Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Foto "Koalisi Lebaran Bahagia", Djarot PDI-P: Ini Namanya Bangun Silaturahim

Kompas.com - 15/03/2023, 19:32 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Bagus Santosa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengunggah foto bersama Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal dan Waketum Gerindra Habiburokhman, di akun Instagramnya dengan takarir “Koalisi Lebaran Bahagia (KLB)".

Menanggapi itu, Djarot mengatakan, pertemuan tersebut ditujukan untuk membangun silaturahmi dan menjaga komunikasi yang baik.

"Ini membangun namanya silaturahmi, komunikasi yang baik, di sesuatu acara ya, ya kan. Ya kita ya komunikasi yang baik lah, ya ngobrol kanan kiri," kata Djarot saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/3/2023).

Baca juga: Gerindra Klaim Koalisi Lebaran Bahagia Berisi PDI-P-Gerindra-PKB-PPP Bisa Terbentuk

Terkait istilah "Koalisi Lebaran Bahagia", Djarot meminta hal itu ditanyakan lebih lanjut kepada Arsul Sani.

"Wah itu (Koalisi Lebaran Bahagia), tanyakan kepada Pak Arsul Sani lah, kan gitu. Jadi kita ketemu, ya itu kita ketemu ngobrol-ngobrol di satu acara, foto-foto bareng kan biasa," imbuhnya.

Akan tetapi, Djarot mengakui bahwa PDI-P memiliki keakraban dengan PPP, PKB dan Gerindra. Keakraban itu pun terus dilanjutkan lewat komunikasi atau pun silaturahmi politik.

"Ya kita memang akrab, saya dengan PPP, ya, PDI-P dengan PPP kan dekat, ya enggak?" ujarnya.

"PKB juga, kita dekat, komunikasi bagus, dengan Mas Habiburokhman juga baik, kan gitu kan itu kompak," tambah Djarot.

Saat ditanya kemungkinan terbentuknya "Koalisi Lebaran Bahagia" ini, Djarot tak menjawab. Dia mengatakan, perbincangan antara mereka berempat adalah rahasia.

"Isinya (pembicaraan) apa ya? Rahasia. Enggak usah disampaikan secara umum," tutup Djarot.

Baca juga: Foto dengan Elite PDI-P, PKB dan Gerindra, Arsul: Koalisi Lebaran Bahagia

Diberitakan sebelumnya, Arsul Sani mengunggah foto bersama elite PDI-P, Partai Gerindra, dan PKB.

Melalui unggahan di akun Instagram miliknya, @arsul_sani_af, anggota Komisi III DPR itu menunjukkan momen kebersamaan bersama Djarot Saiful Hidayat, Habiburokhman, dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

“Koalisi Lebaran Bahagia (KLB),” bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.

Kompas.com telah mendapat izin Arsul untuk mengutip unggahannya tersebut, Senin (13/3/2023).

Sementara itu, Habiburokhman mengeklaim Koalisi Lebaran Bahagia ini bisa saja terealisasi menjadi koalisi untuk Pilpres 2024.

Baca juga: PDI-P Jatim Targetkan Perolehan Kursi Legislatif di Tapal Kuda Naik pada Pemilu 2024

Habiburokhman tidak menampik bahwa pertemuan antar elite Koalisi Lebaran Bahagia itu memang tidak formal.

Diketahui PKB dan Gerindra sudah mendeklarasikan koalisi untuk menghadapi Pilpres 2024. Sementara itu, PPP tergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sedangkan PDI-P belum berkoalisi dengan partai mana pun untuk menghadapi pilpres. Sebab, partai pemenang Pemilu 2019 ini bisa mendaftarkan calon presiden dan wakil presidennya sendirian. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sedang di Yogyakarta, Ganjar Belum Terima Undangan Penetapan Prabowo-Gibran dari KPU

Sedang di Yogyakarta, Ganjar Belum Terima Undangan Penetapan Prabowo-Gibran dari KPU

Nasional
Pakar Nilai Gugatan PDI-P ke PTUN Sulit Dikabulkan, Ini Alasannya

Pakar Nilai Gugatan PDI-P ke PTUN Sulit Dikabulkan, Ini Alasannya

Nasional
Airlangga Klaim Pasar Respons Positif Putusan MK, Investor Dapat Kepastian

Airlangga Klaim Pasar Respons Positif Putusan MK, Investor Dapat Kepastian

Nasional
PDI-P Sebut Proses di PTUN Berjalan, Airlangga Ingatkan Putusan MK Final dan Mengikat

PDI-P Sebut Proses di PTUN Berjalan, Airlangga Ingatkan Putusan MK Final dan Mengikat

Nasional
Golkar Belum Mau Bahas Jatah Menteri, Airlangga: Tunggu Penetapan KPU

Golkar Belum Mau Bahas Jatah Menteri, Airlangga: Tunggu Penetapan KPU

Nasional
Prabowo: Kami Berhasil di MK, Sekarang Saatnya Kita Bersatu Kembali

Prabowo: Kami Berhasil di MK, Sekarang Saatnya Kita Bersatu Kembali

Nasional
Kepala BNPT: Waspada Perkembangan Ideologi di Bawah Permukaan

Kepala BNPT: Waspada Perkembangan Ideologi di Bawah Permukaan

Nasional
KPK Dalami 2 LHKPN yang Laporkan Kepemilikan Aset Kripto, Nilainya Miliaran Rupiah

KPK Dalami 2 LHKPN yang Laporkan Kepemilikan Aset Kripto, Nilainya Miliaran Rupiah

Nasional
Pertamina dan Polri Jalin Kerja Sama dalam Publikasi untuk Edukasi Masyarakat

Pertamina dan Polri Jalin Kerja Sama dalam Publikasi untuk Edukasi Masyarakat

Nasional
Satkar Ulama Dukung Airlangga Jadi Ketum Golkar Lagi, Doakan Menang Aklamasi

Satkar Ulama Dukung Airlangga Jadi Ketum Golkar Lagi, Doakan Menang Aklamasi

Nasional
Gibran Temui Prabowo di Kertanegara Jelang Penetapan Presiden-Wapres Terpilih

Gibran Temui Prabowo di Kertanegara Jelang Penetapan Presiden-Wapres Terpilih

Nasional
KPU Batasi 600 Pemilih Tiap TPS untuk Pilkada 2024

KPU Batasi 600 Pemilih Tiap TPS untuk Pilkada 2024

Nasional
Dianggap Sudah Bukan Kader PDI-P, Jokowi Disebut Dekat dengan Golkar

Dianggap Sudah Bukan Kader PDI-P, Jokowi Disebut Dekat dengan Golkar

Nasional
PDI-P Tak Pecat Jokowi, Komarudin Watubun: Kader yang Jadi Presiden, Kita Jaga Etika dan Kehormatannya

PDI-P Tak Pecat Jokowi, Komarudin Watubun: Kader yang Jadi Presiden, Kita Jaga Etika dan Kehormatannya

Nasional
Menko Polhukam: 5.000 Rekening Diblokir Terkait Judi Online, Perputaran Uang Capai Rp 327 Triliun

Menko Polhukam: 5.000 Rekening Diblokir Terkait Judi Online, Perputaran Uang Capai Rp 327 Triliun

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com