Rabu, 20 Agustus 2014

News / Nasional

Diskusi Kompasiana

Artis Kurang Bersabar Berpolitik

Sabtu, 24 April 2010 | 16:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pencalonan Julia Perez sebagai calon wakil bupati  Pacitan, Jawa Timur, menuai kontradiksi di masyarakat. Begitu pula pencalonan Maria Eva, artis dan pedangdut, sebagai calon wakil bupati Sidoarjo, Jawa Timur.

Mereka merupakan keberlanjutan dari tren artis berpolitik. Saat ini, banyak artis yang telah berhasil masuk ke parlemen. Sebut saja, Nurul Arifin dari Partai Golkar, Angelina Sondakh dan Penyanyi Tere dari Partai Demokrat, dan Rachel Maryam dari Partai Gerindra. Mereka kini mengisi kursi di DPR.

Artis jadi politisi bukan menjadi hal yang tabu lagi. Namun, tetap saja, hal ini selalu menuai kontradisksi karena artis dianggap kurang kredibel dan mengambil jalan pintas (instan) dalam berpolitik dengan mengandalkan kepopulerannya.

"Banyak dari teman-teman artis kini kurang bersabar untuk berproses dalam berpolitik sehingga instan itulah yang terjadi," ujar Nurul Arifin dalam acara Kompasiana MODIS (Monthly Discussion) di Pisa Cafe, Mahakam, Jakarta Selatan (24/4/2010).

Nurul Arifin menjadi narasumber dalam acara Kompasiana MODIS bulan ini, yang bertemakan "Kiprah (Artis) Perempuan di DPR". Sebelumnya, Kompasiana MODIS bersama Nurul Arifin juga diselenggarakan dalam rangka Hari Kartini, 21 April lalu. Kali itu, sekitar 50 bloger Kompasiana hadir.

Dalam MODIS ini, Nurul Arifin menambahkan bahwa berpolitik bukan seperti jumpa fans yang mengandalkan popularitas, melainkan juga butuh proses untuk mengaktualisasi diri guna mengerti isu-isu seputar sosial dan politik itu sendiri.

"Berpolitik tidak bisa dilakukan secara instan. Kita harus belajar, mengerti, menguasai dan memberikan solusi. Jadi, istilahnya, Anda merasakan, melihat, dan memberi," lanjut Nurul Arifin, anggota DPR RI Komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, dan agraria.

Menanggapi pencalonan Maria Eva dan Jupe sebagai calon wakil bupati (cawabup) di Jawa Timur, ia mengatakan, "Menurut saya, sah saja jika ia mencalonkan dan terjun ke politik. Namun, media saat ini kurang sensitif akan hal moral yang berdampak pada keluarga Maria Eva dari pemberitaan tentang masa lalunya yang selalu diungkit-ungkit."

Mengenai Jupe yang mencalonkan diri sebagai cawabup Pacitan, Nurul Arifin mengatakan, "Jupe itu adalah orang yang cerdas dan substantif dalam setiap pembicaraannya. Namun, penampilannya terlalu seronok."

Di balik tanggapannya tentang artis yang berpolitik, ia tetap berpesan kepada teman-teman artis untuk bersabar dan berproses dalam mengenal dunia politik. Terus belajar, membaca, dan memahami serta memberikan solusi terhadap isu-isu sosial dan politik akan menjadi modal dasar bagi siapa pun yang memutuskan untuk berpolitik. (Nurulloh/Kompasiana)


Editor : ksp