Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ganjar Menang Telak di Musra Relawan Jokowi di Batam, Sisihkan Prabowo

Kompas.com - 09/11/2022, 17:32 WIB
Syakirun Ni'am,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menang telak sebagai calon presiden (capres) dalam Musyawarah Rakyat (Musra) Relawan Jokowi yang digelar di Batam, Kepulauan Riau.

Ketua Dewan Pengarah Musra Indonesia, Andi Gani Nena Wea mengatakan, Ganjar Pranowo menduduki urutan pertama dengan perolehan 322 suara atau 30,21 persen dari 1.066 responden.

“Nama Pak Ganjar mendominasi. Bahkan, menang telak di Kepulauan Riau, dengan 30,21 persen,” kata Andi dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (9/11/2022).

Suara yang diperoleh Ganjar terpaut jauh dengan sejumlah nama lainnya dalam bursa capres.

Baca juga: Rangkuman 3 Kali Pelaksanaan Musra: Prabowo dan Ganjar Selalu Masuk 5 Besar Capres Paling Diinginkan

Dalam Musra di Batam itu, posisi kedua diduduki oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dengan perolehan suara 18,20 persen.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menduduki urutan ketiga dengan suara 16,80 persen.

Selanjutnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 14,35 persen, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 7,04 persen, dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko 5,72 persen.

Kemudian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meraup suara 2,53 persen, diikuti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 1,78 persen, Ketua DPR RI Puan Maharani 1,31 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 0,84 persen.

“Ini pertama kalinya Ganjar telak di sepanjang lima kali penyelenggaraan Musra. Di Musra sebelumnya, memang konsisten di tiga besar,” ujar Andi.

Baca juga: Soal Elektabilitas Tinggi, Ganjar: Enggak Apa-apa, Saya Kerja Dulu

Untuk calon wakil presiden (cawapres) di Musra Kepulauan Riau, Sandiaga Uno menempati urutan pertama dengan 299 suara atau 28,04 persen.

Disusul oleh Moeldoko dengan suara 16,98 persen, Airlangga Hartarto 14,82 persen, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arsjad Rasjid 7,79 persen.

Selanjutnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD 7,32 persen, Anies Baswedan 5,16 persen, RIdwan Kamil 4,41 persen, Puan Maharani 3,10 persen, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa 2,72 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 2,53 persen.

"Untuk capres Pak Ganjar dan Pak Prabowo selalu di tiga besar. Sedangkan untuk cawapres, Pak Moeldoko, Pak Arsjad, dan Pak Mahfud konsisten masuk di lima besar," kata Andi.

Baca juga: Teka-teki Sosok Capres yang Diinginkan Jokowi, Pengamat: Jawabannya Cukup Terang, Ganjar

Untuk diketahui, Musra di Kepulauan Riau merupakan gelaran yang kelima.

Dalam waktu ke depan, kata Andi, pihaknya akan menggelar Musra di Makassar Sulawesi Selatan dan Banten.

Setelah dua wilayah tadi, Musra juga akan digelar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, dan lainnya.

"Di setiap Musra, yang hadir sekitar lima ribuan. Di puncak, targetnya 15 ribu relawan hadir. Lebih dari 100 ribu target kami yang akan hadir total seluruh agenda Musra,” ujar Andi.

Baca juga: Survei Indekstat: Ganjar Unggul dari Prabowo dan Anies

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Megawati Serahkan ‘Amicus Curiae’  ke MK, Anies: Menggambarkan Situasi Amat Serius

Megawati Serahkan ‘Amicus Curiae’ ke MK, Anies: Menggambarkan Situasi Amat Serius

Nasional
Megawati Ajukan Amicus Curiae, Airlangga: Kita Tunggu Putusan MK

Megawati Ajukan Amicus Curiae, Airlangga: Kita Tunggu Putusan MK

Nasional
Bupati Sidoarjo Tersangka Dugaan Korupsi, Muhaimin: Kita Bersedih, Jadi Pembelajaran

Bupati Sidoarjo Tersangka Dugaan Korupsi, Muhaimin: Kita Bersedih, Jadi Pembelajaran

Nasional
Airlangga Sebut Koalisi Prabowo Akan Berdiskusi terkait PPP yang Siap Gabung

Airlangga Sebut Koalisi Prabowo Akan Berdiskusi terkait PPP yang Siap Gabung

Nasional
Dikunjungi Cak Imin, Anies Mengaku Bahas Proses di MK

Dikunjungi Cak Imin, Anies Mengaku Bahas Proses di MK

Nasional
AMPI Resmi Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar Lagi

AMPI Resmi Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Golkar Lagi

Nasional
MK Ungkap Baru Kali Ini Banyak Pihak Ajukan Diri sebagai Amicus Curiae

MK Ungkap Baru Kali Ini Banyak Pihak Ajukan Diri sebagai Amicus Curiae

Nasional
Bappilu PPP Sudah Dibubarkan, Nasib Sandiaga Ditentukan lewat Muktamar

Bappilu PPP Sudah Dibubarkan, Nasib Sandiaga Ditentukan lewat Muktamar

Nasional
Yusril Anggap Barang Bukti Beras Prabowo-Gibran di Sidang MK Tak Buktikan Apa-apa

Yusril Anggap Barang Bukti Beras Prabowo-Gibran di Sidang MK Tak Buktikan Apa-apa

Nasional
Panglima TNI Tegaskan Operasi Teritorial Tetap Dilakukan di Papua

Panglima TNI Tegaskan Operasi Teritorial Tetap Dilakukan di Papua

Nasional
TNI Kembali Pakai Istilah OPM, Pengamat: Cenderung Pakai Pendekatan Operasi Militer dalam Mengatasinya

TNI Kembali Pakai Istilah OPM, Pengamat: Cenderung Pakai Pendekatan Operasi Militer dalam Mengatasinya

Nasional
Tim Hukum Ganjar-Mahfud Tetap Beri Angka Nol untuk Perolehan Suara Prabowo-Gibran

Tim Hukum Ganjar-Mahfud Tetap Beri Angka Nol untuk Perolehan Suara Prabowo-Gibran

Nasional
Soal Bantuan Presiden, Kubu Ganjar-Mahfud: Kalau Itu Transparan, kenapa Tak Diumumkan dari Dulu?

Soal Bantuan Presiden, Kubu Ganjar-Mahfud: Kalau Itu Transparan, kenapa Tak Diumumkan dari Dulu?

Nasional
Minta MK Kabulkan Sengketa Hasil Pilpres, Kubu Anies: Kita Tidak Rela Pemimpin yang Terpilih Curang

Minta MK Kabulkan Sengketa Hasil Pilpres, Kubu Anies: Kita Tidak Rela Pemimpin yang Terpilih Curang

Nasional
Mardiono Jajaki Pertemuan dengan Prabowo Setelah Putusan MK

Mardiono Jajaki Pertemuan dengan Prabowo Setelah Putusan MK

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com