Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ikrar PKS: Berjuang dengan Keras-Ikhlas Menangkan Anies Baswedan Jadi Presiden 2024

Kompas.com - 26/02/2023, 21:28 WIB
Adhyasta Dirgantara,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu membacakan enam ikrar pemenangan dalam menghadapi Pemilu 2024.

Di mana, salah satu poinnya berisi mengenai komitmen PKS untuk memenangkan Anies Baswedan menjadi Presiden 2024.

Hal tersebut Syaikhu sampaikan dalam sambutannya di acara Apel Siaga PKS 2023 di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (26/2/2023).

Mulanya, Syaikhu menyinggung PKS yang diberi amanah cukup berat, yakni harus memenangkan Pemilu 2024 dengan target minimal 15 persen.

Baca juga: PKS Yakin Suara Bertambah Usai Dukung Anies Capres 2024

"Ditambah lagi, kemarin kita juga sudah mendapatkan amanah dari Majelis Syura yang ke-8 untuk memenangkan saudara Anies Rasyid Baswedan sebagai Presiden RI di tahun 2024," ujar Syaikhu.

Syaikhu menekankan amanah yang PKS emban ini bukanlah amanah yang ringan, melainkan berat.

Akan tetapi, kata dia, bila Allah SWT menghendaki amanah PKS menjadi ringan, maka mereka masih peluang untuk menang.

"Oleh karena itu, sebagai ikthtiar manusia kita tidak ingin hanya sebatas mengusung calon presiden, tetapi kita ingin bahwa calon presiden yang kita usung insyaallah Allah takdir kan bisa menang di 2024," tuturnya.

Menurut Syaikhu, apel siaga pemenangan PKS 2024 perlu digelar agar memastikan bahwa, 'kita semua siap bergerak', 'siap untuk memenangkan PKS dan Anies Baswedan'," sambung Syaikhu.

Baca juga: Salim Segaf PKS: Tidak Perlu Saling Stigma Saya Paling Pancasilais-Nasionalis, Kamu Tidak

Selanjutnya, barulah Syaikhu membacakan ikrar untuk kemenangan PKS di Pilpres 2024.

Tujuannya adalah supaya para pimpinan partai dan simpatisan PKS meneguhkan niat dan menyatukan tujuan.

Berikut enam poin ikrar PKS untuk Pemilu 2024:

1. Taat dan patuh terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesa 1945, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia

2. Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika

3. Taat dan patuh kepada pimpinan partai, AD/ART Partai Keadilan Sejahtera, serta peraturan partai lainnya

Baca juga: Presiden PKS: Kalau Ada yang Merasa Terpaksa Dukung Anies, Saya Cabut SK-nya

4. Bekerja dengan kesungguhan hati, berjuang dengan keras, cerdas, ikhlas dan tuntas untuk memenangkan Partai Keadilan Sejahtera serta memenangkan Saudara Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesa pada Pemilu 2024

5. Membangun kebersamaan dan kesatuan dalam satu komando pemenangan Pemilu 2024

6. Membangun komunikasi dan kerja sama secara optimal dengan seluruh elemen bangsa untuk melayani rakyat, menyiapkan calon pemimpin terbaik, dan menjaga suara rakyat dalam Pemilu 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Beragam Respons Kubu Prabowo-Gibran soal 'Amicus Curiae' Megawati dan Sejumlah Tokoh Lain

Beragam Respons Kubu Prabowo-Gibran soal "Amicus Curiae" Megawati dan Sejumlah Tokoh Lain

Nasional
Yusril Harap Formasi Kabinet Prabowo-Gibran Tak Hanya Pertimbangkan Kekuatan di DPR

Yusril Harap Formasi Kabinet Prabowo-Gibran Tak Hanya Pertimbangkan Kekuatan di DPR

Nasional
Eks Ajudan Ungkap Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan Anak SYL

Eks Ajudan Ungkap Anggaran Kementan untuk Bayar Dokter Kecantikan Anak SYL

Nasional
Yusril Bilang KIM Belum Pernah Gelar Pertemuan Formal Bahas Kabinet Prabowo

Yusril Bilang KIM Belum Pernah Gelar Pertemuan Formal Bahas Kabinet Prabowo

Nasional
Yusril Nilai Tak Semua Partai Harus Ditarik ke Kabinet Prabowo Kelak

Yusril Nilai Tak Semua Partai Harus Ditarik ke Kabinet Prabowo Kelak

Nasional
Cara Urus Surat Pindah Domisili

Cara Urus Surat Pindah Domisili

Nasional
Tanggal 20 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 20 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi 'Amicus Curiae' di MK

TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi "Amicus Curiae" di MK

Nasional
Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Nasional
Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Nasional
PAN Minta 'Amicus Curiae' Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

PAN Minta "Amicus Curiae" Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

Nasional
KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

Nasional
Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Nasional
Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com