Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiga Menteri Koordinasi untuk Tindak Gim Daring Mengandung Kekerasan

Kompas.com - 20/05/2024, 08:24 WIB
Ihsanuddin

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga kementerian, yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA), terus berkoordinasi untuk menindak online game (gim daring) yang mengandung kekerasan. 

Menparekraf yang juga Ketua Pelaksana Harian Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional Sandiaga Uno menyatakan, ia sudah menerima keluhan mengenai gim daring yang mengandung kekerasan ini dari sejumlah pihak terkait.

Ia pun menegaskan, akan segera memberikan rekomendasi kepada Menkominfo Budi Arie mengenai tindak lanjut masalah ini.

Ia juga mengaku akan melakukan pertemuan dengan Kementerian PPA dalam waktu dekat.

“Saya sudah terima rekomendasi dari KPAI dan LPAI dan terhubung dengan Pak Menteri Budi Arie. Kami akan memberikan rekomendasi kepada Pak Menteri untuk mengambil tindak lanjut. Saya juga sudah komunikasi dengan KPPPA akan bertemu dalam waktu dekat,” ujar Sandiaga, dikutip dari Tribunnews.com, Senin (20/5/2024).

Baca juga: LPAI Harap Pemerintah Langsung Blokir Game Online Bermuatan Kekerasan

Sandiaga menyatakan, pemerintah tidak segan untuk melalukan pemblokiran jika memang ditemukan bukti-bukti yang kuat bahwa gim daring berbahaya bagi tumbuh kembang anak dalam kajian yang dilakukan bersama Kominfo dan Kementerian PPA.

“Salah satu pertimbangannya adalah bisa dilakukan dengan pemblokiran, dari bukti-bukti yang sudah kita kumpulkan nanti kita sampaikan ke Pak Menkominfo,” tegasnya.

Sandiaga juga manambahkan, kajian yang dilakukan bersama ini akan diumumkan hasilnya oleh Kominfo dalam waktu dekat.

“Kajiannya ini akan dilengkapi, dievaluasi, dan hasil akhirnya nanti akan diumumkan oleh Pak Menkominfo, mudah-mudahan tidak terlalu lama dari sekarang,” tutup Sandiaga.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Menkominfo Budi Arie juga menyatakan siap mengkaji usulan dari Menparekraf, KPPA, KPAI dan LPAI untuk tindakan pemblokiran gim daring mengandung kekerasan.

“Nanti kita lihat, game online ini yang pasti harus mengikut kaidah regulasi yang ada di Indonesia. Tunggu saja, sedang kita kaji,” pungkas Budi Arie.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilkada Jakarta 2024: Replikasi Pilpres Mungkin Terjadi, Kemenangan Ditentukan di MK

Pilkada Jakarta 2024: Replikasi Pilpres Mungkin Terjadi, Kemenangan Ditentukan di MK

Nasional
Jaksa KPK Minta Sidang Tuntutan SYL Dkk Ditunda, tetapi Ditolak Hakim

Jaksa KPK Minta Sidang Tuntutan SYL Dkk Ditunda, tetapi Ditolak Hakim

Nasional
Inovasi Haji Tiga Tahun Kementerian Agama

Inovasi Haji Tiga Tahun Kementerian Agama

Nasional
Waketum Golkar Tak Tahu Koalisi Prabowo Tawarkan PKS Kursi Cawagub Jakarta

Waketum Golkar Tak Tahu Koalisi Prabowo Tawarkan PKS Kursi Cawagub Jakarta

Nasional
SYL Jalani Sidang Tuntutan Perkara Pemerasan pada 28 Juni, Vonis 11 Juli

SYL Jalani Sidang Tuntutan Perkara Pemerasan pada 28 Juni, Vonis 11 Juli

Nasional
PT DKI Jakarta Gelar Sidang Putusan Banding Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

PT DKI Jakarta Gelar Sidang Putusan Banding Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

Nasional
SYL Jadi Saksi Mahkota Kasus Pemerasan di Kementan Pekan Depan

SYL Jadi Saksi Mahkota Kasus Pemerasan di Kementan Pekan Depan

Nasional
7 Fakta Baru Kasus Pembunuhan “Vina Cirebon” Versi Polri

7 Fakta Baru Kasus Pembunuhan “Vina Cirebon” Versi Polri

Nasional
Golkar: Elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta Merosot Setelah Anies-Ahok Muncul

Golkar: Elektabilitas Ridwan Kamil di Jakarta Merosot Setelah Anies-Ahok Muncul

Nasional
Yusril Ungkap Alasan Tanda Tangani Pencopotan Afriansyah Noor meski Bukan Ketum PBB Lagi

Yusril Ungkap Alasan Tanda Tangani Pencopotan Afriansyah Noor meski Bukan Ketum PBB Lagi

Nasional
Prabowo Akan Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri

Prabowo Akan Terima Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kaesang Diprediksi 'Out' jika PKS Gabung Koalisi Prabowo di Pilkada Jakarta | Harun Masiku Disebut Lari ke Tempat yang Lebih Tersembunyi

[POPULER NASIONAL] Kaesang Diprediksi "Out" jika PKS Gabung Koalisi Prabowo di Pilkada Jakarta | Harun Masiku Disebut Lari ke Tempat yang Lebih Tersembunyi

Nasional
Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi soal Harun Masiku ke Publik

Eks Penyidik Ingatkan KPK Jangan Terlalu Umbar Informasi soal Harun Masiku ke Publik

Nasional
Polri Sebut Penangkapan Pegi Setiawan Tak Gampang, Pindah Tempat hingga Ubah Identitas

Polri Sebut Penangkapan Pegi Setiawan Tak Gampang, Pindah Tempat hingga Ubah Identitas

Nasional
Kisruh PBB, Afriansyah Noor Disebut Tolak Tawaran Jadi Sekjen Fahri Bachmid

Kisruh PBB, Afriansyah Noor Disebut Tolak Tawaran Jadi Sekjen Fahri Bachmid

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com