Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cek Tempat Penggilingan, Satgas Pangan Polri Pastikan Stok Beras Masih Cukup

Kompas.com - 30/05/2024, 07:01 WIB
Rahel Narda Chaterine,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Satgas Pangan Polri bersama Kementerian Pertanian melakukan pemantauan dan pengawasan stok dan kemitraan penggilingan beras di wilayah Probolinggo, Jawa Timur.

Anggota Satgas Pangan Polri sekaligus Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Irfan Rifai mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan harga gabah dan beras.

“Urgensi kegiatan ini adalah untuk menjaga keseimbangan harga beras dari hulu sampai hilir sesuai perintah presiden, kita harus menjaga stabilitas gabah dan beras baik di tingkat petani, penggilingan hingga di tingkat masyarakat,” kata Irfan dalam keterangannya pada Rabu (29/5/2024).

Baca juga: Cegah Penyalahgunaan, Satgas Pangan Polri Awasi Distribusi Perusahaan Gula di Jawa Timur

Menurut dia, Tim Satgas Pangan terjun ke Probolinggo pada 28 Mei 2024. Mereka setidaknya mendatangi tiga mitra Bulog di Probolinggo.

“Ada tiga penggilingan beras yang kita awasi yaitu UD Putra Gunung di Karang Dampit; UD Tunggal Putra di Rowojati Tengah; dan UD AKAS di Kanigaran,” ujar dia.

Hasil temuan Satgas Pangan Polri di UD Putra Gunung, yaitu bahwa saat ini panen di Kabupaten Probolinggo tinggal 10 persen.

Kemudian, harga beli gabah kering panen yang berasal dari petani sekitar Rp 7.300/kg. Sedangkan harga gabah yang berasal dari Sragen sekitar Rp 7.400/kg.

Pada tahun ini, beras yang harus dikirimkan dari UD Putra Gunung ke Bulog sebanyak 850 ton beras medium dan stok beras saat ini sebanyak 1.000 ton.

Baca juga: Satgas Pangan Polri Ungkap Penyebab Gagal Panen Bawang Merah di Brebes

"Produksi beras sebayak 500 ton per bulan, dan pembelian gabah, pembelian beras pecah kulit dengan harga Rp 10.650/kg berasal dari Lamongan,” tambah dia.

Kemudian, Irfan mengatakan di UD Tunggal Putra ditemukan harga pembelian gabah lokal GKP Rp 7.200/kg dan harga jual beras medium ke Bulog sebesar Rp 11.000/kg.

Selain itu, menurutnya, kapasitas giling mencapai 10 ton per hari.

"Sampai saat ini sudah dikirim ke Bulog sebanyak 300 ton dan stok gabah saat ini 500 ton,” kata Irfan.

Selanjutnya, Irfan mengatakan kapasitas gudang penggilingan di UD AKAS mencapai 500 ton.

Kemudian, sampai saat ini sebanyak 400 ton beras medium sudah dikirimkan ke Bulog.

Menurut Irfan, suplier beras pecah kulit dari Lamongan, Gresik, dan Kediri.

"Kapasitas mesin 5 ton/jam dan rata-rata penggilingan itu sebanyak 20 ton/hari,” ucap Irfan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penjelasan Habiburokhman soal Adanya Anggota DPR Main Judi 'Online'

Penjelasan Habiburokhman soal Adanya Anggota DPR Main Judi "Online"

Nasional
Airlangga Sebut Kemenko Perekonomian Pindah ke IKN jika Kantornya Sudah Siap

Airlangga Sebut Kemenko Perekonomian Pindah ke IKN jika Kantornya Sudah Siap

Nasional
Jemaah Haji Sambut Gembira Saat Hujan Turun di Mekkah, di Tengah Peringatan Cuaca Panas

Jemaah Haji Sambut Gembira Saat Hujan Turun di Mekkah, di Tengah Peringatan Cuaca Panas

Nasional
PPP Pastikan Agenda Muktamar untuk Pergantian Pemimpin Berlangsung Tahun 2025

PPP Pastikan Agenda Muktamar untuk Pergantian Pemimpin Berlangsung Tahun 2025

Nasional
Jemaah Haji dengan Risiko Tinggi dan Lansia Diimbau Badal Lontar Jumrah

Jemaah Haji dengan Risiko Tinggi dan Lansia Diimbau Badal Lontar Jumrah

Nasional
Idul Adha, Puan Maharani: Tingkatkan Kepedulian dan Gotong Royong

Idul Adha, Puan Maharani: Tingkatkan Kepedulian dan Gotong Royong

Nasional
Timwas Haji DPR: Tenda Jemaah Haji Indonesia Tidak Sesuai Maktab, Banyak yang Terusir

Timwas Haji DPR: Tenda Jemaah Haji Indonesia Tidak Sesuai Maktab, Banyak yang Terusir

Nasional
Sikap Golkar Ingin Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jabar Ketimbang Jakarta Dinilai Realistis

Sikap Golkar Ingin Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jabar Ketimbang Jakarta Dinilai Realistis

Nasional
Masalah Haji Terus Berulang, Timwas Haji DPR Usulkan Penbentukan Pansus

Masalah Haji Terus Berulang, Timwas Haji DPR Usulkan Penbentukan Pansus

Nasional
Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Haji Diimbau Tak Lontar Jumrah Sebelum Pukul 16.00

Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Haji Diimbau Tak Lontar Jumrah Sebelum Pukul 16.00

Nasional
Wapres Ma'ruf Dorong Kegiatan Kurban Terus Dijaga, Sebut Warga Non-Muslim Ikut Berkurban di Masjid Istiqlal

Wapres Ma'ruf Dorong Kegiatan Kurban Terus Dijaga, Sebut Warga Non-Muslim Ikut Berkurban di Masjid Istiqlal

Nasional
Semarak Perayaan Idul Adha 1445 H, DPC PDIP di 38 Daerah Jatim Sembelih Hewan Kurban

Semarak Perayaan Idul Adha 1445 H, DPC PDIP di 38 Daerah Jatim Sembelih Hewan Kurban

Nasional
Pelindo Petikemas Salurkan 215 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Pelindo Petikemas Salurkan 215 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Nasional
Gus Muhaimin: Timwas Haji DPR Sampaikan Penyelenggaraan Haji 2024 Alami Berbagai Masalah

Gus Muhaimin: Timwas Haji DPR Sampaikan Penyelenggaraan Haji 2024 Alami Berbagai Masalah

Nasional
DPD PDI-P Usulkan Nama Anies di Pilkada Jakarta, Ganjar: Seandainya Tidak Cocok, Tak Usah Dipaksakan

DPD PDI-P Usulkan Nama Anies di Pilkada Jakarta, Ganjar: Seandainya Tidak Cocok, Tak Usah Dipaksakan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com