Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Optimalkan Penanganan Bencana, Mensos Risma Uji Coba Jaringan RAPI

Kompas.com - 16/05/2024, 20:53 WIB
Ikhsan Fatkhurrohman Dahlan,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Tri Rismaharini melaksanakan uji coba jaringan Radio Amatir Penduduk Indonesia (RAPI), Kamis (16/5/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengoptimalan jaringan RAPI untuk penanganan bencana di Indonesia.

Adapun uji coba jaringan RAPI ini dilaksanakan oleh Risma dengan melakukan komunikasi lewat handy talky (HT) dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos) RI Robben Rico.

“Sekarang ke mana-mana saya akan selalu membawa HT. Dua puluh empat jam HT akan selalu berada di samping saya,” ujar Risma melalui siaran persnya, Kamis.

Saat kegiatan berlangsung, Risma sendiri sedang berada di lokasi pengungsian korban banjir lahar dingin Gunung Marapi, tepatnya di Masjid Ubudiyah, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). Sementara itu, Robben berada di Kantor Kemensos, Jakarta.

Baca juga: Kemensos Beri Bantuan untuk Surahman, Pemulung Bantargebang yang Alami Kerusakan Mata

Risma mengatakan, suara HT terdengar sangat jernih dan jelas. Percakapan melalui jaringan RAPI ini juga dipantau oleh anggota RAPI, khususnya yang berada di Sumbar.

“Alhamdulillah ini benar-benar membantu. Mungkin teman-teman RAPI lainnya yang mendengar ini bisa menggunakan jalur ini untuk melaporkan jika terjadi bencana,“ tuturnya.

Di samping itu, Risma mengungkapkan, RAPI memiliki sejumlah keunggulan, yaitu biayanya murah, jaringan yang luas di seluruh Indonesia dan tidak terpengaruh ketika terjadi gempa yang menyebabkan aliran listrik terputus.

“Jika menggunakan saluran ini, menurut saya murah meriah dan tidak terganggu saat listrik mati atau tower provider bermasalah,” ucap Risma.

Baca juga: Program Pena Kemensos Luluskan 21.333 KPM, Mensos Risma: Kami Akan Terus Jalankan

“Jadi teman-teman RAPI, sekarang kami bisa berkomunikasi. Teman-teman RAPI bisa menyampaikan informasi jika terjadi bencana. Langsung saya terima karena kemana-mana saya akan selalu membawa HT,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II Pengurus Nasional RAPI Harris Subia Praja mengatakan, pengoptimalan jaringan RAPI ini merupakan permintaan khusus Risma agar dapat berkomunikasi langsung dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana).

"Jadi Ibu Mensos Risma bisa memantau teman-teman Tagana yang ada di daerah itu secara directional, baik yang ada di dapur umum atau di posko pengungsian," ucap Harris.

Harris juga memastikan, sistem jaringan RAPI ini dapat menjangkau ke seluruh Indonesia. Hal ini disebabkan karena RAPI mengombinasikan antara jaringan yang ada di internet dengan jaringan radio konvensional.

Baca juga: Kemensos Bangun Dapur Umum dan Pasok Logistik untuk Korban Banjir Semarang

Selain itu, kata dia, keunggulan RAPI terletak pada upaya organisasi untuk menjembatani informasi dari lapangan ke pemerintahan melalui lebih dari 70.000 anggota.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tanggal 30 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 30 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Soroti Ketimpangan, Megawati: Bisa Beli Handphone, tapi Risma Nangis Ada Juga yang Tinggal di Kandang Kambing

Soroti Ketimpangan, Megawati: Bisa Beli Handphone, tapi Risma Nangis Ada Juga yang Tinggal di Kandang Kambing

Nasional
Ganjar Pranowo: 17 Poin Rekomendasi Rakernas Beri Gambaran Sikap Politik PDIP

Ganjar Pranowo: 17 Poin Rekomendasi Rakernas Beri Gambaran Sikap Politik PDIP

Nasional
Sambut Pilkada 2024, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Akar Rumput

Sambut Pilkada 2024, Megawati Minta Kader PDIP Turun ke Akar Rumput

Nasional
Besok, Joice Triatman dan Pegawai di Nasdem Tower Jadi Saksi di Sidang SYL

Besok, Joice Triatman dan Pegawai di Nasdem Tower Jadi Saksi di Sidang SYL

Nasional
Bongkar Aliran Uang, KPK Bakal Hadirkan Istri, Anak dan Cucu SYL di Persidangan

Bongkar Aliran Uang, KPK Bakal Hadirkan Istri, Anak dan Cucu SYL di Persidangan

Nasional
Megawati: Posisi Politik PDI-P Selama Ini Diputuskan dalam Kongres Partai

Megawati: Posisi Politik PDI-P Selama Ini Diputuskan dalam Kongres Partai

Nasional
Soal Jatah Menteri untuk Demokrat, Wasekjen: Itu Hak Prerogatif Pak Prabowo...

Soal Jatah Menteri untuk Demokrat, Wasekjen: Itu Hak Prerogatif Pak Prabowo...

Nasional
Rekomendasi Rakernas Kelima PDI-P, Megawati Diminta Kesediaannya untuk Kembali Jadi Ketum

Rekomendasi Rakernas Kelima PDI-P, Megawati Diminta Kesediaannya untuk Kembali Jadi Ketum

Nasional
Pertamina Patra Niaga Terus Tertibkan Operasional SPBE

Pertamina Patra Niaga Terus Tertibkan Operasional SPBE

Nasional
Megawati: Ada yang Lama Ikut Katanya Ibu Menghina Sebut Kader, Tahulah Siapa...

Megawati: Ada yang Lama Ikut Katanya Ibu Menghina Sebut Kader, Tahulah Siapa...

Nasional
Pengamat: Permintaan Maaf PDI-P Atas Kadernya yang Melanggar Konstitusi untuk Tunjukkan Sikap Legowo

Pengamat: Permintaan Maaf PDI-P Atas Kadernya yang Melanggar Konstitusi untuk Tunjukkan Sikap Legowo

Nasional
Megawati: Sekarang Tuh Hukum Versus Hukum, Terjadi di MK, KPK, KPU

Megawati: Sekarang Tuh Hukum Versus Hukum, Terjadi di MK, KPK, KPU

Nasional
Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah Dukung Megawati Soekarnoputri Kembali jadi Ketua Umum PDIP

Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah Dukung Megawati Soekarnoputri Kembali jadi Ketua Umum PDIP

Nasional
Ditinggal Jokowi, PDI-P Disebut Bisa Menang Pileg karena Sosok Megawati

Ditinggal Jokowi, PDI-P Disebut Bisa Menang Pileg karena Sosok Megawati

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com