Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

TNI AL Petakan Rute dan Daerah Rawan Penyelundupan Benih Lobster

Kompas.com - 16/05/2024, 17:20 WIB
Nirmala Maulana Achmad,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Laut (AL) memetakan rute dan daerah yang rawan penyelundupan benih lobster.

Asisten Intelijen (Asintel) Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksda Akmal mengatakan, jajarannya sudah pasti memetakan rute dan daerah rawan tersebut untuk mengetahui bagaimana benih lobster diselundupkan.

“Kemudian profiling terkait pelaku-pelaku juga sudah dilaksanakan, rute-rutenya pun kami sudah pelajari,” kata Akmal dalam konferensi pers di Markas Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) III Jakarta, Jakarta Utara, Kamis (16/5/2024).

Baca juga: Benih Penyelundupan Lobster Ilegal Rp 35,5 Miliar yang Hendak Dikirim ke Singapura Digagalkan

Akmal menyebutkan, wilayah-wilayah yang rawan digunakan penyelundupan misalnya pelabuhan dan bandar udara internasional.

“Pelabuhan udara yang terkoneksi langsung dengan pelabuhan udara internasional, yang mungkin langsung ke Singapura, atau mungkin bisa langsung ke Vietnam,” tutur Akmal.

Kendati demikian, Akmal menuturkan, tidak ada penebalan prajurit di rute dan daerah rawan penyelundupan benih lobster.

“Saya kira tidak perlu ada penebalan karena hampir semua di Indonesia ada pangkalan-pangkalan,” kata Akmal.

“Cukup pangkalan-pangkalan saja yang melaksanakan kegiatannya dan mereka mengetahui situasi dan kondisi wilayah masing-masing. Kami dari atas hanya memonitor informasi-informasi yang didapat,” ujar Asintel KSAL.

Baca juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster ke Singapura, Nilainya Rp 46,8 Miliar

Terbaru, tim dari TNI AL yang tergabung dalam Tim Gabungan Fleet One Quick Response (FOR) Lanal Palembang menggagalkan penyeludupan benih bening lobster (BBL) senilai Rp 46,8 miliar di Perairan Lambur Luar, Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Jumat (10/5/2024).

Empat pelaku berinsial MS (31), SL (42), HT (30), dan MR (23) ditangkap. Mereka sedang dimintai keterangan di Mako Lanal Palembang.

Barang bukti berupa 52 boks berisi BBL.

“Rencananya dikirim ke Singapura yang tujuan akhirnya ke Vietnam,” kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Kolonel Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan.

Sandy mengatakan, dalam satu box sterofoam berisi 30 kantong plastik dengan rincian 200 ekor BBL per kantongnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pertamina Renjana Cita Srikandi, Wujud Komitmen Majukan Perempuan Indonesia

Pertamina Renjana Cita Srikandi, Wujud Komitmen Majukan Perempuan Indonesia

Nasional
Pilkada Jakarta Punya Daya Tarik Politik Setara Pilpres, Pengamat: Itu Sebabnya Anies Tertarik

Pilkada Jakarta Punya Daya Tarik Politik Setara Pilpres, Pengamat: Itu Sebabnya Anies Tertarik

Nasional
Pejabat Kementan Sempat Tolak Permintaan Rp 450 Juta dan iPhone untuk SYL

Pejabat Kementan Sempat Tolak Permintaan Rp 450 Juta dan iPhone untuk SYL

Nasional
Hadiri WWF 2024, Puan Tegaskan Komitmen Parlemen Dunia dalam Entaskan Persoalan Air

Hadiri WWF 2024, Puan Tegaskan Komitmen Parlemen Dunia dalam Entaskan Persoalan Air

Nasional
Helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi Jatuh, Pemerintah RI Ucapkan Keprihatinan

Helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi Jatuh, Pemerintah RI Ucapkan Keprihatinan

Nasional
Mulai Safari Kebangsaan, Tiga Pimpinan MPR Temui Try Sutrisno

Mulai Safari Kebangsaan, Tiga Pimpinan MPR Temui Try Sutrisno

Nasional
Memulihkan Demokrasi yang Sakit

Memulihkan Demokrasi yang Sakit

Nasional
Jokowi Wanti-wanti Kekurangan Air Perlambat Pertumbuhan Ekonomi hingga 6 Persen

Jokowi Wanti-wanti Kekurangan Air Perlambat Pertumbuhan Ekonomi hingga 6 Persen

Nasional
Keberhasilan Pertamina Kelola Blok Migas Raksasa, Simbol Kebangkitan untuk Kedaulatan Energi Nasional

Keberhasilan Pertamina Kelola Blok Migas Raksasa, Simbol Kebangkitan untuk Kedaulatan Energi Nasional

Nasional
Momen Jokowi Sambut Para Pemimpin Delegasi di KTT World Water Forum

Momen Jokowi Sambut Para Pemimpin Delegasi di KTT World Water Forum

Nasional
Buka WWF Ke-10 di Bali, Jokowi Singgung 500 Juta Petani Kecil Rentan Kekeringan

Buka WWF Ke-10 di Bali, Jokowi Singgung 500 Juta Petani Kecil Rentan Kekeringan

Nasional
Klarifikasi Harta, KPK Panggil Eks Kepala Kantor Bea Cukai Purwakarta

Klarifikasi Harta, KPK Panggil Eks Kepala Kantor Bea Cukai Purwakarta

Nasional
Kematian Janggal Lettu Eko, Keluarga Surati Panglima TNI hingga Jokowi, Minta Otopsi dan Penyelidikan

Kematian Janggal Lettu Eko, Keluarga Surati Panglima TNI hingga Jokowi, Minta Otopsi dan Penyelidikan

Nasional
Presiden Joko Widodo Perkenalkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Hadapan Tamu Internasional WWF Ke-10

Presiden Joko Widodo Perkenalkan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Hadapan Tamu Internasional WWF Ke-10

Nasional
Hadiri Makan Malam WWF Ke-10, Puan Disambut Hangat Jokowi sebagai Penyelenggara

Hadiri Makan Malam WWF Ke-10, Puan Disambut Hangat Jokowi sebagai Penyelenggara

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com