Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Istana Beri Santunan untuk Warga yang Terdampak Hempasan Heli Jokowi

Kompas.com - 15/05/2024, 20:41 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Istana Kepresidenan memberikan tanggapan soal adanya tujuh warga yang tertimpa dahan pohon saat helikopter Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendarat di Kabupaten alun-alun Kota Raha, Kabupaten Muba, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (13/5/2024).

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, tujuh orang menjadi korban karena terkena dahan pohon tumbang dan akibat berdesak-desakan.

Para korban ada yang mengalami luka ringan, luka berat, dan sesak nafas.

"Sekretariat Presiden memberikan atensi dan perawatan serta bantuan kepada para korban," ujar Yusuf dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan pada Rabu (15/5/2024).

Baca juga: Muhammadiyah Surati Jokowi, Minta Pansel Capim KPK Dibentuk Proporsional

Yusuf pun menjelaskan kondisi empat dari tujuh warga yang menjadi korban.

Pertama, Rezky Indah Permatasari (32), yang tertimpa dahan pohon mengalami luka robek di kepala dengan jahitan sebanyak 10 jahitan.

Saat ini Rezky dirawat di ruang Resusitasi IGD RSUD dr. Baharudin Kabulaten Muna.

"Rekomendasi dokter jaga IGD untuk dirawat inap," kata Yusuf.

Kedua, ada Kheisya (15) yang pingsan di depan SMP 1 Raha saat menyambut Presiden Jokowi .

Kheisya mempunyai riwayat sesak nafas dan saat ini masih observasi dokter jaga IGD dan direkomendasikan rawat jalan.

Baca juga: Jokowi Turun Tangan Atasi Masalah Bea Cukai, Stafsus Sri Mulyani: Kami Sangat Bersyukur...

Korban mengalami sesak nafas karena berdesak-desakan ingin menyambut Presiden.

Ketiga, Salsabila (14) yang pingsan akibat sesak nafas saat berdesakan di Bulog Kabupaten Muna.

"Saat ini masih observasi di IGD masih merasakan pusing. Rekomendasi rawat jalan. Korban mengalami sesak nafas pada saat berdesak desakan dalam rangka menyambut kedatangan Presiden," ungkap Yusuf.

Keempat, Mahdiah Safitri (21) yang merupakan anggota Satpol PP Kabupaten Muna.

Mahdiah mengalami sesak nafas saat pengamanan di pasar Launa. Saat ini Mahdiah direkomendasikan untuk menjalani rawat jalan.

Baca juga: Profil Grace Natalie, Politikus PSI yang Jadi Stafsus Jokowi

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 18 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 18 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Polisi Temukan Bahan Peledak Saat Tangkap Terduga Teroris di Karawang

Polisi Temukan Bahan Peledak Saat Tangkap Terduga Teroris di Karawang

Nasional
Polisi Tangkap Satu Terduga Teroris Pendukung ISIS dalam Penggerebekan di Karawang

Polisi Tangkap Satu Terduga Teroris Pendukung ISIS dalam Penggerebekan di Karawang

Nasional
BPIP: Kristianie Paskibraka Terbaik Maluku Dicoret karena Tak Lolos Syarat Kesehatan

BPIP: Kristianie Paskibraka Terbaik Maluku Dicoret karena Tak Lolos Syarat Kesehatan

Nasional
Sekjen Tegaskan Anies Tetap Harus Ikuti Aturan Main meski Didukung PKB Jakarta Jadi Cagub

Sekjen Tegaskan Anies Tetap Harus Ikuti Aturan Main meski Didukung PKB Jakarta Jadi Cagub

Nasional
PKB Tak Resisten Jika Anies dan Kaesang Bersatu di Pilkada Jakarta

PKB Tak Resisten Jika Anies dan Kaesang Bersatu di Pilkada Jakarta

Nasional
Ditanya Soal Berpasangan dengan Kaesang, Anies: Lebih Penting Bahas Kampung Bayam

Ditanya Soal Berpasangan dengan Kaesang, Anies: Lebih Penting Bahas Kampung Bayam

Nasional
Ashabul Kahfi dan Arteria Dahlan Lakukan Klarifikasi Terkait Isu Penangkapan oleh Askar Saudi

Ashabul Kahfi dan Arteria Dahlan Lakukan Klarifikasi Terkait Isu Penangkapan oleh Askar Saudi

Nasional
Timwas Haji DPR Ingin Imigrasi Perketat Pengawasan untuk Cegah Visa Haji Ilegal

Timwas Haji DPR Ingin Imigrasi Perketat Pengawasan untuk Cegah Visa Haji Ilegal

Nasional
Selain Faktor Kemanusian, Fahira Idris Sebut Pancasila Jadi Dasar Dukungan Indonesia untuk Palestina

Selain Faktor Kemanusian, Fahira Idris Sebut Pancasila Jadi Dasar Dukungan Indonesia untuk Palestina

Nasional
Kritik Pengalihan Tambahan Kuota Haji Reguler ke ONH Plus, Timwas Haji DPR: Apa Dasar Hukumnya?

Kritik Pengalihan Tambahan Kuota Haji Reguler ke ONH Plus, Timwas Haji DPR: Apa Dasar Hukumnya?

Nasional
Pelaku Judi 'Online' Dinilai Bisa Aji Mumpung jika Dapat Bansos

Pelaku Judi "Online" Dinilai Bisa Aji Mumpung jika Dapat Bansos

Nasional
Kemenag: Pemberangkatan Selesai, 553 Kloter Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arafah

Kemenag: Pemberangkatan Selesai, 553 Kloter Jemaah Haji Indonesia Tiba di Arafah

Nasional
Pengamat Sebut Wacana Anies-Kaesang Hanya 'Gimmick' PSI, Risikonya Besar

Pengamat Sebut Wacana Anies-Kaesang Hanya "Gimmick" PSI, Risikonya Besar

Nasional
Jelang Idul Adha 2024, Pertamina Patra Niaga Sigap Tambah Solar dan LPG 3 Kg

Jelang Idul Adha 2024, Pertamina Patra Niaga Sigap Tambah Solar dan LPG 3 Kg

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com