Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/01/2023, 20:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menilai, pertemuan yang dilakukan Ketua Umum Prabowo Subianto dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Kota Solo sebagai sesuatu hal yang baik.

Apalagi, pertemuan itu dilakukan menjelang tahun politik Pemilu 2024.

"Bagus sekali. Karena ini bagian dari komunikasi politik, mendekati tahapan kontestasi demokrasi. Apa yang dilakukan Pak Prabowo sangat sejuk buat suasana yang semakin cair," kata Sandiaga ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: Hasil Musra Kalsel, Airlangga, Prabowo, dan Ganjar Figur Capres dengan Elektabilitas Tertinggi

Sandiaga mengungkapkan, pertemuan kedua tokoh politik berbeda partai ini juga membawa kesejukan dalam menyambut tahun politik.

Utamanya, untuk meredam isu polarisasi yang kerap dikaitkan terjadi menjelang pesta demokrasi.

"Dan itulah harapan seluruh masyarakat bahwa kontestasi demokrasi ini jangan buat kita terpolarisasi," kata dia.

Sandiaga mengatakan, semua pihak tentu berharap adanya kedamaian antar partai-politik.

Hal itu, menurut dia, dapat diwujudkan dengan mengadakan berbagai pertemuan atau silaturahmi.

Sandiaga juga berharap pertemuan politik itu berdampak baik bagi sektor pariwisata.

"Semakin banyak silaturahmi. Semakin banyak pembicaraan. Semakin banyak kesepahaman. Semakin banyak pertemuan-pertemuan dan itu juga buat pariwisata kan," ujar dia. 

"Jadi ini tahun politik, bagus buat pariwisata. Karena ekonomi kreatif setiap ada mobilitas dan pergerakan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kontestasi ini akan berdampak pada pencapaian 1,4 miliar wisatawan nusantara," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ini.

Baca juga: Sandiaga Uno Dengar Kaesang Akan Masuk Gerindra

Diberitakan sebelumnya, pertemuan makan malam antara Gibran Rakabuming Raka dan Prabowo Subianto berlangsung di Loji Gandrung, Kota Solo, Jawa Tengah.

Selama pertemuan sekitar satu jam itu, Prabowo sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku tak ada pembahasan yang cukup serius.

"Saya sowan, saya diundang makan oleh Wali Kota, jadi tidak ada yang terlalu serius begitu. Saya sangat berterima kasih, ini pertama kali saya lama jadi warga negara Indonesia bisa masuk ke rumah Dinas Wali Kota yang sudah usianya ratusan tahun, kalau tidak salah sejak 1830, pengalaman sejarah bagi saya," kata Prabowo, setelah makan malam, Selasa (24/1/2023).

Dalam pertemuan itu, Gibran mengungkapkan kekagumannya terhadap Prabowo Subianto.

"(Sosok Prabowo) Banyak, luar biasa. Beliau itu salah satu mentor, guru pembimbing saya. Role model (panutan) saya," kata Gibran.

Putra Presiden Joko Widodo ini mengungkapkan, Prabowo memiliki pengalaman yang cukup banyak di dunia politik.

"(Kiprah) banyak, terutama ketika saat Beliau sudah menjabat sebagai menteri. Banyak sekali. enggak usah disebut, pada sudah tahu prestasi Beliau," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perlindungan Hukum Rahasia Dagang di Indonesia

Perlindungan Hukum Rahasia Dagang di Indonesia

Nasional
Tanggal 1 Februari Hari Memperingati Apa?

Tanggal 1 Februari Hari Memperingati Apa?

Nasional
Sekjen PDI-P: Kalau Anak Bandung Tak Punya Spirit Guncangkan Dunia, Kita Sia-siakan Sejarah

Sekjen PDI-P: Kalau Anak Bandung Tak Punya Spirit Guncangkan Dunia, Kita Sia-siakan Sejarah

Nasional
KPK Sebut Nilai Manfaat Akan Habis Jika Biaya Haji Tak Dinaikkan

KPK Sebut Nilai Manfaat Akan Habis Jika Biaya Haji Tak Dinaikkan

Nasional
PDI-P dan PBB Jajaki Koalisi, Belum Bahas Capres-Cawapres

PDI-P dan PBB Jajaki Koalisi, Belum Bahas Capres-Cawapres

Nasional
Gibran Digadang Nyagub, PDI-P Pilih Fokus Pileg dan Pilpres Terlebih Dulu

Gibran Digadang Nyagub, PDI-P Pilih Fokus Pileg dan Pilpres Terlebih Dulu

Nasional
Jaksa Bilang Sambo Ingin Limpahkan Semua Kesalahan Pembunuhan Brigadir J ke Bharada E

Jaksa Bilang Sambo Ingin Limpahkan Semua Kesalahan Pembunuhan Brigadir J ke Bharada E

Nasional
Pesan Ketum PBNU untuk Masyarakat yang Akan Hadiri Resepsi 1 Abad NU

Pesan Ketum PBNU untuk Masyarakat yang Akan Hadiri Resepsi 1 Abad NU

Nasional
Setiap Pekan, Polri Minta Kominfo Blokir 100 Situs Judi 'Online'

Setiap Pekan, Polri Minta Kominfo Blokir 100 Situs Judi "Online"

Nasional
Wapres Optimistis Target Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen Dapat Tercapai

Wapres Optimistis Target Angka Kemiskinan Ekstrem Nol Persen Dapat Tercapai

Nasional
Wacana Kades 9 Tahun Berpotensi Menyuburkan Praktik Oligarki di Desa

Wacana Kades 9 Tahun Berpotensi Menyuburkan Praktik Oligarki di Desa

Nasional
Paloh Bertemu Jokowi, Hasto PDI-P: Sebelum Keputusan Penting, Misalnya 'Reshuffle', Ada Pemberitahuan

Paloh Bertemu Jokowi, Hasto PDI-P: Sebelum Keputusan Penting, Misalnya "Reshuffle", Ada Pemberitahuan

Nasional
Wacana Kades 9 Tahun Dinilai Tak Bermanfaat Bagi Warga Desa

Wacana Kades 9 Tahun Dinilai Tak Bermanfaat Bagi Warga Desa

Nasional
Solusi Korupsi Dana Desa Lebih Mendesak Ketimbang Wacana Kades 9 Tahun

Solusi Korupsi Dana Desa Lebih Mendesak Ketimbang Wacana Kades 9 Tahun

Nasional
Timsel KPUD Direkrut Tertutup, KPU Didesak Transparan dan Jaga Independensi

Timsel KPUD Direkrut Tertutup, KPU Didesak Transparan dan Jaga Independensi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.