Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Diresmikan Presiden Jokowi, IDTH Jadi Laboratorium Pengujian Perangkat Digital Terbesar dan Terlengkap Se-Asia Tenggara

Kompas.com - 13/05/2024, 08:10 WIB
Nethania Simanjuntak,
A P Sari

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Indonesia Digital Test House (IDTH) Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) yang berada di Tapos, Depok, Jawa Barat (Jabar), Selasa (7/5/2024).

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia harus terus berinovasi agar tidak selamanya menjadi pasar empuk bagi produsen-produsen digital dunia.

"Kita harus menjadi pemain, menjadi produsen. Ini harus ada keberanian dan terobosan yang kita lakukan," ujar Jokowi dalam sambutannya. Selasa.

Oleh karenanya, lanjut Jokowi, kehadiran IDTH BBPPT di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Kominfo dapat berperan penting dalam mendukung Indonesia menjadi pemain kunci dalam rantai pasok teknologi global.

Baca juga: Indonesia Digital Test House Diresmikan, Jokowi: Super Modern dan Sangat Bagus

Pada kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan, IDTH BBPPT merupakan pusat pengujian perangkat digital dan telekomunikasi terbesar dan terlengkap se-Asia Tenggara.

Laboratorium itu, kata Budi, bahkan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas canggih berkelas internasional yang mampu menguji fitur-fitur perangkat digital.

"Seperti fitur telekomunikasi radio frekuensi, electromagnetic compatibility (EMC), electrical safety, dan specific absorption rate (SAR). Kualitas pengujian ini diharapkan dapat memastikan keamanan dan keselamatan pengguna perangkat telekomunikasi di Indonesia,” ujar Budi.

Adapun, perangkat-perangkat yang bisa diuji di IDTH, antara lain laptop, ponsel, bluetooth, access point, televisi (TV) digital, handy talky (HT), radar, serta kendaraan listrik.

Baca juga: Jokowi Resmikan Indonesia Digital Test House, Anggarannya Hampir 1 Triliun

Lewat IDTH milik Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Budi Arie berharap Indonesia bisa melakukan standarisasi produk-produk ekspor dan impor. Tujuannya, adalah menjamin interoperabilitas dan perlindungan interferensi antar perangkat.

Pada 2023, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah menguji 644 fitur di fasilitas laboratorium BBPPT itu. Pada 2024, kapasitas pengujian meningkat menjadi total 1.600 fitur. Sementara itu, pada 2025-2026, kapasitas pengujian di IDTH diperkirakan akan mencapai 5.000 per tahun.

“Hal ini disebabkan karena adanya penambahan perlengkapan dan pengembangan teknologi yang kami lakukan,” ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini, IDTH mempunyai 12 laboratorium untuk menguji beberapa fitur perangkat digital, yakni Laboratorium Electromagnetic Compatibility (EMC), Laboratorium Specific Absorption Rate (SAR) & Electro Magnetic Field (EMF), Laboratorium Electric Safety, Laboratorium Seluler, Laboratorium Radio High Power, serta Laboratorium Radio Low Power.

Baca juga: Melalui Platform SIMPHONI, Kemenkominfo Gencarkan Pembinaan Pegawai dengan Pola Kolaboratif

IDTH juga memiliki Laboratorium Laser dan Optik, Laboratorium Broadcast, Laboratorium Kalibrasi Radio Frequency (RF), Laboratorium Kalibrasi Antena, Laboratorium Kalibrasi Optik, dan Laboratorium Kalibrasi Kelistrikan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tanggal 17 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 17 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Putusan MA Bisa Dikonfirmasi Buka Jalan bagi Anak Jokowi jika Kaesang Maju Pilkada, Terutama di Jakarta

Putusan MA Bisa Dikonfirmasi Buka Jalan bagi Anak Jokowi jika Kaesang Maju Pilkada, Terutama di Jakarta

Nasional
KPK Ungkap Ada Pihak Kembalikan Uang ke PT SCC

KPK Ungkap Ada Pihak Kembalikan Uang ke PT SCC

Nasional
Gubernur BI: Tren Inflasi Indonesia 10 Tahun Terakhir Menurun dan Terkendali Rendah

Gubernur BI: Tren Inflasi Indonesia 10 Tahun Terakhir Menurun dan Terkendali Rendah

Nasional
Muhadjir: Tak Semua Korban Judi 'Online' Bisa Terima Bansos, Itu Pun Baru Usulan Pribadi

Muhadjir: Tak Semua Korban Judi "Online" Bisa Terima Bansos, Itu Pun Baru Usulan Pribadi

Nasional
WNI yang Dikabarkan Hilang di Jepang Ditemukan, KJRI Cari Kontak Keluarga

WNI yang Dikabarkan Hilang di Jepang Ditemukan, KJRI Cari Kontak Keluarga

Nasional
Indonesia-Finlandia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Energi

Indonesia-Finlandia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Energi

Nasional
Anies Maju Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil-Kaesang Dinilai Bisa Jadi Lawan yang Cukup Berat

Anies Maju Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil-Kaesang Dinilai Bisa Jadi Lawan yang Cukup Berat

Nasional
Majelis Syariah PPP Ingatkan Semangat Merangkul Mbah Moen

Majelis Syariah PPP Ingatkan Semangat Merangkul Mbah Moen

Nasional
Bus Jemaah Haji Indonesia Telat Menjemput, Cak Imin: Ini Harus Jadi Perhatian Kita Semua

Bus Jemaah Haji Indonesia Telat Menjemput, Cak Imin: Ini Harus Jadi Perhatian Kita Semua

Nasional
KPK Dalami Informasi Terkait Harun Masiku dari Pemeriksaan Hasto

KPK Dalami Informasi Terkait Harun Masiku dari Pemeriksaan Hasto

Nasional
Ini Jadwal Lontar Jumrah Jemaah Haji Indonesia, Ada Waktu Larangan

Ini Jadwal Lontar Jumrah Jemaah Haji Indonesia, Ada Waktu Larangan

Nasional
Kepada Para Jemaah Haji, Cak Imin Minta Mereka Bantu Doakan Indonesia

Kepada Para Jemaah Haji, Cak Imin Minta Mereka Bantu Doakan Indonesia

Nasional
Panglima TNI Ungkap Cerita Para Prajurit yang Hampir Putus Asa Jelang Terjunkan Bantuan Airdrop di Gaza

Panglima TNI Ungkap Cerita Para Prajurit yang Hampir Putus Asa Jelang Terjunkan Bantuan Airdrop di Gaza

Nasional
Ponsel Hasto dan Buku Penting PDI-P Disita KPK, Masinton: Dewas Harus Periksa Penyidiknya

Ponsel Hasto dan Buku Penting PDI-P Disita KPK, Masinton: Dewas Harus Periksa Penyidiknya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com