Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Kompetisi Anugerah Jurnalistik Kominfo 2022 Usai Digelar, Ini Daftar Lengkap Pemenangnya

Kompas.com - 01/12/2022, 20:20 WIB
A P Sari

Penulis

 

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menyelenggarakan kompetisi tahunan untuk jurnalis Anugerah Jurnalistik Kominfo (AJK) 2022. Acara puncak berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022).

Ada lima kategori kompetisi yang digelar sejak 19 Agustus 2022 tersebut, yakni liputan media cetak, media online, TV, radio, dan foto jurnalistik. Setiap kategori memiliki tiga pemenang.

Berikut daftar lengkap pemenang AJK 2022:

Kategori liputan media cetak:

  1. Rendi Fadillah dari Harian Sumatera Ekspress.
  2. Maulana Sandijaya dari Radar Bali.
  3. Arita Nugraheni dari Harian Kompas.

Kategori liputan media online:

  1. Luthfie Febrianto dari CNNIndonesia.com.
  2. Asep Fajar Munawar Sidik dari antaranews.com.
  3. Wahyu Adityo Prodjo dari Kompas.com.

Kategori liputan radio:

  1. Ustad Mukorobin dari RRI Purwokerto.
  2. Ardi dari RRI Merauke.
  3. Eko Susanto dari iRadio FM.

Kategori liputan radio:

  1. Firman Eko Handy dari LKBN Antara TV.
  2. Sufiani Tanjung dari CNN Indonesia TV.
  3. Maryo Sarong dan Githa Nila Maharkesri dari KompasTV.

Kategori foto jurnalistik:

  1. Andreas Fitri Atmoko dari LKBN Antara.
  2. Raditya Helabumi dari Kompas.id.
  3. Mushaful Imam dari inews.id.

Adapun AJK 2022 mengambil tema "Presidensi G20 Indonesia Wujudkan Transformasi Digital yang Inklusif, Memberdayakan, dan Berkelanjutan".

Kompetisi itu dibuka dengan pendaftaran karya mulai 19 Agustus 2022 lalu. Pengumuman hasil seleksi 10 besar telah dilaksanakan pada 15 November 2022 lalu melalui situs ajk.kominfo.go.id dan akun Instagram @ajkominfo.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi 'Amicus Curiae' di MK

TKN Klaim 10.000 Pendukung Prabowo-Gibran Akan Ajukan Diri Jadi "Amicus Curiae" di MK

Nasional
Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Tepis Tudingan Terima Bansos, 100.000 Pendukung Prabowo-Gibran Gelar Aksi di Depan MK Jumat

Nasional
Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Jaksa KPK Sentil Stafsus SYL Karena Ikut Urusi Ultah Nasdem

Nasional
PAN Minta 'Amicus Curiae' Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

PAN Minta "Amicus Curiae" Megawati Dihormati: Semua Paslon Ingin Putusan yang Adil

Nasional
KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

KPK Ultimatum.Pengusaha Sirajudin Machmud Hadiri Sidang Kasus Gereja Kingmi Mile 32

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

KSAU Pimpin Sertijab 8 Pejabat Utama TNI AU, Kolonel Ardi Syahri Jadi Kadispenau

Nasional
Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi di MK Kamis dan Jumat Besok

Nasional
Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Menteri PAN-RB Enggan Komentari Istrinya yang Diduga Diintimidasi Polisi

Nasional
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Juga Dilaporkan Korban ke Puspom TNI

Nasional
LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

LPSK Berikan Perlindungan Fisik kepada Eks Ajudan dan Sopir Syahrul Yasin Limpo

Nasional
Menko PMK Sebut Pembangunan 'Buffer Zone' Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Menko PMK Sebut Pembangunan "Buffer Zone" Pelabuhan Merak Terhambat Pembebasan Lahan

Nasional
Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Nasional
MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

Nasional
Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Nasional
Pemerintah Sebut Sistem 'One Way', 'Contraflow' dan Ganjil-Genap Terus Disempurnakan

Pemerintah Sebut Sistem "One Way", "Contraflow" dan Ganjil-Genap Terus Disempurnakan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com