Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jenderal Andika Perkasa Akan Tentukan Langkah Setelah 1 Januari 2023

Kompas.com - 21/12/2022, 09:18 WIB
Nirmala Maulana Achmad,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jenderal Andika Perkasa telah resmi menyerahkan jabatannya sebagai Panglima TNI kepada Laksamana Yudo Margono, Selasa (20/12/2022) kemarin.

Kendati sudah tak lagi menjabat sebagai Panglima TNI, Andika masih seorang perwira tinggi TNI aktif hingga akhir Desember 2022.

Nama Andika sebelumnya cukup santer terdengar di dalam kancah politik. Di berbagai survei yang dilakukan lembaga survei, elektabilitas Andika cukup lumayan.

Baca juga: Jenderal Andika Wariskan Perlengkapan Baru ke Panglima Yudo Margono Buat Lawan KKB di Papua

Survei yang dilakukan Litbang Kompas pada 17-30 Januari 2022, menunjukkan, elektabilitas Andika mencapai 2 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan politikus PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPR, Puan Maharani yang hanya memperoleh 0,6 persen saat itu.

Hal senada juga terlihat berdasarkan survei Indopol yang dilakukan pada 24 Juni-1 Juli 2022. Elektabilitas Andika mencapai 2,76 persen, jauh melesat dibandingkan survei yang sama yang dilangsungkan sebelumnya. Saat itu, elektabilitas Andika masih 0,57 persen.

Tak hanya di survei. Menantu mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono bahkan sempat masuk ke dalam bursa bakal calon presiden yang akan diusung Partai Nasdem.

Panglima TNI Jenderal Andika PerkasaKOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

Nama Andika bersanding dengan dua nama besar lainnya, yakni mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Meski belakangan partai besutan Surya Paloh itu memutuskan mengusung Anies sebagai bakal capres bersama dua partai politik lainnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.

Kemana Andika setelah pensiun?

Melihat namanya yang masuk bursa, Andika memandang bahwa hal itu merupakan sebuah bentuk kepercayaan publik terhadap dirinya secara pribadi, maupun institusi.

Ketika bertandang ke Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Mei 2022, Andika saat itu menyatakan bahwa dirinya masih fokus menjalankan tugasnya sebagai panglima TNI.

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Purnatugas, Segini Jumlah Gaji Pensiun yang Bakal Dia Terima

Meski demikian upaya mendukung Andika untuk terjun ke dunia politik tetap berjalan. Bahkan, sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Pendukung Andika Perkasa untuk Indonesia atau Pendekar Indonesia, mendorong dirinya untuk mencalonkan diri sebagai capres.

Ketua Pendekar Indonesia Hendrawan Saragi menilai, Andika merupakan sosok yang tegas, cerdas dan pantas. Selain itu, Andika juga dinilai memiliki perhatian tinggi kepada prajurit.

Sementara itu, Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi menilai, Andika lebih tepat mendampingi Anies, apabila jadi dicalonkan sebagai capres di Pilpres 2024, ketimbang Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sosok Andika dipandang dapat melengkapi Anies yang lekat dengan citra politik identitas dan sarat dengan label antitesis Presiden Joko Widodo. 

Selain itu, Andika juga dipandang dapat menjadi sosok "kuda hitam" sebagai capres apabila parpol deadlock menentukan calon karena persoalan konflik internal.

Halaman:


Terkini Lainnya

INA Digital Bakal Akomodasi Program Makan Siang Gratis Prabowo

INA Digital Bakal Akomodasi Program Makan Siang Gratis Prabowo

Nasional
PAN Tak Gentar jika PDI-P Usung Ahok pada Pilkada Sumut

PAN Tak Gentar jika PDI-P Usung Ahok pada Pilkada Sumut

Nasional
PN Jaksel Kabulkan Pencabutan Gugatan Praperadilan Sekjen DPR

PN Jaksel Kabulkan Pencabutan Gugatan Praperadilan Sekjen DPR

Nasional
Jadi Saksi TPPU SYL, Bos Maktour: Saya Pelayan Allah, Wajib Layani Siapa Pun yang Datang

Jadi Saksi TPPU SYL, Bos Maktour: Saya Pelayan Allah, Wajib Layani Siapa Pun yang Datang

Nasional
Jokowi Panggil Nadiem Makarim ke Istana, Bahas UKT Mahal

Jokowi Panggil Nadiem Makarim ke Istana, Bahas UKT Mahal

Nasional
INA Digital Mulai Operasi September 2024, Prioritaskan 9 Layanan

INA Digital Mulai Operasi September 2024, Prioritaskan 9 Layanan

Nasional
Jampidsus Dilaporkan ke KPK atas Dugaan Korupsi Lelang Barang Rampasan Negara

Jampidsus Dilaporkan ke KPK atas Dugaan Korupsi Lelang Barang Rampasan Negara

Nasional
Sindir Kementerian yang Punya 5.000 Aplikasi, Jokowi: Ruwet, Perlu Kita Setop

Sindir Kementerian yang Punya 5.000 Aplikasi, Jokowi: Ruwet, Perlu Kita Setop

Nasional
Entaskan Defisit Protein Hewani Daerah Pelosok, Dompet Dhuafa Kenalkan Program Tebar Hewan Kurban di Kurbanaval Goes To Hypermart

Entaskan Defisit Protein Hewani Daerah Pelosok, Dompet Dhuafa Kenalkan Program Tebar Hewan Kurban di Kurbanaval Goes To Hypermart

Nasional
Tanggapi Keluhan Ikang Fawzi soal Layanan, Dirut BPJS: Jangan Digeneralisir, Saat Itu Lagi Perbaikan

Tanggapi Keluhan Ikang Fawzi soal Layanan, Dirut BPJS: Jangan Digeneralisir, Saat Itu Lagi Perbaikan

Nasional
Kabulkan Eksepsi Gazalba Saleh, Hakim: Jaksa KPK Bisa Ajukan Lagi

Kabulkan Eksepsi Gazalba Saleh, Hakim: Jaksa KPK Bisa Ajukan Lagi

Nasional
Ada 27.000 Aplikasi Milik Pemerintah, Jokowi: Tidak Terintegrasi dan Tumpang Tindih

Ada 27.000 Aplikasi Milik Pemerintah, Jokowi: Tidak Terintegrasi dan Tumpang Tindih

Nasional
Kabulkan Eksepsi Gazalba Saleh, Hakim: KPK Tak Dapat Delegasi dari Jaksa Agung

Kabulkan Eksepsi Gazalba Saleh, Hakim: KPK Tak Dapat Delegasi dari Jaksa Agung

Nasional
Jajak Pendapat Litbang 'Kompas', Hanya 18 Persen Responden yang Tahu UU MK Sedang Direvisi

Jajak Pendapat Litbang "Kompas", Hanya 18 Persen Responden yang Tahu UU MK Sedang Direvisi

Nasional
Caleg PKS Aceh Tamiang Berstatus Buron Kasus Narkoba, Sempat Kabur 3 Minggu

Caleg PKS Aceh Tamiang Berstatus Buron Kasus Narkoba, Sempat Kabur 3 Minggu

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com