Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Silaturahmi Bersama Ketum Parpol, Presiden Joko Widodo Tiba di Kantor PAN

Kompas.com - 02/04/2023, 13:19 WIB
Irfan Kamil,
Sabrina Asril

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo tiba di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) di Jalan Amil Buncit Raya, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023) siang.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi, Presiden Jokowi tiba di kantor DPP PAN untuk menghadiri silaturahmi Ramadhan pada pukul 11.28 WIB.

Kepala Negara yang keluar dari mobil RI 1 dengan mengenakan kemeja putih dengan peci hitam disambut elite PAN di depan gedung acara tersebut.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Edy Suparno dan Ketua Majelis Penasihat Partai (MPP) PAN Hatta Rajasa tampak menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo.

Baca juga: 5 Ketum Parpol Diundang ke Silaturahmi PAN Bersama Presiden, Tak Ada Surya Paloh

Sebelumnya, Yandri Susanto mengungkapkan bahwa acara silaturahmi Ramadhan bersama Presiden Joko Widodo yang digelar di kantor DPP PAN akan diawali dengan salat zuhur berjemaah.

Yandri mengatakan, Kepala Negara bakal melaksanakan salat zuhur bersama ketua umum partai yang tergabung di dalam koalisi pemerintah Joko Widodo - Ma’ruf Amin.

"Nanti acara akan diawali dengan salat zuhur berjemaah. Kemudian akan ada kata pengantar dari Bang Zul (Zulkifli Hasan Ketua Umum PAN) sebagai tuan rumah, setelah itu ada dia dari Gus Miftah (pendakwah) dan ada sambutan Pak Presiden," kata Yandri saat ditemui di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu pagi.

Baca juga: PAN Undang Presiden dan Parpol Koalisi Silaturahim Ramadhan Minggu Besok

Berdasarkan rangkaian acara yang diterima awak media, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu yang juga kader PAN akan bertindak sebagai muazin untuk salat zuhur berjamaah.

Sementara Gus Miftah yang memberikan tausiyah Ramadhan dalam acara ini juga akan menjadi imam salat berjamaah presiden Joko Widodo dan para Ketum Parpol koalisi pemerintah.

Adapun setelah melakukan ibadah salah zuhur Kepala Negara akan memberikan sambutan yang dilanjutkan dengan acara ramah tamah secara internal atau tertutup.

"Setelah itu, nanti Pak Presiden sama para ketum parpol akan pindah ruangan di atas, di lantai 3 akan ada pembicaraan di situ yang akan diikuti pak presiden dengan para ketum parpol, yang lain nggak ikut," ungkap Yandri.

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR ini bahwa agenda yang digelar di DPP PAN tersebut hanya silaturahmi dan bukan acara buka puasa bersama (bukber).

"Yang pasti acara bukan bukber bersama. Acaranya silaturahmi bersama Pak Presiden dengan Ketum parpol dan keluarga besar PAN," tutur Yandri.

Sebagai informasi, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PPP Muhammad Mardiono hadir dalam acara ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

KY: Pemilihan Wakil Ketua MA Urusan Internal, Kami Tak Punya Kewenangan 'Cawe-cawe'

KY: Pemilihan Wakil Ketua MA Urusan Internal, Kami Tak Punya Kewenangan "Cawe-cawe"

Nasional
Banyak Presiden Beri Selamat Prabowo, Budi Arie: Apa Kata Dunia Jika Keputusan MK Berbeda

Banyak Presiden Beri Selamat Prabowo, Budi Arie: Apa Kata Dunia Jika Keputusan MK Berbeda

Nasional
Sidang Dugaan Pemerasan SYL, KPK Hadirkan 3 Pejabat Eselon Kementan Jadi Saksi

Sidang Dugaan Pemerasan SYL, KPK Hadirkan 3 Pejabat Eselon Kementan Jadi Saksi

Nasional
Menkominfo Imbau Masyarakat Tertib: Kami Yakin Putusan MK Selaras dengan Keputusan Rakyat 14 Februari

Menkominfo Imbau Masyarakat Tertib: Kami Yakin Putusan MK Selaras dengan Keputusan Rakyat 14 Februari

Nasional
Jelang Putusan MK, Jokowi Main Bola hingga Makan Bakso di Gorontalo

Jelang Putusan MK, Jokowi Main Bola hingga Makan Bakso di Gorontalo

Nasional
Jika MK 'Deadlock', Ketua Sidang Pleno Jadi Penentu Putusan Sengketa Pilpres

Jika MK "Deadlock", Ketua Sidang Pleno Jadi Penentu Putusan Sengketa Pilpres

Nasional
Jelang Putusan MK: Anies dan Ganjar Bakal Hadir, Prabowo Imbau Jangan Demo

Jelang Putusan MK: Anies dan Ganjar Bakal Hadir, Prabowo Imbau Jangan Demo

Nasional
Profil Ketua MK Suhartoyo dan 7 Hakim Konstitusi Akan Bacakan Putusan Sengketa Pilpres

Profil Ketua MK Suhartoyo dan 7 Hakim Konstitusi Akan Bacakan Putusan Sengketa Pilpres

Nasional
Tanggal 24 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 24 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Yusril: Prabowo Belum Pasti Hadir di Sidang Putusan MK Besok

Yusril: Prabowo Belum Pasti Hadir di Sidang Putusan MK Besok

Nasional
Jokowi Harap Timnas Indonesia Cetak Banyak Gol Lawan Yordania Malam Ini

Jokowi Harap Timnas Indonesia Cetak Banyak Gol Lawan Yordania Malam Ini

Nasional
Jelang Sidang Putusan Sengketa Hasil Pilpres, Jokowi: Itu Wilayahnya MK

Jelang Sidang Putusan Sengketa Hasil Pilpres, Jokowi: Itu Wilayahnya MK

Nasional
Kemenag: Berhaji Hanya Pakai Visa Haji, Jangan Tertipu Tawaran Visa Lainnya

Kemenag: Berhaji Hanya Pakai Visa Haji, Jangan Tertipu Tawaran Visa Lainnya

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Imbau Masyarakat Hormati dan Terima Putusan MK soal Pilpres 2024

Wapres Ma'ruf Amin Imbau Masyarakat Hormati dan Terima Putusan MK soal Pilpres 2024

Nasional
Said Abdullah: Perjuangan Kartini Layak Dapat Nobel

Said Abdullah: Perjuangan Kartini Layak Dapat Nobel

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com