Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ganjar Lari Pagi 9 Km di Cirebon, Bakal Capres PDI-P Ini Sekalian Kampanye?

Kompas.com - 03/06/2023, 09:15 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

CIREBON, KOMPAS.com - Bakal calon presiden (capres) dari PDI-P Ganjar Pranowo memakai kaos bertuliskan "Indonesia Sehat dengan Olahraga" saat lari pagi di Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (3/6/2023).

Menurut Ganjar, ada pesan tersendiri untuk masyarakat terkait kaos itu. Yakni mengkampanyekan hidup sehat dengan rutin berolahraga.

"Kita ingin kampanye, memasyarakatkan olahraga. Mengolahragakan masyarakat. Biar semuanya kita bisa sehat," ujar Ganjar saat memberikan keterangan kepada wartawan usai istirahat setelah lari pagi.

Pada Sabtu pagi, Ganjar memulai kegiatan lari pagi dari hotel tempatnya menginap sekitar pukul 06.00 WIB. Dirinya berlari menuju alun-alun Kota Cirebon, berkeliling permukiman warga, menuju Taman Pedati Gede dan berakhir di warung Nasi Jamblang Pelabuhan.

Kemudian Ganjar dan para pendukungnya beristirahat sambil sarapan pagi dengan menu nasi Jamblang dan teh tawar hangat.

Baca juga: Safari Politik ke Cirebon, Ganjar Bakal Sowan ke Ulama dan Ponpes Dilanjutkan Bertemu Tiktokers

Setelah menunggu beberapa saat. Ganjar pun kembali ke hotel tempatnya menginap dengan berjalan kaki sambil lari-lari kecil.

Sambil melakukan aktivitas tersebut Gubernur Jawa Tengah itu menyapa dan bersalaman dengan masyarakat Kota Cirebon.

Menurut Ganjar, jika dijumlahkan, rute lari paginya pada Sabtu kali ini secara total menempuh jarak sekitar 9 kilometer.

"Sampai hari ini 5,67, jadi kalo balik ke hotel ya mungkin bisa dapat sekitar 9 kiloan," tambahnya.

Adapun kunjungan Ganjar ke Cirebon pada Sabtu adalah dalam rangka safari politik.

Selain lari pagi, Ganjar juga akan silaturahmi dengan jajaran DPD PDI-P Jawa Barat serta mengunjungi pondok pesantren.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

ICW Dorong Polda Metro Dalami Indikasi Firli Bahuri Minta Rp 50 M Ke SYL

ICW Dorong Polda Metro Dalami Indikasi Firli Bahuri Minta Rp 50 M Ke SYL

Nasional
Sertijab 4 Jabatan Strategis TNI: Marsda Khairil Lubis Resmi Jabat Pangkogabwilhan II

Sertijab 4 Jabatan Strategis TNI: Marsda Khairil Lubis Resmi Jabat Pangkogabwilhan II

Nasional
Hasto Beri Syarat Pertemuan Jokowi-Megawati, Relawan Joman: Sinisme Politik

Hasto Beri Syarat Pertemuan Jokowi-Megawati, Relawan Joman: Sinisme Politik

Nasional
Menerka Nasib 'Amicus Curiae' di Tangan Hakim MK

Menerka Nasib "Amicus Curiae" di Tangan Hakim MK

Nasional
Sudirman Said Akui Partai Koalisi Perubahan Tak Solid Lagi

Sudirman Said Akui Partai Koalisi Perubahan Tak Solid Lagi

Nasional
Puncak Perayaan HUT Ke-78 TNI AU Akan Digelar di Yogyakarta

Puncak Perayaan HUT Ke-78 TNI AU Akan Digelar di Yogyakarta

Nasional
Jelang Putusan Sengketa Pilpres, Sudirman Said Berharap MK Penuhi Rasa Keadilan

Jelang Putusan Sengketa Pilpres, Sudirman Said Berharap MK Penuhi Rasa Keadilan

Nasional
Sejauh Mana 'Amicus Curiae' Berpengaruh pada Putusan? Ini Kata MK

Sejauh Mana "Amicus Curiae" Berpengaruh pada Putusan? Ini Kata MK

Nasional
Alasan Prabowo Larang Pendukungnya Aksi Damai di Depan MK

Alasan Prabowo Larang Pendukungnya Aksi Damai di Depan MK

Nasional
TKN Prabowo Sosialisasikan Pembatalan Aksi di MK, Klaim 75.000 Pendukung Sudah Konfirmasi Hadir

TKN Prabowo Sosialisasikan Pembatalan Aksi di MK, Klaim 75.000 Pendukung Sudah Konfirmasi Hadir

Nasional
Tak Berniat Percepat, MK Putus Sengketa Pilpres 22 April

Tak Berniat Percepat, MK Putus Sengketa Pilpres 22 April

Nasional
Prabowo Klaim Perolehan Suaranya yang Capai 58,6 Persen Buah dari Proses Demokrasi

Prabowo Klaim Perolehan Suaranya yang Capai 58,6 Persen Buah dari Proses Demokrasi

Nasional
Hakim MK Hanya Dalami 14 dari 33 'Amicus Curiae'

Hakim MK Hanya Dalami 14 dari 33 "Amicus Curiae"

Nasional
Dituduh Pakai Bansos dan Aparat untuk Menangi Pemilu, Prabowo: Sangat Kejam!

Dituduh Pakai Bansos dan Aparat untuk Menangi Pemilu, Prabowo: Sangat Kejam!

Nasional
Sebut Pemilih 02 Terganggu dengan Tuduhan Curang, Prabowo: Jangan Terprovokasi

Sebut Pemilih 02 Terganggu dengan Tuduhan Curang, Prabowo: Jangan Terprovokasi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com