Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/12/2022, 14:44 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) terus berkomitmen untuk menjalankan berbagai program kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Salah satu komitmen tersebut diwujudkan melalui program pemasangan penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) yang didukung Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dan pemerintah daerah (pemda).

Adapun program PJUTS kali ini menyasar di tujuh kabupaten Provinsi Maluku dengan total pemasangan 355 unit penerangan jalan.

PJUTS di Provinsi Maluku merupakan program Tahun Anggaran (TA) 2022 yang disalurkan untuk tujuh kabupaten, yakni Kabupaten Buru Selatan sebanyak 50 unit, Kabupaten Kepulauan Aru 50 unit, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar 95 unit.

Kemudian, Kabupaten Maluku Barat Data sebanyak 45 unit, Kabupaten Maluku Tenggara 40 unit, Kabupaten Seram Bagian Barat 40 unit, dan Kabupaten Seram Bagian Timur 40 unit.

tenaga listrikBaca juga: Pemprov DKI Bakal Tambah 100 Kendaraan Dinas Tenaga Listrik, Fraksi PKS: Harusnya Jadi Contoh

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur EBTKE Hendra Iswahyudi mengatakan, program pemasangan PJUTS merupakan salah satu solusi efisiensi tenaga listrik untuk penerangan yang difokuskan pada jalan pedesaan.

Utamanya, jalan yang sulit dijangkau jaringan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Selain bermanfaat bagi penerangan masyarakat, kata Hendra, program pemasangan PJUTS juga dinilai dapat menghemat pengeluaran daerah untuk anggaran pembayaran listrik.

"Pemasangan PJUTS ini sangat bermanfaat bagi pemda untuk menghemat pengeluaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari pajak penerangan jalan," ujarnya seperti yang dikutip dari Ebtke.esdm.go.id, Kamis (8/12/2022).

Manfaat tersebut, lanjut Hendra, akan semakin dirasakan setelah penerapan tarif adjustment pada triwulan III-2022 bagi golongan rumah tangga berdaya 3/500 Volt Ampere (VA) atau lebih dan golongan pemerintah, termasuk di dalamnya golongan tarif penerangan jalan umum

Pernyataan tersebut Hendra sampaikan saat menghadiri peresmian dan penyerahan PJUTS secara simbolis di Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku, Rabu (7/12/2022).

Baca juga: 4 Cara Menghemat Energi Saat Menggunakan Kulkas

Hendra menjelaskan, program PJUTS merupakan salah satu instrumen untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan akses energi modern.

“Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mewujudkan energi berkeadilan, sebagaimana visi dan misi presiden serta wakil presiden (wapres) Indonesia,” jelasnya.

Tak lupa, Hendra memberikan apresiasi kepada anggota Komisi VII DPR RI Mercy Chriesty Barends selaku pihak yang menginisiasi usulan pemasangan 355 unit PJUTS dan pemda penerima manfaat sehingga program ini dapat dilaksanakan.

“Semoga dengan adanya pemasangan PJUTS ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat agar pengembangan perekonomian dapat berjalan lebih cepat.

Hendra juga berharap, masyarakat dapat bersama menjaga PJUTS agar bisa merasakan manfaatnya dalam jangka waktu yang panjang.

Baca juga: Korupsi Proyek PJU Tenaga Surya, Kejari Lamongan Tetapkan 4 Orang Tersangka

Apresiasi dari berbagai pihak

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Buru Selatan Gerson Eliaser Selsili dan Anggota Komisi VII DPR RI Mercy Chriesty Barends menyampaikan apresiasi terhadap pemasangan PJUTS.

Pada tahun berikutnya, Gerson berharap alokasi pemasangan PJUTS dapat ditambah karena masih banyak jalan-jalan di wilayah pelosok dengan kondisi masih gelap atau belum ada penerangan.

Untuk diketahui, program PJUTS yang diberikan kali ini memiliki jaminan pemeliharaan selama dua tahun.

Selain itu, juga ditambah garansi sistem selama tiga tahun sejak jaminan pemeliharaan berakhir, sehingga total lima tahun jaminan perbaikan ditanggung oleh penyedia.

Baca juga: Ini yang Menyebabkan Garansi Baterai Innova Zenix Hybrid Hangus

Apabila terdapat kerusakan, pihak terkait dapat melaporkan ke pusat layanan perbaikan (service center), nomor kontak tertera pada QR code pada tiang lampu PJUTS atau melalui layanan pengaduan Ditjen EBTKE.

Pada kegiatan tersebut, turut hadir sejumlah pihak penting dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru Selatan, perwakilan Dinas ESDM Provinsi Maluku, Camat Namrole, dan Kepala Desa (Kades) Labuang, serta masyarakat penerima manfaat PJUTS.

Sebagai informasi, pemasangan PJUTS sepanjang 2022 telah direalisasikan sebanyak 20.546 unit atau setara menerangi jalan sepanjang 1.273 kilometer (km) yang tersebar di wilayah Indonesia.

Dengan demikian, program pemasangan PJUTS yang telah dilaksanakan oleh Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE sejak TA 2015 hingga TA 2022 sejumlah 111.233 unit atau setara menerangi jalan sepanjang 5.562 km.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Immanuel Ebenezer Tak Lagi Dukung Ganjar, GP Mania Segera Dibubarkan

Immanuel Ebenezer Tak Lagi Dukung Ganjar, GP Mania Segera Dibubarkan

Nasional
Perselisihan PKB-PBNU Harus Diakhiri supaya Tak Meluas

Perselisihan PKB-PBNU Harus Diakhiri supaya Tak Meluas

Nasional
Soal Safari Politik Puan, Elite PDI-P: Akan Ada Kejutan

Soal Safari Politik Puan, Elite PDI-P: Akan Ada Kejutan

Nasional
Konflik Elite PKB-PBNU Dinilai Bisa Ganggu Stabilitas Jelang Pemilu

Konflik Elite PKB-PBNU Dinilai Bisa Ganggu Stabilitas Jelang Pemilu

Nasional
Gerindra Disarankan Rangkul PBNU yang Sedang Tak Akur dengan PKB

Gerindra Disarankan Rangkul PBNU yang Sedang Tak Akur dengan PKB

Nasional
Politikus PDI-P Nilai Gubernur Semestinya Dipilih DPRD, Bukan Rakyat

Politikus PDI-P Nilai Gubernur Semestinya Dipilih DPRD, Bukan Rakyat

Nasional
Selain Penjara Seumur Hidup, 4 Prajurit TNI Terdakwa Mutilasi Dituntut Dipecat dari Kesatuan

Selain Penjara Seumur Hidup, 4 Prajurit TNI Terdakwa Mutilasi Dituntut Dipecat dari Kesatuan

Nasional
Pimpinan DPR Minta Pemerintah Usut Kasus Gagal Ginjal Akut yang Kembali Muncul

Pimpinan DPR Minta Pemerintah Usut Kasus Gagal Ginjal Akut yang Kembali Muncul

Nasional
Momen Erick Thohir Izin ke Jokowi Pakai Baju Banser di Resepsi 1 Abad NU

Momen Erick Thohir Izin ke Jokowi Pakai Baju Banser di Resepsi 1 Abad NU

Nasional
4 Prajurit TNI Terdakwa Mutilasi Warga Nduga Dituntut Penjara Seumur Hidup

4 Prajurit TNI Terdakwa Mutilasi Warga Nduga Dituntut Penjara Seumur Hidup

Nasional
Lantik 11 Kajati, Jaksa Agung Minta Tak Perlu Seremonial secara Berlebihan

Lantik 11 Kajati, Jaksa Agung Minta Tak Perlu Seremonial secara Berlebihan

Nasional
2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di DKI, Bareskrim Tunggu Hasil Pemeriksaan BPOM

2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di DKI, Bareskrim Tunggu Hasil Pemeriksaan BPOM

Nasional
Pesawat Susi Air Diyakini Dibakar di Nduga Papua, Pihak Perusahaan Cek Dugaan Sabotase

Pesawat Susi Air Diyakini Dibakar di Nduga Papua, Pihak Perusahaan Cek Dugaan Sabotase

Nasional
Saat NU Tinggalkan Politik Praktis dan Kembali ke Khittah 1926...

Saat NU Tinggalkan Politik Praktis dan Kembali ke Khittah 1926...

Nasional
Penjelasan Gerindra soal Prabowo yang Mengaku Sering Dikhianati dan Dibohongi

Penjelasan Gerindra soal Prabowo yang Mengaku Sering Dikhianati dan Dibohongi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.