Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Air Dunia Ke-10 di Bali

Kompas.com - 19/05/2024, 14:38 WIB
Putri Rahmadhini,
Yohanes Enggar Harususilo

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com Air adalah sumber kehidupan yang sangat penting. Oleh karena itu, air menjadi bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke-6, yakni air bersih dan sanitasi layak.

Namun, sekitar 2 miliar orang di seluruh dunia tidak memiliki akses ke air minum dan mengalami kelangkaan air. Penguasaan sumber daya air secara sepihak juga memicu konflik dan perang di beberapa wilayah.

Untuk itu, Forum Air Dunia (World Water Forum/WWF) ke-10 akan diselenggarakan pada Minggu (19/5/2024) hingga Selasa (21/5/2024) di Bali.

Pada forum tersebut, pemerintah, parlemen, sektor swasta, dan masyarakat sipil berkumpul untuk membahas pengelolaan air. Kali ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah.

Seiring dengan penyelenggaraan WWF ke-10, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) bersama Forum Parlemen se-Dunia (Inter-Parliamentary Union/IPU) juga akan mengadakan sesi pertemuan antar parlemen dunia tentang air pada tanggal yang sama.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara WWF ke-10, khususnya Parliamentary Process. Pertemuan ini membahas peran penting parlemen dalam perumusan legislasi dan anggaran terkait kebijakan pengelolaan air.

Adapun tema yang diusung adalah “Mobilizing Parliamentary Action on Water for Shared Prosperity”.

Sebanyak 36 delegasi parlemen dari berbagai negara serta sejumlah perwakilan organisasi regional dan internasional akan menghadiri pertemuan parlemen.

Rangkaian acara akan diawali dengan jamuan makan malam oleh Presiden RI Joko Widodo di Garuda Wisnu Kencana pada Minggu (19/5/2024).

Kemudian, sesi khusus parlemen akan dibuka oleh Ketua DPR RI Dr (H C) Puan Maharani, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI Dr Fadli Zon, dan Presiden Dewan Air Dunia (World Water Council/WWC) Loic Fauchon pada Senin (20/5/2024).

Delegasi akan berdiskusi, berbagi pengalaman, dan bertukar pandangan tentang perumusan legislasi air lewat empat sesi pleno.

Setiap sesi akan membahas hubungan air dengan pembangunan berkelanjutan, inovasi, akses inklusif, serta dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan air global.

Pertemuan juga akan membahas peran diplomasi dalam memajukan kerja sama pengembangan teknologi pengelolaan air.

Delegasi parlemen akan diperkenalkan pada kearifan lokal Indonesia terkait pengelolaan air di masyarakat yang telah berlangsung lama.

Adapun sejumlah ahli pembangunan berkelanjutan dari badan-badan PBB dan organisasi internasional akan menjadi panelis untuk memperkaya wawasan delegasi.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya

Anies, JK, hingga Sandiaga Nonton Bareng Film LAFRAN yang Kisahkan Pendiri HMI

Anies, JK, hingga Sandiaga Nonton Bareng Film LAFRAN yang Kisahkan Pendiri HMI

Nasional
Respons KPK Soal Harun Masiku Nyaris Tertangkap pada 2021

Respons KPK Soal Harun Masiku Nyaris Tertangkap pada 2021

Nasional
55.000 Jemaah Haji Indonesia Ikuti Murur di Muzdalifah Usai Wukuf

55.000 Jemaah Haji Indonesia Ikuti Murur di Muzdalifah Usai Wukuf

Nasional
Anggota Komisi I DPR Dukung Kemenkominfo Ancam Blokir X/Twitter karena Izinkan Konten Porno

Anggota Komisi I DPR Dukung Kemenkominfo Ancam Blokir X/Twitter karena Izinkan Konten Porno

Nasional
Sindir Wacana Bansos untuk Penjudi Online, Kriminolog: Sekalian Saja Kasih Koruptor yang Dimiskinkan...

Sindir Wacana Bansos untuk Penjudi Online, Kriminolog: Sekalian Saja Kasih Koruptor yang Dimiskinkan...

Nasional
Pemerintah Semestinya Bikin Orang Lepas dari Judi Online, Bukan Memberikan Bansos

Pemerintah Semestinya Bikin Orang Lepas dari Judi Online, Bukan Memberikan Bansos

Nasional
Soal Duet Anies dan Kaesang, PKS: Status Anak Jokowi Belum Tentu Jadi Nilai Tambah

Soal Duet Anies dan Kaesang, PKS: Status Anak Jokowi Belum Tentu Jadi Nilai Tambah

Nasional
Kepala BNPT Apresiasi Densus 88 yang Proaktif Tangkap Residivis Teroris di Cikampek

Kepala BNPT Apresiasi Densus 88 yang Proaktif Tangkap Residivis Teroris di Cikampek

Nasional
Pertamina Luncurkan 'Gerbang Biru Ciliwung' untuk Kembangkan Ekosistem Sungai

Pertamina Luncurkan "Gerbang Biru Ciliwung" untuk Kembangkan Ekosistem Sungai

Nasional
Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Kriminolog Nilai Penjudi Online Mesti Dipandang sebagai Pelaku Pidana

Nasional
Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Harun Masiku Nyaris Diringkus di 2021, tapi Gagal Akibat KPK Ribut Internal

Nasional
Satgas Pangan Polri Awasi Impor Gula yang Masuk ke Tanjung Priok Jelang Idul Adha 2024

Satgas Pangan Polri Awasi Impor Gula yang Masuk ke Tanjung Priok Jelang Idul Adha 2024

Nasional
Eks Penyidik KPK Curiga Harun Masiku Tak Akan Ditangkap, Cuma Jadi Bahan 'Bargain'

Eks Penyidik KPK Curiga Harun Masiku Tak Akan Ditangkap, Cuma Jadi Bahan "Bargain"

Nasional
Sosiolog: Penjudi Online Bisa Disebut Korban, tapi Tak Perlu Diberi Bansos

Sosiolog: Penjudi Online Bisa Disebut Korban, tapi Tak Perlu Diberi Bansos

Nasional
KPK Hampir Tangkap Harun Masiku yang Nyamar Jadi Guru di Luar Negeri, tapi Gagal karena TWK

KPK Hampir Tangkap Harun Masiku yang Nyamar Jadi Guru di Luar Negeri, tapi Gagal karena TWK

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com