Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/11/2022, 09:57 WIB

KOMPAS.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memastikan Kementerian Sosial (Kemensos) akan terus membantu warga Cianjur yang terdampak gempa. Ia sendiri telah mengunjungi kawasan terdampak bencana ini sebanyak tiga kali.

Sebagai tindak lanjut arahan tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Harry Hikmat mengunjungi Cianjur untuk memastikan kesiapan petugas dalam memberikan dukungan kepada warga terdampak.

Selain memastikan, Harry juga menyapa warga terdampak saat tiba di Posko Pengungsian di Lapangan Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Senin (28/11/2022).

Tak lupa, ia menanyakan kabar anak-anak terdampak gempa, termasuk tentang fasilitas tempat tidur dan belajar mereka.

Baca juga: Tinggal Sebatang Kara, Sumini Ditemukan Tewas Membusuk di Atas Tempat Tidur, Sudah 5 Hari Meninggal

"Tidurnya di mana?," tanya Harry dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (29/11/2022).

Salah satu anak bernama Zulfa yang ikut menyambut Harry pun menjawab.

"Di sini" kata siswi kelas VI Sekolah Dasar (SD) Negeri Sarongge yang merupakan salah satu dari 150 pengungsi di Posko Pengungsian di Lapangan Desa Ciputri.

"Ya, karena lagi darurat kalian sementara tidur di sini ya. Tetapi tetap belajar kan? Jangan lupa terus belajar ya. Belajar bisa di sekolah, di sini atau di mana saja," ucap Harry memberikan motivasi kepada anak-anak.

Baca juga: 70 Kata-kata Motivasi untuk Diri Sendiri Saat Hidup Sedang Terpuruk

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Harry Hikmat saat bermain dengan anak-anak terdampak gempa Cianjur.DOK. Humas Kemensos Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Harry Hikmat saat bermain dengan anak-anak terdampak gempa Cianjur.

Setelah menyapa anak-anak, Harry kemudian berbincang dengan ibu-ibu yang tengah sibuk menyiapkan sarapan di dapur umum.

Melihat pemandangan tersebut, ia mengaku takjub akan semangat ibu-ibu yang sigap menyiapkan makanan.

Sambil duduk lesehan di terpal, Harry ikut membantu membungkus makanan siap santap. Dapur umum di Lapangan Desa Ciputri setiap hari memproduksi sekitar 1.500 sampai 1.600 bungkus makanan siap santap.

Tak jauh dari tempat tersebut, juga didirikan dapur umum Kemensos di RW 08 yang dikelola oleh pegawai Sentra Mulya Jaya Kemensos dibantu para prajurit Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Dapur umum ini dapat memproduksi sekitar 1.400 bungkus makanan per hari.

Baca juga: 11 Warga Cianjur Masih Hilang, Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang

Harry menyatakan bahwa Kemensos akan terus melaksanakan tugas penanggulangan bencana di Cianjur.

"Kami bekerja total. Seluruh sumber daya kebencanaan kami kerahkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar, Kemensos telah mendirikan dapur umum di 21 lokasi. Dapur umum tersebut dapat memasok sekitar 82.201 paket makanan siap santap dalam sehari.

Terhitung per Minggu (26/11/2022), Kemensos telah memasok 305.246 paket makanan siap santap.

Untuk penanganan trauma, Kemensos telah membuka Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang tersebar di berbagai posko pengungsi dengan didukung 90 petugas LDP.

Selain itu, Kemensos juga mengerahkan 301 petugas sentra dan 520 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Bantu Korban Gempa Bumi di Cianjur, Pemkot Bekasi Terjunkan Petugas Kesehatan dan Tagana

Pantau pelaksanaan tugas penanganan bencana

Dalam kunjungan kali ini, Harry menjelaskan, pihaknya ingin memantau pelaksanaan tugas penanganan bencana oleh petugas yang sudah turun ke lapangan.

"Untuk memastikan bantuan telah dirasakan masyarakat. Sekaligus untuk memonitor sekiranya terdapat kebutuhan tambahan yang mungkin diperlukan," imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Harry juga menemui salah satu korban gempa Cianjur, Risman Ardian (24) di lokasi yang sama. Ia mengalami luka di kaki kanan akibat tertimpa material saat gempa terjadi.

Melihat kondisi tersebut, Harry pun memberikan motivasi Risman untuk terus bersemangat agar segera pulih.

Baca juga: Perkembangan Motorik: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

"Pelan-pelan sambil dilatih motoriknya. Coba nanti diperiksa lebih lanjut ya," kata Harry.

Risman mengaku sudah mendapatkan perawatan medis. Kemensos menjadwalkan menghadirkan tenaga medis untuk memastikan pengobatannya.

Tak lupa Harry juga menyapa anak-anak yang tengah menerima layanan dukungan psikososial (LDP). Ia sendiri ikut menghibur anak-anak, membagikan makanan anak, dan mengajak bernyanyi bersama.

Dalam perjalanan selanjutnya, Harry mengunjungi Posko Dapur Umum Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) di kawasan Tunggilis, Desa Ciputri.

Pada kesempatan itu, ia memeriksa kesiapan logistik dari Posko Tunggilis. Tempat ini diketahui mampu memproduksi sekitar 500 sampai 600 bungkus makanan siap santap sekali masak. Dalam sehari, Posko Tunggilis mampu memproduksi sekitar 1500 bungkus.

Baca juga: Cerita Sekelompok Pemuda di Flores Timur, Bagi-bagi Takjil dan Tanam Pohon di Lokasi Bencana

Sebagai titik terakhir, Harry meninjau lokasi bencana di Kampung Ranyom Rawa Cina, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur Kota, Kabupaten Cianjur.

Selama kunjungan, Harry mendapatkan laporan dari pimpinan sentra dan petugas lapangan tentang progres penanganan warga terdampak bencana.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Rencana Revisi UU Desa, Pimpinan Komisi II: Jangan Terjebak Topik Kecil dan Berdebat di Situ

Soal Rencana Revisi UU Desa, Pimpinan Komisi II: Jangan Terjebak Topik Kecil dan Berdebat di Situ

Nasional
Panglima TNI Tak Masalah Rapat dengan Komisi I Tanpa KSAD Dudung

Panglima TNI Tak Masalah Rapat dengan Komisi I Tanpa KSAD Dudung

Nasional
ICJR Tegaskan Bharada E Berhak Atas Keringanan Hukuman Sesuai UU

ICJR Tegaskan Bharada E Berhak Atas Keringanan Hukuman Sesuai UU

Nasional
Orangtua Bharada E Akan Hadiri Sidang Vonis Anaknya pada 15 Februari

Orangtua Bharada E Akan Hadiri Sidang Vonis Anaknya pada 15 Februari

Nasional
Anggota Komisi VII Pertanyakan Tata Cara Penetapan HGBT dalam Permen ESDM

Anggota Komisi VII Pertanyakan Tata Cara Penetapan HGBT dalam Permen ESDM

Nasional
Ketua Banggar DPR Sebut Calon Gubernur BI Harus Punya Chemistry dengan Pemerintah

Ketua Banggar DPR Sebut Calon Gubernur BI Harus Punya Chemistry dengan Pemerintah

Nasional
Orangtua Bharada E Berharap Anaknya Divonis Seringan-ringannya

Orangtua Bharada E Berharap Anaknya Divonis Seringan-ringannya

Nasional
Anggota Komisi III Cium Ketidakadilan pada Kasus Mahasiswa UI yang Tewas Jadi Tersangka

Anggota Komisi III Cium Ketidakadilan pada Kasus Mahasiswa UI yang Tewas Jadi Tersangka

Nasional
Soal Teguran Komisi I DPR, Panglima TNI Akan Sampaikan ke Dudung

Soal Teguran Komisi I DPR, Panglima TNI Akan Sampaikan ke Dudung

Nasional
Isak Tangis Fans Saat Beri Dukungan ke Orangtua Bharada E Warnai Ruang Sidang Usai Duplik Dibacakan

Isak Tangis Fans Saat Beri Dukungan ke Orangtua Bharada E Warnai Ruang Sidang Usai Duplik Dibacakan

Nasional
PDI-P Klaim Banyak Anak Muda Ingin Gabung: Kami Bukan Partai Orang 'Tuwek'

PDI-P Klaim Banyak Anak Muda Ingin Gabung: Kami Bukan Partai Orang "Tuwek"

Nasional
3 Kelompok Relawan Anies Bentuk Sekber, Ini Alasan Pilih Nama KIB

3 Kelompok Relawan Anies Bentuk Sekber, Ini Alasan Pilih Nama KIB

Nasional
Tak Ada 'Reshuffle' Rabu Pon, Pengamat Nilai Jokowi Ambil Jalan Kesejukan

Tak Ada "Reshuffle" Rabu Pon, Pengamat Nilai Jokowi Ambil Jalan Kesejukan

Nasional
Richard Eliezer Bakal Divonis pada 15 Februari

Richard Eliezer Bakal Divonis pada 15 Februari

Nasional
PDI-P Tepis Jadi Pihak yang Minta Jokowi Ganti Menteri Nasdem

PDI-P Tepis Jadi Pihak yang Minta Jokowi Ganti Menteri Nasdem

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.