Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Mengulik Peran Ibu dalam Mencegah dan Menurunkan Stunting

Kompas.com - 25/01/2024, 12:28 WIB
Inang Sh ,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Demi mencapai target penurunan stunting sebesar 14 persen pada 2024, pemerintah Indonesia terus melakukan sejumlah langkah strategis. 

Salah satunya adalah memanfaatkan momentum Hari Gizi Nasional 2024 sebagai agenda untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Dalam hal ini, peran keluarga sangat krusial dalam mendukung langkah tersebut. Dengan pemahaman mendalam terkait stunting, keluarga dapat berperan krusial dalam pencegahan stunting, salah satunya terkait kebutuhan gizi dan asupan protein hewani yang cukup.

Penulis utama buku Stunting-pedia: Apa yang Perlu Diketahui tentang Stunting, Lucy Widasari menekankan bahwa orangtua, khususnya ibu, memiliki peran penting dalam mencegah dan menanggulangi stunting.

Dia mengatakan, stunting merupakan gangguan gizi kronis akibat kekurangan asupan gizi dalam rentang waktu yang lama, sejak anak dalam kandungan hingga berusia dua tahun.

Baca juga: Menuju Generasi Emas: Stunting Istilah dan Dampaknya

Kondisi tersebut berdampak pada pertumbuhan, khususnya tinggi badan, perkembangan organ-organ penting, kekebalan tubuh, hingga kecerdasan anak.

Stunting harus menjadi perhatian serius orangtua dan pemerintah karena dapat memengaruhi kualitas hidup anak pada masa depan,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (15/12/2023).

Terkait hal itu, Lucy menjelaskan, pencegahan stunting dapat dilakukan calon ibu sejak dari berusia remaja, masa sebelum pembuahan atau prakonsepsi, masa kehamilan, hingga masa pertumbuhan anak sampai usia dua tahun.

Dia mengatakan, remaja putri yang telah mengalami haid dapat rentan mengalami anemia, khususnya akibat kekurangan zat besi. Oleh karenanya, pemerintah memiliki program pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri.

Untuk masa prakonsepsi, wanita usia subur (WUS) harus memiliki visi yang baik dalam memprogramkan kehamilannya, mulai dari memeriksakan kesehatan hingga rajin beraktivitas fisik.

Baca juga: Apa Itu Stunting dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

“WUS harus memiliki visi yang baik. Kalau misalnya merokok, mempunyai penyakit menular, dan perilaku lainnya, harus diketahui dan diperbaiki,” terangnya.

Kemudian, Program Officer Satuan Tugas Stunting Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) itu menambahkan, orangtua yang sudah memutuskan untuk memiliki anak harus mempersiapkan semua hal agar bayinya lahir sehat.

Dalam hal ini, ibu hamil harus memperhatikan kesehatannya, termasuk dengan mengonsumsi makanan yang mendukung kehamilan hingga suplemen tambahan.

Ibu hamil juga harus memantau kemajuan progres kehamilannya ke dokter kandungan, minimal enam kali dalam masa kehamilan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), meningkatkan akses terhadap air bersih, hingga menjaga kebersihan lingkungan selama kehamilan dan setelah melahirkan.

Halaman:


Terkini Lainnya

Laporkan Dewas ke Bareskrim, Wakil Ketua KPK Bantah Dirinya Problematik

Laporkan Dewas ke Bareskrim, Wakil Ketua KPK Bantah Dirinya Problematik

Nasional
Kolaborasi Pertamina–Mandalika Racing Series Dukung Pembalap Muda Bersaing di Kancah Internasional

Kolaborasi Pertamina–Mandalika Racing Series Dukung Pembalap Muda Bersaing di Kancah Internasional

Nasional
Harkitnas, Fahira Idris Tekankan Pentingnya Penguasaan Iptek untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

Harkitnas, Fahira Idris Tekankan Pentingnya Penguasaan Iptek untuk Capai Visi Indonesia Emas 2045

Nasional
Sempat Sebut Lettu Eko Meninggal karena Malaria, Dankormar: Untuk Jaga Marwah Keluarga

Sempat Sebut Lettu Eko Meninggal karena Malaria, Dankormar: Untuk Jaga Marwah Keluarga

Nasional
Yasonna Berharap Program PPHAM Dilanjutkan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran

Yasonna Berharap Program PPHAM Dilanjutkan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran

Nasional
Di WWF 2024, Jokowi Ajak Semua Pihak Wujudkan Tata Kelola Air yang Inklusif dan Berkelanjutan

Di WWF 2024, Jokowi Ajak Semua Pihak Wujudkan Tata Kelola Air yang Inklusif dan Berkelanjutan

Nasional
KSP Sebut Bakal Pertimbangkan Nama-nama Pansel KPK Rekomendasi ICW

KSP Sebut Bakal Pertimbangkan Nama-nama Pansel KPK Rekomendasi ICW

Nasional
Kementan Rutin Kirim Durian Musang King, SYL: Keluarga Saya Tak Suka, Demi Allah

Kementan Rutin Kirim Durian Musang King, SYL: Keluarga Saya Tak Suka, Demi Allah

Nasional
Jokowi-Puan Bertemu di WWF 2024, Pengamat: Tidak Akan Buat Megawati Oleng

Jokowi-Puan Bertemu di WWF 2024, Pengamat: Tidak Akan Buat Megawati Oleng

Nasional
56.750 Jemaah Haji Tiba di Madinah, 6 Orang Dikabarkan Wafat

56.750 Jemaah Haji Tiba di Madinah, 6 Orang Dikabarkan Wafat

Nasional
Ingatkan Soal Kuota Haji Tambahan, Anggota DPR: Jangan Sampai Dipanggil KPK

Ingatkan Soal Kuota Haji Tambahan, Anggota DPR: Jangan Sampai Dipanggil KPK

Nasional
Laporkan Dewas ke Polisi, Nurul Ghufron Sebut Sejumlah Pegawai KPK Sudah Dimintai Keterangan

Laporkan Dewas ke Polisi, Nurul Ghufron Sebut Sejumlah Pegawai KPK Sudah Dimintai Keterangan

Nasional
Buka Forum Parlemen WWF Ke-10, Puan: Kelangkaan Air Perlebar Ketimpangan

Buka Forum Parlemen WWF Ke-10, Puan: Kelangkaan Air Perlebar Ketimpangan

Nasional
Lemhannas Kaji Dampak Meninggalnya Presiden Iran dalam Kecelakaan Helikopter

Lemhannas Kaji Dampak Meninggalnya Presiden Iran dalam Kecelakaan Helikopter

Nasional
Emil Dardak Sindir Batas Usia yang Halangi Anak Muda Maju saat Pemilu

Emil Dardak Sindir Batas Usia yang Halangi Anak Muda Maju saat Pemilu

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com