Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Raya Natal, 143 Orang Kunjungi 47 Tahanan Korupsi di Rutan KPK

Kompas.com - 26/12/2022, 08:06 WIB
Syakirun Ni'am,
Sabrina Asril

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 143 orang mengunjungi rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari raya Natal 2022.

Sebagaimana diketahui, KPK membuka layanan kunjungan terbatas bagi masyarakat yang ingin menjenguk keluarga mereka di dalam Rutan.

Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri mengatakan, 143 orang tersebut mengunjungi 47 tahanan tersangka korupsi.

“Sejumlah 47 Tahanan memanfaatkan momentum ini untuk menerima kunjungan dari 143 orang,” kata Ali dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (26/12/2022).

Baca juga: Eks Mensos Juliari Batubara Dapat Remisi Natal, Masa Hukuman Dipotong 1 Bulan

Sebanyak 52 pengunjung membesuk keluarga mereka di Rutan gedung Merah Putih, 48 orang membesuk ke Rutan Pomdam Jaya Guntur, dan 43 orang ke Rutan pada Kavling C1 gedung KPK lama.

Ali mengatakan, KPK membatasi pertemuan itu hanya pada pukul 10.00-12.00 WIB. Pengunjung harus mendaftar sejak pukul 07.30 WIB. Sementara, penitipan makanan dibatasi hingga pukul 09.30 WIB.

Adapun 12 tahanan KPK yang merayakan Natal melaksanakan ibadah tahunan itu pada pukul 13.30-15.00 WIB di Rutan KPK gedung Merah Putih.

“Ibadah berlangsung khidmat bersama Pendeta Selvanus Tuhumena dari GMII (Gereja Misi Injil Indonesia),” tutur Ali.

Baca juga: 699 Napi di Jakarta Dapat Remisi Natal, 9 Orang Hirup Udara Bebas

Menurut Jaksa tersebut, momentum hari raya Natal bisa menjadi refleksi bagi setiap orang agar menjauhi sifat dan perilaku yang dilarang agama, termasuk korupsi.

Sebab, dengan melakukan korupsi, seseorang merampas hak orang lain, baik langsung maupun tidak langsung.

KPK berharap, refleksi hari raya Natal bisa mendorong para tersangka menyadari perbuatannya.

“Segera menginsafi segala perbuatannya, kooperatif dalam mengikuti proses penegakan hukumnya, serta nantinya lahir kembali menjadi pribadi yang jujur berintegritas,” ujar Ali.

Baca juga: 95 Narapidana Langsung Bebas Usai Dapat Remisi Khusus Natal

Sebelumnya, pada momentum Natal ini, Rutan KPK tidak hanya dikunjungi pemeluk agama Kristen dan Katolik. 

Kepala Rutan KPK Ahmad Fauzi mengatakan, penganut agama lain seperti Islam juga diperbolehkan menemui keluarganya yang mendekam di Rutan.

“Iya memang momen hari raya ini kan sebenarnya seperti lebaran lah, kan kita buka untuk yang beragama Muslim tapi yang Nasrani pun bisa ikut bisa menikmati,” kata Fauzi saat ditemui di KPK, Minggu (25/12/2022).

Berdasarkan data KPK, saat ini terdapat 12 tahanan yang menganut agama Nasrani. Mereka tersebar di Rutan Merah Putih, Rutan kavling C1 gedung KPK lama, dan Rutan Pomdam Jaya Guntur.

Fauzi mengatakan, KPK tetap memenuhi hak beribadah para tahanan. Pada perayaan Natal tahun ini, 12 tersangka korupsi itu dikumpulkan di Rutan Merah Putih untuk melaksanakan ibadah bersama pendeta yang telah didatangkan KPK.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

AHY Sebut Lahan 2.086 Hektare di IKN Belum 'Clear', Masih Dihuni Warga

AHY Sebut Lahan 2.086 Hektare di IKN Belum "Clear", Masih Dihuni Warga

Nasional
Tak Persoalkan PKB Ingin Kerja Sama dengan Prabowo, PKS: Kita Enggak Jauh-jauh

Tak Persoalkan PKB Ingin Kerja Sama dengan Prabowo, PKS: Kita Enggak Jauh-jauh

Nasional
Bapanas Prediksi Harga Bawang Merah Normal 30-40 Hari ke Depan

Bapanas Prediksi Harga Bawang Merah Normal 30-40 Hari ke Depan

Nasional
PKS Jajaki Komunikasi dengan Prabowo

PKS Jajaki Komunikasi dengan Prabowo

Nasional
Dewas Harap Wakil Ketua KPK Laporkan Albertina Ho Bukan karena Sedang Tersangkut Kasus Etik

Dewas Harap Wakil Ketua KPK Laporkan Albertina Ho Bukan karena Sedang Tersangkut Kasus Etik

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Tak Titip Program Tertentu untuk Dilanjutkan Gibran

Wapres Ma'ruf Amin Tak Titip Program Tertentu untuk Dilanjutkan Gibran

Nasional
Gibran Minta Petuah Saat Sowan ke Wapres Ma'fuf Amin

Gibran Minta Petuah Saat Sowan ke Wapres Ma'fuf Amin

Nasional
Tantang PDI-P Tarik Semua Menteri Usai Sebut Jokowi Bukan Kader Lagi, TKN: Daripada Capek-capek PTUN

Tantang PDI-P Tarik Semua Menteri Usai Sebut Jokowi Bukan Kader Lagi, TKN: Daripada Capek-capek PTUN

Nasional
Relaksasi HET Beras Premium Diperpanjang hingga 31 Mei 2024

Relaksasi HET Beras Premium Diperpanjang hingga 31 Mei 2024

Nasional
Gibran Disebut Masih Fokus di Solo, Undang Wapres Ma'ruf Resmikan Destinasi Wisata

Gibran Disebut Masih Fokus di Solo, Undang Wapres Ma'ruf Resmikan Destinasi Wisata

Nasional
Dewas Ungkap Klarifikasi Albertina Ho yang Dilaporkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

Dewas Ungkap Klarifikasi Albertina Ho yang Dilaporkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

Nasional
Nasdem-PKS Jajaki Kerja Sama di Pilkada DKI, Termasuk Opsi Usung Anies

Nasdem-PKS Jajaki Kerja Sama di Pilkada DKI, Termasuk Opsi Usung Anies

Nasional
KPK Duga Hakim Agung Gazalba Saleh Cuci Uang Rp 20 Miliar

KPK Duga Hakim Agung Gazalba Saleh Cuci Uang Rp 20 Miliar

Nasional
Gibran Bakal ke Istana Malam Ini, Bersama Prabowo?

Gibran Bakal ke Istana Malam Ini, Bersama Prabowo?

Nasional
Surya Paloh Sebut Nasdem dan PKS Siap Bergabung ke Pemerintahan Prabowo maupun Jadi Oposisi

Surya Paloh Sebut Nasdem dan PKS Siap Bergabung ke Pemerintahan Prabowo maupun Jadi Oposisi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com