Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tinjau Pasar Baru di Karawang, Jokowi: Harga Cabai, Bawang, Beras Sudah Turun

Kompas.com - 08/05/2024, 12:40 WIB
Fika Nurul Ulya,
Krisiandi

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meninjau stok dan harga sejumlah bahan pangan di Pasar Baru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2024).

Kunjungan ke Pasar Baru ini dilakukan usai meresmikan modeling kawasan tambak budi daya ikan nila salin di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budi Daya (BLUPPB), Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2024).

Jokowi mengungkapkan, harga bahan pangan di pasar itu relatif turun dan baik.

Baca juga: Hakim MK Cecar Airlangga soal Lonjakan Harga Beras akibat Bagi-bagi Bansos

"Ini kita cek untuk harga-harga utamanya cabai, beras, bawang putih, bawang merah, semuanya kondisinya sudah turun," kata Jokowi usai peninjauan, Rabu.

Kepala Negara merinci, harga bawang merang berada di kisaran Rp 45.000 per kilogram. Adapun harga bawang putih sekitar Rp 38.000 - Rp 40.000 per kilogram.

Begitu pula dengan komoditas beras lokal yang harganya mencapai Rp 12.000 - Rp 13.000.

"Beras lokal dengan harga Rp 12.000 - Rp 13.000. Saya kira harganya baik. Artinya dari angka inflasi juga akan turun kan di bulan yang kemarin," tutur Jokowi.


Baca juga: Bapanas Prediksi Harga Bawang Merah Normal 30-40 Hari ke Depan

Lebih lanjut ia memastikan, stok bahan pangan di musim kemarau akan aman. Stok beras di Perum Bulog saat ini mencapai Rp 1,6 juta ton.

Biasanya kata Jokowi, stok beras hanya berkisar 1,2 juta ton, bahkan 900.000 ton.

"Biasanya hanya 1,2 (juta ton) atau yang sering itu di bawah 1,2 (juta ton). 900.000 (ton) rata-rata stok kita itu. (Saat) Ini 1,6 stok di Bulog. Apa pun kemarau ini kita telah mengantisipasi dengan membangun, membuat sumur-sumur pompa di titik-titik yang kemungkinan sudah kita hitung akan kekurangan air," jelas Jokowi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kontras Desak Jokowi Jokowi Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Berat Wasior Papua yang Mandek 23 Tahun

Kontras Desak Jokowi Jokowi Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Berat Wasior Papua yang Mandek 23 Tahun

Nasional
Konflik Tenurial Mengganjal Pembangunan IKN

Konflik Tenurial Mengganjal Pembangunan IKN

Nasional
Pemerintah Diharap Pakai Cara Lebih Keras Lagi Tindak Judi Online

Pemerintah Diharap Pakai Cara Lebih Keras Lagi Tindak Judi Online

Nasional
Pileg Ulang di Gorontalo, Hanya 4 Parpol yang Harus Revisi Daftar Caleg agar Penuhi Kuota Perempuan

Pileg Ulang di Gorontalo, Hanya 4 Parpol yang Harus Revisi Daftar Caleg agar Penuhi Kuota Perempuan

Nasional
Satgas Judi 'Online' Diharap Tak 'Masuk Angin'

Satgas Judi "Online" Diharap Tak "Masuk Angin"

Nasional
Pemerintah Indonesia Sampaikan 4 Hal Pokok dalam Forum SDGs di Bali

Pemerintah Indonesia Sampaikan 4 Hal Pokok dalam Forum SDGs di Bali

Nasional
TKN Prabowo-Gibran Jadi Komisaris BUMN, Ngabalin: di Mana Masalahnya ?

TKN Prabowo-Gibran Jadi Komisaris BUMN, Ngabalin: di Mana Masalahnya ?

Nasional
Judi 'Online' dan Ancaman Gelombang Warga Miskin Baru

Judi "Online" dan Ancaman Gelombang Warga Miskin Baru

Nasional
Rehat Setelah Sengketa Pemilu, MK Gelar Sidang 'Judicial Review' Lagi Mulai Juli 2024

Rehat Setelah Sengketa Pemilu, MK Gelar Sidang "Judicial Review" Lagi Mulai Juli 2024

Nasional
Polri Bongkar Pabrik Narkoba Milik Pasutri di Medan, 6 Orang Ditangkap

Polri Bongkar Pabrik Narkoba Milik Pasutri di Medan, 6 Orang Ditangkap

Nasional
482 Jemaah Haji Ikut Safari Wukuf

482 Jemaah Haji Ikut Safari Wukuf

Nasional
Sinyal Ridwan Kamil Jadi Penantang Anies pada Pilkada Jakarta

Sinyal Ridwan Kamil Jadi Penantang Anies pada Pilkada Jakarta

Nasional
[POPULER NASIONAL] Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Dukung Anies | Kapolri dan Jaksa Agung Disebut Enggan Bertemu di Satu Forum

[POPULER NASIONAL] Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Dukung Anies | Kapolri dan Jaksa Agung Disebut Enggan Bertemu di Satu Forum

Nasional
Sebut Prabowo Nasionalis, Mahfud: Kita Bisa Berharap Prabowo Lakukan Pembenahan Hukum

Sebut Prabowo Nasionalis, Mahfud: Kita Bisa Berharap Prabowo Lakukan Pembenahan Hukum

Nasional
Buntut Penyitaan, Staf Hasto PDI-P Berupaya Laporkan Penyidik KPK ke Dewas hingga Bareskrim

Buntut Penyitaan, Staf Hasto PDI-P Berupaya Laporkan Penyidik KPK ke Dewas hingga Bareskrim

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com