Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Ridwan Kamil, Golkar Tambah Target Perolehan Kursi di DKI, Jabar, dan Banten

Kompas.com - 26/01/2023, 08:12 WIB
Ardito Ramadhan,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga menambah target perolehan kursi partainya di wilayah Jawa I (Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat) seiring dengan bergabungnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Hal ini disampaikan Airlangga saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Pemenangan Pemilu Jawa I yang digelar di kawasan Pecenongan, Jakarta, Rabu (25/1/2023) malam kemarin.

"Dengan kehadiran Kang Emil khusus (perolehan suara) dihitung ulang, tapi dihitung ulangnya jangan banyak-banyak yang penting nambah," kata Airlangga, Rabu malam.

Baca juga: Golkar Nilai Wajar Kaesang Akhirnya Ingin Terjun di Dunia Politik

Airlangga membeberkan, di provinsi Banten, Golkar mengubah target perolehan suara dari 3 kursi DPR RI menjadi 4 kursi, 11 kursi DPRD provinsi menjadi 20 kursi, dan 60 kursi DPRD kabupaten/kota menjadi 90 kursi.

Ia melanjutkan, Golkar awalnya menargetkan perolehan kursi anggota DPR dari provinsi Jawa Barat dari 14 kursi menjadi 23 kursi, tapi target ini diterapkan sebelum Ridwan Kamil bergabung.

"Itu 14 menjadi 23 belum ada Kang Emil. Jadi pertanyaannya Kang Emil ingin nambah berapa nih. Target sementara 23 belum ada Kang Emil. Dengan Kang Emil tentu ada tambahan,” ujar Airlangga.

Ia pun menargetkan kursi Golkar di DPRD Jawa Barat naik dari 16 menjadi 25 kursi, sedangkan kursi di DPRD kabupaten/kota Jawa Barat bertambah dari 194 menjadi 293 kursi.

Sementara itu, di DKI Jakarta, Airlangga menargetkan Golkar dapat memperoleh 3 kursi DPR dari sebelumnya 1 kursi dan menambah kursi DPRD dari 6 menjadi 12 kursi.

Airlangga menyatakan, perubahan target ini sesuai dengan tugas Ridwan Kamil di Partai Golkar, yakni sebagai wakil ketua umum bidang penggalangan pemilih.

Baca juga: Golkar Persilakan Kaesang Bergabung asal Punya Niat Baik dan Satu Visi

"Penugasannya penggalangan pemilih sehingga tentu diharapkan akan menambah porsi kemenangan partai Golkar di Jabar, di DKI, di Banten dan di wilayah lain yang sudah ditugaskan ke Pak Emil," kata Airlangga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Latihan Operasi Laut Gabungan 2024, Koarmada I Siapkan KRI Halasan untuk Tembak Rudal Exocet

Latihan Operasi Laut Gabungan 2024, Koarmada I Siapkan KRI Halasan untuk Tembak Rudal Exocet

Nasional
Yusril: Tak Ada Bukti Kuat Kubu Prabowo-Gibran Curang di Pilpres 2024

Yusril: Tak Ada Bukti Kuat Kubu Prabowo-Gibran Curang di Pilpres 2024

Nasional
Hakim MK Diminta Selamatkan Konstitusi lewat Putusan Sengketa Pilpres 2024

Hakim MK Diminta Selamatkan Konstitusi lewat Putusan Sengketa Pilpres 2024

Nasional
MK Bakal Unggah Dokumen 'Amicus Curiae' agar Bisa Diakses Publik

MK Bakal Unggah Dokumen "Amicus Curiae" agar Bisa Diakses Publik

Nasional
PSI Punya 180 Anggota DPRD, Kaesang: Modal Baik untuk Pilkada

PSI Punya 180 Anggota DPRD, Kaesang: Modal Baik untuk Pilkada

Nasional
Polri Sebut 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Pernah Latihan Paramiliter di Poso

Polri Sebut 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Pernah Latihan Paramiliter di Poso

Nasional
MK Kirim Surat Panggilan untuk Hadiri Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2024

MK Kirim Surat Panggilan untuk Hadiri Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2024

Nasional
Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024 Dinilai Bakal Tunjukan Apakah Indonesia Masih Negara Hukum

Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024 Dinilai Bakal Tunjukan Apakah Indonesia Masih Negara Hukum

Nasional
Daftar Aset Mewah Harvey Moeis yang Disita Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah

Daftar Aset Mewah Harvey Moeis yang Disita Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah

Nasional
Hanya Pihak Berkepentingan yang Boleh Hadir di Sidang Putusan Sengketa Pilpres

Hanya Pihak Berkepentingan yang Boleh Hadir di Sidang Putusan Sengketa Pilpres

Nasional
Soal Maju Kembali di Pilkada Jateng, Sudirman Said: Kan Sudah Pernah

Soal Maju Kembali di Pilkada Jateng, Sudirman Said: Kan Sudah Pernah

Nasional
FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Dukung Hakim MK Bikin Putusan yang Seadil-adilnya

FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Dukung Hakim MK Bikin Putusan yang Seadil-adilnya

Nasional
Bantah Putusan Bocor, MK: Rapat Hakim Masih sampai Minggu

Bantah Putusan Bocor, MK: Rapat Hakim Masih sampai Minggu

Nasional
Jaga Independensi, MK Sembunyikan Karangan Bunga yang Sindir Sengketa Pilpres 2024

Jaga Independensi, MK Sembunyikan Karangan Bunga yang Sindir Sengketa Pilpres 2024

Nasional
Busyro Muqqodas Harap Putusan MK Soal Sengketa Pilpres Berpihak pada Etika Kenegaraan

Busyro Muqqodas Harap Putusan MK Soal Sengketa Pilpres Berpihak pada Etika Kenegaraan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com