Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/11/2022, 06:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelompok relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi) menggelar acara Musyawarah Rakyat (Musra) di Hong Kong pada Minggu (27/11/2022).

Musra merupakan forum yang digelar relawan Jokowi untuk menghimpun keinginan elemen masyarakat terkait calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) untuk Pemilu 2024.

Penanggungjawab Musra Budi Arie Setiadi mengatakan, Musra yang digelar pertama kali di luar negeri ini diikuti oleh pekerja migran asal Indonesia.

"Musra sudah menjadi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri," ujar Budi Arie dilansir dari siaran pers, Minggu.

Baca juga: Musra Relawan Jokowi di Banten dan Sulsel Jagokan Mahfud MD dan Danny Pomanto untuk Cawapres 2024

"Musra di Hong Kong sama seperti Musra yang lain yang di gelar di kota-kota Indonesia. Pesertanya adalah pekerja migran Indonesia yang ada di Hongkong dan Asia Timur," katanya lagi.

Budi Arie mengungkapkan, ada sejumlah nama tokoh nasional yang mengemuka menjadi capres-cawapres paling diinginkan oleh peserta Musra Hong Kong.

Namun, ia enggan memberi bocoran terlebih dulu.

"Soal capres dan cawapres yg mengemuka nanti di lihat hasilnya. Dan pasti akan kami umumkan ke publik," katanya.

Baca juga: Simpatisan Jokowi Musra Indonesia Akan Temui PDI-P

Lebih lanjut, Budi Arie menjelaskan bahwa Musra mendorong rakyat Indonesia berdiskusi membahas sejumlah tokoh yang layak maju dalam Pilpres 2024.

Walau pencalonan capres-cawapres dilakukan oleh partai politik, rakyat menjadi penentu siapa yang layak memimpin bangsa ini ke depan.

Oleh karenanya, peran dan aspirasi rakyat tidak bisa dipinggirkan.

Budi Arie yang juga Ketua Umum kelompok relawan Projo itu mengungkapkan, justru parpol bisa menuai masukan dari perhelatan Musra di seluruh Indonesia tentang tokoh-tokoh yang populer.

Selain itu, parpol bisa mengetahui program-program dan perbaikan yang diingikan masyarakat.

Baca juga: Hasil Musra Relawan Jokowi di Sulsel: Ganjar, Prabowo, Airlangga Tiga Besar Capres

Budi Arie Setiadi juga mengatakan apresiasi kepada WNI di luar negeri yang terlibat dalam Musra.

Ia memuji kesadaran dan tanggung jawab politik WNI meski mereka merada di luar negeri.

"Setelah Hongkong, Musra Indonesia rencananya diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 28 Januari 2023," ujarnya.

Kegiatan Musra sebelumnya diawali di Bandung pada Agustus 2022.

Musra telah digelar di sejumlah provinsi termasuk Musra Banten di Kota Serang pada Minggu, 20 November lalu.

Dalam Musra Banten lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memuncaki klasemen hasil e-voting capres dengan meraih 18,48 suara dari 2.787 jumlah responden yang mengikuti e-voting.

Di urutan kedua ada Ganjar Pranowo yang meraih dukungan 16,36 persen. Lalu, di posisi ketiga ada Prabowo Subianto yang meraih 15,82 dukungan.

Baca juga: Ganjar Menang Telak di Musra Relawan Jokowi di Batam, Sisihkan Prabowo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Datangi Bareskrim, Korban 'Robot Trading' Net89 Berikan 4 Koper Berisi Bukti Susulan ke Penyidik

Datangi Bareskrim, Korban "Robot Trading" Net89 Berikan 4 Koper Berisi Bukti Susulan ke Penyidik

Nasional
Jokowi Puji Peran NU Tangkal Radikalisme, Ekstremisme, hingga Politik Identitas

Jokowi Puji Peran NU Tangkal Radikalisme, Ekstremisme, hingga Politik Identitas

Nasional
Soal Dikhianati, Gerindra Ungkap Prabowo Minta Kader Selalu Berbesar Hati dan Tidak Baper

Soal Dikhianati, Gerindra Ungkap Prabowo Minta Kader Selalu Berbesar Hati dan Tidak Baper

Nasional
Nasdem Ingin Sekper Dibentuk Setelah Deklarasi Koalisi Perubahan

Nasdem Ingin Sekper Dibentuk Setelah Deklarasi Koalisi Perubahan

Nasional
PKS Akan Bertamu ke Golkar Sore Ini, Tifatul Minta Jangan Dicurigai

PKS Akan Bertamu ke Golkar Sore Ini, Tifatul Minta Jangan Dicurigai

Nasional
Muncul Lagi Kasus Meninggal akibat Gagal Ginjal, Pengacara Keluarga Korban: Pemerintah Kemarin Lalai, Sekarang Bebal

Muncul Lagi Kasus Meninggal akibat Gagal Ginjal, Pengacara Keluarga Korban: Pemerintah Kemarin Lalai, Sekarang Bebal

Nasional
Soal Utang Piutang Anies-Sandiaga, Demokrat: Agenda untuk Membuat Citra Anies Buruk

Soal Utang Piutang Anies-Sandiaga, Demokrat: Agenda untuk Membuat Citra Anies Buruk

Nasional
Gempa Turkiye, 104 WNI Dievakuasi ke Ankara

Gempa Turkiye, 104 WNI Dievakuasi ke Ankara

Nasional
Pemerintah Indonesia Akan Kirim Misi Bantuan ke Turkiye

Pemerintah Indonesia Akan Kirim Misi Bantuan ke Turkiye

Nasional
Soal Mahfud Akan Koordinasi tentang Ismail Bolong, KPK Bilang Begini

Soal Mahfud Akan Koordinasi tentang Ismail Bolong, KPK Bilang Begini

Nasional
UPDATE: 10 WNI Luka-luka akibat Gempa Bumi di Turkiye, Tidak Ada yang Meninggal Dunia

UPDATE: 10 WNI Luka-luka akibat Gempa Bumi di Turkiye, Tidak Ada yang Meninggal Dunia

Nasional
Tegas Tolak Khilafah, Ini Rekomendasi Lengkap Muktamar Internasional di Resepsi 1 Abad NU

Tegas Tolak Khilafah, Ini Rekomendasi Lengkap Muktamar Internasional di Resepsi 1 Abad NU

Nasional
Immanuel Ebenezer Tak Lagi Dukung Ganjar, GP Mania Segera Dibubarkan

Immanuel Ebenezer Tak Lagi Dukung Ganjar, GP Mania Segera Dibubarkan

Nasional
Perselisihan PKB-PBNU Harus Diakhiri supaya Tak Meluas

Perselisihan PKB-PBNU Harus Diakhiri supaya Tak Meluas

Nasional
Soal Safari Politik Puan, Elite PDI-P: Akan Ada Kejutan

Soal Safari Politik Puan, Elite PDI-P: Akan Ada Kejutan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.