Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

GWK Jadi Lokasi Jamuan Makan Malam WWF Ke-10, Luhut: Sudah Siap Menyambut Para Tamu

Kompas.com - 19/05/2024, 10:56 WIB
Dwi NH,
Yohanes Enggar Harususilo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia menyatakan siap menjamu para delegasi dan tamu undangan World Water Forum (WWF) ke-10 pada acara Welcoming Gala Dinner di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, yang digelar Minggu (19/5/2024).

Dalam persiapannya menyambut para delegasi, GWK melakukan peremajaan infrastruktur dan fasilitas, termasuk pemeliharaan patung, pembersihan tebing, pengecatan ulang, dan persiapan keamanan.

“Sudah terjadwal untuk persiapannya dan dipastikan sudah siap menyambut para tamu World Water Forum ke-10,” jelas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Kemaritiman) Luhut Binsar Pandjaitan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (19/5/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Luhut saat meninjau kesiapan GWK, Jumat (17/5/2024). Ia mengungkapkan bahwa GWK sudah sering digunakan sebagai tempat penyelenggaraan forum berskala internasional termasuk makan malam para pemimpin negara.

Oleh karenanya, Luhut berharap acara jamuan makan malam bersama para tamu World Water Forum ke-10 dapat berjalan dengan sukses.

“GWK ini sudah beberapa kali host acara dinner acara internasional, saya rasa persiapannya juga matang. Harapannya acara sukses dan lancar,” katanya.

Untuk diketahui, Welcoming Gala Dinner akan dihadiri oleh 2.500 orang, terdiri dari 500 orang VVIP dan VIP di GWK Cultural Park, serta 2.000 undangan lainnya di GWK Lotus Pond.

Dalam upaya untuk persiapan, GWK ditutup untuk umum mulai 16-19 Mei 2024, dan akan dibuka kembali pada 20 Mei 2024. Penutupan ini dilakukan untuk memberikan ruang kepada penyelenggara acara untuk melakukan persiapan penting demi suksesnya acara tersebut.

Balinese Water Purification Ceremony Dihadiri 2.000 Orang

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono,usai menghadiri rapat koordinasi tertutup dalam rangka World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/5/2024).
DOK. KOMPAS.com/Yohanes Valdi Seriang Ginta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono,usai menghadiri rapat koordinasi tertutup dalam rangka World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/5/2024).

Sebagai informasi, pada hari pertama World Water Forum ke-10 telah digelar kegiatan Balinese Water Purification Ceremony di Kura-Kura Bali (KKB), Sabtu (18/5/2024).

Balinese Water Purification Ceremony diadakan untuk memperkenalkan pada dunia tradisi Bali yang menjadikan air sebagai suatu yang suci.

"Sekitar 2.000 orang akan mengikuti acara ini, kemudian dilanjutkan Gala Dinner di Garuda Wisnu Kencana pada Minggu (19/5/2024)," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan World Water Forum ke-10, Kamis (16/5/2024).

Selaku bagian dari Panitia Nasional World Water Forum ke-10, Basuki mengatakan, ada delapan kepala negara yang sudah dipastikan hadir dalam perhelatan World Water Forum ke-10 pada 18-25 Mei 2024.

"Jadi peserta itu ada delapan kepala negara yang hadir, (di antaranya) Indonesia, Timor Leste, Fiji, Tajikistan, Sri Lanka, Hungaria, dan Maroko," katanya.

Selain itu, lanjut Basuki, ada tiga deputi perdana menteri, yaitu Malaysia, Papua Nugini, Slokavia, dan tiga utusan khusus presiden dari Belanda, Perancis, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Sebanyak 105 menteri juga dijadwalkan menghadiri World Water Forum dari 132 negara dan organisasi internasional.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kemenag Alihkan Kuota Tambahan Haji Reguler untuk Haji Plus, Timwas Haji DPR: Langgar Undang-undang

Kemenag Alihkan Kuota Tambahan Haji Reguler untuk Haji Plus, Timwas Haji DPR: Langgar Undang-undang

Nasional
Kongres III Nasdem Rencananya Dibuka Jokowi dan Ditutup Prabowo pada Agustus Nanti

Kongres III Nasdem Rencananya Dibuka Jokowi dan Ditutup Prabowo pada Agustus Nanti

Nasional
Bamsoet Dipanggil MKD, Buntut 'Klaim' Semua Parpol Sepakat Amendemen UUD

Bamsoet Dipanggil MKD, Buntut "Klaim" Semua Parpol Sepakat Amendemen UUD

Nasional
Golkar di Ambang Dilema Majukan RK pada Pilkada Jakarta Usai Anies-Ahok Muncul

Golkar di Ambang Dilema Majukan RK pada Pilkada Jakarta Usai Anies-Ahok Muncul

Nasional
Bos Rental Sudah Lapor Polisi Sebelum Tewas Dikeroyok di Pati, Polri: Setiap Laporan Ada Prosedurnya

Bos Rental Sudah Lapor Polisi Sebelum Tewas Dikeroyok di Pati, Polri: Setiap Laporan Ada Prosedurnya

Nasional
Tercatat 80.000 Anak Main Judi 'Online', Fahira Idris: Ini Harus Jadi 'Concern' Negara

Tercatat 80.000 Anak Main Judi "Online", Fahira Idris: Ini Harus Jadi "Concern" Negara

Nasional
Kasus Timah, Kejagung Buka Peluang Periksa Sandra Dewi Lagi

Kasus Timah, Kejagung Buka Peluang Periksa Sandra Dewi Lagi

Nasional
Litbang 'Kompas': Kepuasan terhadap Pemerintahan Jokowi 75,6, Angka Tertinggi Selama Periode Kedua

Litbang "Kompas": Kepuasan terhadap Pemerintahan Jokowi 75,6, Angka Tertinggi Selama Periode Kedua

Nasional
BMKG Rekayasa Cuaca agar Proyek IKN Tak Terganggu Hujan

BMKG Rekayasa Cuaca agar Proyek IKN Tak Terganggu Hujan

Nasional
Lihat Elektabilitas Ridwan Kamil Turun di Jakarta, Airlangga Minta Waktu Berpikir ke Parpol KIM

Lihat Elektabilitas Ridwan Kamil Turun di Jakarta, Airlangga Minta Waktu Berpikir ke Parpol KIM

Nasional
Pilkada Jakarta 2024: Replikasi Pilpres Mungkin Terjadi, Kemenangan Ditentukan di MK

Pilkada Jakarta 2024: Replikasi Pilpres Mungkin Terjadi, Kemenangan Ditentukan di MK

Nasional
Jaksa KPK Minta Sidang Tuntutan SYL dkk Ditunda, tetapi Ditolak Hakim

Jaksa KPK Minta Sidang Tuntutan SYL dkk Ditunda, tetapi Ditolak Hakim

Nasional
Inovasi Haji Tiga Tahun Kementerian Agama

Inovasi Haji Tiga Tahun Kementerian Agama

Nasional
Waketum Golkar Tak Tahu Koalisi Prabowo Tawarkan PKS Kursi Cawagub Jakarta

Waketum Golkar Tak Tahu Koalisi Prabowo Tawarkan PKS Kursi Cawagub Jakarta

Nasional
SYL Jalani Sidang Tuntutan Perkara Pemerasan pada 28 Juni, Vonis 11 Juli

SYL Jalani Sidang Tuntutan Perkara Pemerasan pada 28 Juni, Vonis 11 Juli

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com