Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggal 25 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Kompas.com - 23/04/2024, 00:00 WIB
Tari Oktaviani

Penulis

KOMPAS.com – Tanggal 25 April 2024 jatuh pada hari Kamis. Tanggal ini diperingati sebagai Hari Otonomi Daerah.

Selain itu, terdapat pula peringatan dan perayaan lain pada hari ini. Berikut beberapa peringatan yang jatuh pada 25 April 2024.

Hari Otonomi Daerah

Setiap tanggal 25 April diperingati sebagai Hari Otonomi Daerah.

Hari Otonomi Daerah ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 1996, tanggal 25 April ditetapkan sebagai Hari Otonomi Daerah, dalam rangka memasyarakatkan dan memantapkan pelaksanaan Otonomi Daerah.

Sejarah otonomi daerah sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Syaukani dkk, dalam bukunya "Otonomi Daerah dalam Negara Kesatuan" (2002) awal mula otonomi daerah muncul saat Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan Peraturan tentang administrasi Negara Hindia Belanda yang dikenal Reglement op het Beleid der Regering van Nederlandsch Indie.

Kemudian pada 1903, Belanda memberikan kewenangan kepada daerah dengan mengeluarkan Decentralisatiewet.

Pada 1922, Pemerintah Belanda mengeluarkan peraturan baru mengenai administrasi. Dari sana mulai muncul sebutan provincie (provinsi), regentschap (kabupaten), stadsgemeente (kota) dan groepmeneenschap (kelompok masyarakat).

Hari Delegasi Internasional

Tanggal 25 April juga ada peringatan dunia bernama Hari Delegasi Internasional.

Hari Delegasi Internasional ini merupakan momentum untuk memperingati komitmen kerjasama dari berbagai delegasi negara untuk saling bertukar pandangan dan ide mereka di forum PBB.

Delegasi dipilih ketika politisi tingkat tinggi tidak hadir. Mereka memberikan suara atas nama negara mereka di Majelis Umum PBB dan pada pertemuan lain.

Pada tanggal 26 Juni 1945, 50 negara menandatangani Piagam PBB. 

PBB kini terdiri dari 192 Negara Anggota dan berpedoman pada serangkaian tujuan dan prinsip Piagamnya.

Pada tanggal 2 April 2019, Majelis Umum PBB menetapkan tanggal 25 April sebagai Hari Delegasi Internasional untuk memperingati penandatanganan Piagam PBB di San Francisco.

Baca juga: PBB Minta Iran dan Israel Menahan Diri, Dunia Tak Mampu Tanggung Banyak Perang

Hari Malaria Sedunia

Hari Malaria Sedunia diperingati setiap tanggal 25 April tiap tahunnya. Hari ini diselenggarakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Malaria merupakan penyakit demam yang diakibatkan oleh nyamuk. Penyakit ini memiliki gejala demam dan menggigil beberapa hari setelah terinfeksi parasit yang dibawa oleh nyamuk.

Meskipun cenderung penyakit ringan namun bila tidak ditangani dengan baik maka akan berujung komplikasi kerusakan organ dalam tubuh.

Adanya Hari Malaria Dunia ini mengingatkan agar orang bisa menjaga kebersihan agar terhindar dari hadirnya nyamuk.

Referensi:

Syaukani dkk, Otonomi Daerah dalam Negara Kesatuan. 2002. Jakarta: Kerjasama Pustaka Pelajar [dan] Pusat Pengkajian Etika Politik dan Pemerintahan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gantikan Yusril Jadi Ketum PBB, Fahri Bahcmid Fokus Jaring Kandidat Pilkada

Gantikan Yusril Jadi Ketum PBB, Fahri Bahcmid Fokus Jaring Kandidat Pilkada

Nasional
APEC 2024, Mendag Zulhas Sebut Indonesia-Korsel Sepakati Kerja Sama di Sektor Mobil Listrik dan IKN

APEC 2024, Mendag Zulhas Sebut Indonesia-Korsel Sepakati Kerja Sama di Sektor Mobil Listrik dan IKN

Nasional
Kebebasan Pers Vs RUU Penyiaran: Tantangan Demokrasi Indonesia

Kebebasan Pers Vs RUU Penyiaran: Tantangan Demokrasi Indonesia

Nasional
Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih

Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih

Nasional
Profil Fahri Bachmid Gantikan Yusril Ihza Mahendra Jadi Ketum PBB

Profil Fahri Bachmid Gantikan Yusril Ihza Mahendra Jadi Ketum PBB

Nasional
Ibu Negara Beli Batik dan Gelang di UMKM Mitra Binaan Pertamina

Ibu Negara Beli Batik dan Gelang di UMKM Mitra Binaan Pertamina

Nasional
GWK Jadi Lokasi Jamuan Makan Malam WWF Ke-10, Luhut: Sudah Siap Menyambut Para Tamu

GWK Jadi Lokasi Jamuan Makan Malam WWF Ke-10, Luhut: Sudah Siap Menyambut Para Tamu

Nasional
Hujan Kritik ke DPR dalam Sepekan karena Pembahasan 3 Aturan: RUU MK, Penyiaran, dan Kementerian

Hujan Kritik ke DPR dalam Sepekan karena Pembahasan 3 Aturan: RUU MK, Penyiaran, dan Kementerian

Nasional
Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB, Digantikan Fahri Bachmid

Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB, Digantikan Fahri Bachmid

Nasional
PDI-P Dianggap Tak Solid, Suara Megawati dan Puan Disinyalir Berbeda

PDI-P Dianggap Tak Solid, Suara Megawati dan Puan Disinyalir Berbeda

Nasional
Jokowi Disebut Titipkan 4 Nama ke Kabinet Prabowo, Ada Bahlil hingga Erick Thohir

Jokowi Disebut Titipkan 4 Nama ke Kabinet Prabowo, Ada Bahlil hingga Erick Thohir

Nasional
Akan Mundur dari PBB, Yusril Disebut Bakal Terlibat Pemerintahan Prabowo

Akan Mundur dari PBB, Yusril Disebut Bakal Terlibat Pemerintahan Prabowo

Nasional
Yusril Bakal Mundur dari Ketum PBB demi Regenerasi

Yusril Bakal Mundur dari Ketum PBB demi Regenerasi

Nasional
Hendak Mundur dari Ketum PBB, Yusril Disebut Ingin Ada di Luar Partai

Hendak Mundur dari Ketum PBB, Yusril Disebut Ingin Ada di Luar Partai

Nasional
[POPULER NASIONAL] Anies Dikritik karena Ingin Rehat | Revisi UU Kementerian Negara Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

[POPULER NASIONAL] Anies Dikritik karena Ingin Rehat | Revisi UU Kementerian Negara Disetujui, RUU Perampasan Aset Hilang

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com