Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/11/2022, 15:08 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda mengaku bahwa partainya menjalin komunikasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bergabung ke koalisi yang sudah dibangun bersama Gerindra.

Hal itu disampaikan Syaiful Huda merespons pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar akhir Oktober lalu soal harapan PKS bergabung dengan koalisi PKB-Gerindra.

"Dan komunikasi dengan PKS juga kita lakukan dengan partai-partai lain yang kita rasa punya irisan yang potensial untuk diajak bergabung," kata Huda saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/11/2022).

Ketua Komisi X DPR itu menuturkan, komunikasi dengan PKS tidak dilakukan baru-baru ini.

Baca juga: PKS Disebut Lebih Untung jika Bergabung dengan Nasdem-Demokrat

Ia kemudian mengungkit saat PKB-PKS sempat dikabarkan mewacanakan membentuk koalisi Semut Merah pada Juli lalu.

"Ya sebenarnya kalau mau kita runut, komunikasi kita dengan PKS, dengan Demokrat kan sudah sempat jadi wacana awal. Sebelum, deklarasi Anies dan seterusnya," ujar Huda.

"Jadi, ada jejaknya secara politik ada jejaknya. Waktu itu ada semut merah," katanya lagi.

Huda mengungkapkan, alasan PKB kembali komunikasi dengan partai lain untuk bergabung koalisi adalah untuk mengamanatkan butir piagam koalisi PKB-Gerindra.

Salah satu butir piagam menyebutkan agar PKB-Gerindra tidak menutup peluang partai politik lain bergabung koalisi.

"Di dalam salah satu butirnya kan menyebutkan bahwa koalisi PKB Gerindra tidak titik, tapi koma," kata Huda.

Baca juga: PKS Dinilai Bisa Pindah ke Gerindra-PKB karena Kepentingan Sulit Diakomodir Nasdem-Demokrat

"Dengan tetap membuka potensi bergabungnya partai partai yang lain, karena semangatnya kita ingin menang besar dan ingin menang yang lebih mudah dalam pilpres 2024," ujarnya menambahkan.

Di sisi lain, Huda juga melihat suasana politik membangun koalisi sejauh ini masih cair.

Artinya, kata Huda, tidak menutup kemungkinan pada situasi tersebut terjadi saling komunikasi antar partai politik.

"Jadi, dalam suasana semua serba wait and see, saya kira, pasti terjadi saling komunikasi, tuker informasi, terus kemudian saling banding bandingkan dan seterusnya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berharap PKS bergabung dengan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com