Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

124.782 Jemaah Calon Haji RI Sudah Tiba di Tanah Suci, 24 Orang Wafat

Kompas.com - 29/05/2024, 23:02 WIB
Singgih Wiryono,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki hari ke-18 keberangkatan jemaah haji asal Indonesia hari ini, Rabu (29/5/2024) terhitung sudah ada 124.782 jemaah tiba di Arab Saudi.

Tim Media Center Haji Kementerian Agama, Widi Dwinanda menjelaskan, ratusan ribu jemaah tersebut terbagi dalam 317 kelompok terbang.

"Jemaah yang wafat hingga hari ini berjumlah 24 orang, dengan rincian wafat di embarkasi 2 orang, dan 22 orang di Tanah Suci," kata Widi dalam konferensi pers, Rabu.

Baca juga: Cuaca Arab Saudi Tembus 43 Derajat Celsius, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Gunakan Masker

Widi juga menyebut, hari ini akan diberangkatkan 8.238 jemaah haji asal Indonesia.

Jemaah haji tersebut terbagi dalam 21 kelompok terbang dari 13 embarkasi haji.

"Embarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah 1 kloter, Embarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah 1 kloter, Embarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah 1 kloter," ucap Widi.

Kemudian dari Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 900 jemaah 2 kloter, Embarkasi Batam (BTH) sebanyak 350 jemaah 1 kloter, Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah 4 kloter.

Lalu dari Embarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 440 jemaah 1 kloter, Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 880 jemaah 2 kloter, Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 880 jemaah 2 kloter, Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.113 jemaah 3 kloter.


Baca juga: Berhaji Tanpa Visa Haji, 24 WNI Diamankan Polisi Arab Saudi

Tiga embarkasi terakhir berasal dari Embarkasi Aceh (BTJ) sebanyak 388 jemaah 1 kloter, Embarkasi Banjarmasin (BDJ) sebanyak 320 jemaah 1 kloter, Embarkasi Padang (PDG) sebanyak 393 jemaah 1 kloter.

Tahun ini, Indonesia mendapat jatah kuota haji sebanyak 241.000 jemaah dari Kerajaan Arab Saudi.

Kuota tersebut terbagi menjadi dua, haji reguler sebanyak 213.320, sedangkan haji khusus 24.680 jemaah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Muhammadiyah Minta Fungsi Intelkam Polisi di Revisi UU Polri Dihapus

Muhammadiyah Minta Fungsi Intelkam Polisi di Revisi UU Polri Dihapus

Nasional
Buntut Penyitaan Ponsel dan Buku Hasto, Penyidik KPK Dilaporkan ke Komnas HAM, Dewas, hingga Polda Metro

Buntut Penyitaan Ponsel dan Buku Hasto, Penyidik KPK Dilaporkan ke Komnas HAM, Dewas, hingga Polda Metro

Nasional
8 Kemudahan Ibadah Haji bagi Lansia, Risti, dan Disabilitas

8 Kemudahan Ibadah Haji bagi Lansia, Risti, dan Disabilitas

Nasional
Balasan Menohok KPK Usai Disebut Luhut OTT Kampungan

Balasan Menohok KPK Usai Disebut Luhut OTT Kampungan

Nasional
Sidang Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI Digelar Hari Ini

Sidang Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI Digelar Hari Ini

Nasional
Komisi VIII Tekankan Pentingnya Penyediaan Fasilitas Safari Wukuf dan Ramah Lansia

Komisi VIII Tekankan Pentingnya Penyediaan Fasilitas Safari Wukuf dan Ramah Lansia

Nasional
Lapas di Indonesia 'Overcrowded', Kapasitas 140.000, Penghuninya 265.000 Orang

Lapas di Indonesia "Overcrowded", Kapasitas 140.000, Penghuninya 265.000 Orang

Nasional
KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Nasional
Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Nasional
Sebut Lapas 'Overcrowded' karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Sebut Lapas "Overcrowded" karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Nasional
Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Nasional
Kasus 'Vina Cirebon' Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Kasus "Vina Cirebon" Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Nasional
[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

Nasional
Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com