Maradona: Messi, Jangan Terlalu Egois! - Kompas.com

Maradona: Messi, Jangan Terlalu Egois!

Kompas.com - 11/09/2008, 21:45 WIB

BUENOS AIRES, KAMIS - Diego Maradona sangat kecewa melihat performa Argentina saat melakoni kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Amerika Selatan melawan Peru, Kamis (11/9) pagi WIB. Sempat unggul di menit ke-83 lewat gol Esteban Cambiasso, Albiceleste tak bisa mempertahankannya, malah gawang mereka kebobolan di masa injury time sehingga skor akhirnya 1-1.

Yang membuat pemain legendaris Argentina itu lebih kesal lagi adalah penampilan Lionel Messi. Bagaimana tidak, sepanjang pertandingan Messi lebih menonjolkan ego-nya, hanya mementingkan diri sendiri, karena striker Barcelona itu lebih banyak menunjukkan aksi individu yang akhirnya merugikan tim.

Ini yang membuat Maradona memberikan kritikan kepada Messi yang digadang-gadang sebagai calon penggantinya tersebut. Menurut pemain yang terkenal dengan 'gol tangan Tuhan' saat Argentina menyingkirkan Inggris di perempat final Piala Dunia 1986 itu, Messi sudah seharusnya segera mengubah gaya bermain.

"Saat ini, Messi hanya bermain untuk Messi sendiri. Dia melupakan rekan-rekan setim. Jika dia bermain dan lebih bekerja sama lagi dengan Aguero dan Riquelme, maka gol yang dihasilkan akan lebih banyak lagi," ungkap Maradona kepada Fox Sports, Kamis (11/9).

"Saya berharap, dia bisa terus melangkah dan menjadi lebih baik daripada saya. Karena, hal itu akan sangat bagus bagi Argentina," tambah pemain yang telah melegenda itu.

Memang,  Messi telah menarik perhatian dunia. Gaya bermain serta postur tubuhnya mengingatkan orang akan Maradona, sehingga striker yang sukses membawa Argentina menjadi juara Olimpiade Beijing bulan Agustus lalu itu mendapat sebutan "new Maradona".

Dia juga masuk nominasi untuk meraih penghargaan Ballon d'Or. Kaka yang musim lalu mendapat gelar itu lebih setuju jika Messi yang mendapatkannya, meskipun peluang paling besar jatuh ke pundak Cristiano Ronaldo yang telah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa.

Namun dengan apa yang ditunjukkan saat lawan Peru, Maradona menilai Messi perlu melakukan banyak perubahan pada gaya bermainnya yang cenderung lebih menonjolkan kemampuan individu. Jika sudah berubah, maka Messi akan menjelma jadi salah satu pemain terbaik di dunia. (GL/LOU)


Editor

Terkini Lainnya

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Elektabilitas Jokowi Turun, PDI-P Akui Sektor Ekonomi Belum Optimal

Nasional
Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional

Close Ads X