Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Istana Mulai Bahas Peserta Upacara 17 Agustus di IKN

Kompas.com - 29/05/2024, 22:43 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno bersama pejabat terkait kembali menggelar rapat persiapan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.

Rapat yang digelar Rabu (29/5/2024) di Gedung Kementerian Sekretariat Negara itu juga dihadiri Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono dan Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio.

Menurut Heru Budi, rapat pada Rabu sore tersebut membahas soal peserta upacara mendatang.

Baca juga: Jokowi Ungkap Persiapan Upacara 17 Agustus di IKN Hampir Final

"Itu (peserta upacara) yang tadi dibahas. Nanti, besok, ada dua-tiga hari rapat detail masalah tadi," ujar Heru usai rapat pada Rabu malam.

"(Jumlah undangan) Belum, kita sesuaikan, besok rapat dengan Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," lanjutnya

Selain peserta, pihaknya juga akan membahas waktu pelaksanaan upacara.

Karena IKN berada di Kalimantan Timur yang masuk dalam wilayah waktu Indonesia Tengah (WITA) maka kepastian dimulainya jam upacara juga akan dibahas lagi.

Baca juga: 17 Agustus 2024, Paspor RI Ganti Warna

Menurut Heru, bisa jadi upacara pada 17 Agustus 2024 dimulai pukul 10.00 WITA atau bisa juga pada pukul 11.00 WITA.

Ia menambahkan, upacara HUT ke-79 RI merupakan yang terakhir diikuti Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Negara.

Sehingga panitia berusaha menyiapkan berbagai hal semaksimal mungkin.

"Nanti ya kita berikan yang terbaik," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan prasarana pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI di IKN sudah siap digunakan.

Baca juga: Taksi Terbang Sudah Tiba di IKN, Diuji coba Juli Mendatang

Hal itu disampaikan Basuki saat melakukan kunjungan kerja di Kawasan Istana Presiden, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada 6 Mei 2024.

"Saya bertanggung jawab untuk penyiapan prasaranannya. Baik prasarana untuk pelaksanaan upacara, prasarana untuk pelaksana upacara, dan prasarana untuk pengamanan upacara," ujar Basuki.

Dia menuturkan, prasarana pelaksanaan upacara mencakup Istana Negara, Kantor Presiden, dan Lapangan Upacara tengah dipercepat pembangunannya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Muhammadiyah Minta Fungsi Intelkam Polisi di Revisi UU Polri Dihapus

Muhammadiyah Minta Fungsi Intelkam Polisi di Revisi UU Polri Dihapus

Nasional
Buntut Penyitaan Ponsel dan Buku Hasto, Penyidik KPK Dilaporkan ke Komnas HAM, Dewas, hingga Polda Metro

Buntut Penyitaan Ponsel dan Buku Hasto, Penyidik KPK Dilaporkan ke Komnas HAM, Dewas, hingga Polda Metro

Nasional
8 Kemudahan Ibadah Haji bagi Lansia, Risti, dan Disabilitas

8 Kemudahan Ibadah Haji bagi Lansia, Risti, dan Disabilitas

Nasional
Balasan Menohok KPK Usai Disebut Luhut OTT Kampungan

Balasan Menohok KPK Usai Disebut Luhut OTT Kampungan

Nasional
Sidang Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI Digelar Hari Ini

Sidang Dugaan Korupsi Sistem Proteksi TKI Digelar Hari Ini

Nasional
Komisi VIII Tekankan Pentingnya Penyediaan Fasilitas Safari Wukuf dan Ramah Lansia

Komisi VIII Tekankan Pentingnya Penyediaan Fasilitas Safari Wukuf dan Ramah Lansia

Nasional
Lapas di Indonesia 'Overcrowded', Kapasitas 140.000, Penghuninya 265.000 Orang

Lapas di Indonesia "Overcrowded", Kapasitas 140.000, Penghuninya 265.000 Orang

Nasional
KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

KY Awasi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Nasional
Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Bakal Dukung Anies pada Pilkada DKI

Nasional
Sebut Lapas 'Overcrowded' karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Sebut Lapas "Overcrowded" karena Didominasi Kasus Narkoba, Menkumham: Aneh

Nasional
Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Diplomasi Prabowo demi Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Nasional
Kasus 'Vina Cirebon' Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Kasus "Vina Cirebon" Dinilai Janggal, Menkumham Singgung Kasus Salah Tangkap Petani

Nasional
[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

[POPULER NASIONAL] Prabowo Kritik Negara Modern Pelanggar Hukum Humaniter | Upaya Menyelamatkan PPP

Nasional
Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 15 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Megawati Disebut Sudah Tahu Buku DPP PDI-P Juga Disita Penyidik KPK

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com