Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Baznas Janji Tak Ambil Keuntungan jika Dilibatkan Prabowo Jalankan Program Makan Siang Gratis

Kompas.com - 15/05/2024, 16:04 WIB
Achmad Nasrudin Yahya

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berjanji tidak akan mengambil keuntungan apabila dilibatkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menjalankan program makan siang gratis.

Ketua Baznas Noor Achmad mengatakan, pihaknya hanya akan menjadi tim pendamping jika pada akhirnya penyelenggara program makan siang gratis bersedia untuk berkolaborasi dengan Baznas.

"Insya Allah tidak ada kapitalisasi di situ, mencari keuntungan di situ," kata Noor saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan "Penyerahan Bantuan Palestina" di Kantor Baznas, Jakarta, dikutip dari Youtube Baznas TV, Rabu (15/5/2024).

Sebaliknya, jika ada praktik kapitalisasi di balik program makan siang gratis, pihaknya justru tak bisa terlibat dalam kegiatan ini.

Baca juga: Baznas Siap Berkolaborasi dengan Prabowo untuk Program Makan Siang Gratis

"Karena kalau sudah begitu justru kami tidak bisa terlibat, yang ada adalah bagaimana kami bisa memberdayakan mustahik, itu saja. Mustahik boleh saja mendapatkan keuntungan, tapi kami sifatnya hanya memberikan pendampingan," sambung dia.

Noor juga memastikan, pihaknya siap berkolaborasi dengan Prabowo untuk menjalankan program makan siang gratis.

Kolaborasi ini dapat dilakukan dengan memberdayakan kekuatan masyarakat desa.

Terlebih, Baznas sejauh ini telah melakukan pemberdayaan masyarakat desa dengan mendirikan sejumlah balai peternakan di sejumlah wilayah di Indonesia.

Balai peternakan tersebut, misalnya, balai peternakan kambing di Temanggung dan Magelang serta balai peternakan ayam di Purworejo dan Kebumen.

"Juga ada balai ternak untuk susu di Garut dan lain sebagainya. Kami melihat potensi yang luar biasa, kalau kita bisa memberdayakan masyarakat desa dengan balai ternak," kata Noor.

Selain itu, Noor juga mengungkapkan bahwa Baznas telah memberdayakan masyarakat dengan mendirikan warung-warung kecil, produksi ayam goreng, cafe, hingga bengkel di pinggir jalan.

Baca juga: Gerindra Tegaskan Kabinet Belum Dibahas Sama Sekali: Prabowo Masih Kaji Makan Siang Gratis

Dengan keberhasilan pemberdayaan masyarakat desa tersebut, pihaknya menegaskan, siap berkolaborasi dengan Prabowo untuk menjalankan program makan siang gratis.

"Dalam pikiran kami masyarakat desa kalau diperdayakan mereka itu luar biasa. Artinya apa? Kalau bisa kolaborasi, apalagi ada program makan siang gratis, kolaborasi Baznas dengan pihak yang menyelenggarakan makan siang gratis, Insya Allah Baznas siap," kata Noor.

Diketahui, program makan siang gratis merupakan salah satu janji dari pasangan Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka jika menjadi presiden dan wakil presiden berikutnya.

Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Hashim Djojohadikusumo, menyebut biaya program makan siang gratis untuk anak-anak akan mencapai Rp 450 triliun per tahun.

Hashim juga memastikan dana program makan siang gratis tidak akan mengambil dana dari anggaran program bantuan sosial (bansos). Menurut Hashim, dana program makan siang gratis akan menggunakan anggaran baru.

"Saya bisa katakan karena saya ikut tim pakar, dana ada dan bakal ada, dan ini bukan dari anggaran bansos, aliran bansos. Yang Rp 500 triliun tahun depan itu tetap bansos, kita tidak akan ambil uang bansos untuk ini," tegas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PPP Pastikan Agenda Muktamar untuk Pergantian Pemimpin Berlangsung Tahun 2025

PPP Pastikan Agenda Muktamar untuk Pergantian Pemimpin Berlangsung Tahun 2025

Nasional
Jemaah Haji dengan Risiko Tinggi dan Lansia Diimbau Badal Lontar Jumrah

Jemaah Haji dengan Risiko Tinggi dan Lansia Diimbau Badal Lontar Jumrah

Nasional
Idul Adha, Puan Maharani: Tingkatkan Kepedulian dan Gotong Royong

Idul Adha, Puan Maharani: Tingkatkan Kepedulian dan Gotong Royong

Nasional
Timwas Haji DPR: Tenda Jemaah Haji Indonesia Tidak Sesuai Maktab, Banyak yang Terusir

Timwas Haji DPR: Tenda Jemaah Haji Indonesia Tidak Sesuai Maktab, Banyak yang Terusir

Nasional
Sikap Golkar Ingin Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jabar Ketimbang Jakarta Dinilai Realistis

Sikap Golkar Ingin Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jabar Ketimbang Jakarta Dinilai Realistis

Nasional
Masalah Haji Terus Berulang, Timwas Haji DPR Usulkan Penbentukan Pansus

Masalah Haji Terus Berulang, Timwas Haji DPR Usulkan Penbentukan Pansus

Nasional
Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Haji Diimbau Tak Lontar Jumrah Sebelum Pukul 16.00

Cuaca Panas Ekstrem di Arab Saudi, Jemaah Haji Diimbau Tak Lontar Jumrah Sebelum Pukul 16.00

Nasional
Wapres Ma'ruf Dorong Kegiatan Kurban Terus Dijaga, Sebut Warga Non-Muslim Ikut Berkurban di Masjid Istiqlal

Wapres Ma'ruf Dorong Kegiatan Kurban Terus Dijaga, Sebut Warga Non-Muslim Ikut Berkurban di Masjid Istiqlal

Nasional
Semarak Perayaan Idul Adha 1445 H, DPC PDIP di 38 Daerah Jatim Sembelih Hewan Kurban

Semarak Perayaan Idul Adha 1445 H, DPC PDIP di 38 Daerah Jatim Sembelih Hewan Kurban

Nasional
Pelindo Petikemas Salurkan 215 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Pelindo Petikemas Salurkan 215 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Nasional
Gus Muhaimin: Timwas Haji DPR Sampaikan Penyelenggaraan Haji 2024 Alami Berbagai Masalah

Gus Muhaimin: Timwas Haji DPR Sampaikan Penyelenggaraan Haji 2024 Alami Berbagai Masalah

Nasional
DPD PDI-P Usulkan Nama Anies di Pilkada Jakarta, Ganjar: Seandainya Tidak Cocok, Tak Usah Dipaksakan

DPD PDI-P Usulkan Nama Anies di Pilkada Jakarta, Ganjar: Seandainya Tidak Cocok, Tak Usah Dipaksakan

Nasional
Kolaborasi Pertamax Turbo dan Sean Gelael Berhasil Antarkan Team WRT 31 Naik Podium di Le Mans

Kolaborasi Pertamax Turbo dan Sean Gelael Berhasil Antarkan Team WRT 31 Naik Podium di Le Mans

Nasional
Dorong Pembentukan Pansus, Anggota Timwas Haji DPR RI Soroti Alih Kuota Tambahan Haji

Dorong Pembentukan Pansus, Anggota Timwas Haji DPR RI Soroti Alih Kuota Tambahan Haji

Nasional
Timwas Haji DPR Desak Pembentukan Pansus untuk Evaluasi Penyelenggaraan Haji secara Menyeluruh

Timwas Haji DPR Desak Pembentukan Pansus untuk Evaluasi Penyelenggaraan Haji secara Menyeluruh

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com