadi karena Inasoc tetap memasukkan 90 nomor andalan dari sembilan cabang yang dipastikan berpotensi emas. ”Ada 90 emas yang bisa diraih dari paragliding, bridge, panjat dinding, catur, ski air, soft tenis, kempo, roller skate, dan renang maraton,” ujar Djoko.

Indonesia menguasai sembilan cabang itu, yang bisa menutupi kekurangan Indonesia di cabang-cabang terukur, seperti atletik dan renang.

Lelang perbaikan

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta bersiap menggelar lelang perbaikan fasilitas-fasilitas olahraga yang akan digunakan untuk SEA Games. Perbaikan diperkirakan tuntas sebelum Oktober.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga DKI Jakarta Ratiyono mengatakan, surat keputusan KONI pusat mengenai penunjukan gedung dan lokasi penyelenggaraan berbagai cabang pertandingan sudah terbit. Dana Rp 70,79 miliar dari APBN sudah diterima Pemprov DKI sehingga perbaikan bisa dikerjakan.

Beberapa gedung yang diperbaiki di antaranya Gelora Bung Karno untuk pertandingan sepak bola, tenis, wushu, panahan, dan karate; Gedung Judo Kelapa Gading untuk judo; Sport Mal Kelapa Gading untuk basket; GOR Soemantri Brodjonegoro untuk tenis meja; dan Gymnasium Universitas Indonesia untuk anggar.

Selain itu, juga perbaikan fasilitas, di antaranya Danau Cipole, Karawang Timur, untuk dayung, serta cabang balap sepeda di Sentul, Ancol, dan Subang. Pemprov DKI dengan APBD DKI 2010 telah memperbaiki GOR Tanjung Priok untuk penyelenggaraan vovinam atau semacam silat dari Vietnam. (ECA/HLN)


Editor :