Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prabowo Sebut Perang Rusia-Ukraina Berdampak Global

Kompas.com - 28/10/2022, 07:49 WIB
Achmad Nasrudin Yahya,
Novianti Setuningsih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan, perang antara Ukraina dan Rusia yang tak kunjung berakhir mempunyai dampak global.

Menurut Prabowo, perangan kedua negara membuat harga energi hingga pangan dunia meningkat.

“Ternyata perang di Ukraina dampaknya global. Perang di Ukraina mengakibatkan harga BBM naik, energi naik. Kemudian, energi naik, pangan juga naik,” kata Prabowo di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Kamis (27/10/2022).

Prabowo mengatakan, peperangan kedua negara juga mempunyai dampak lain, misalnya kelangkaan gandum.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut 60 Negara Berpotensi Alami Krisis Utang

Prabowo menyebut bahwa Ukraina dan Rusia merupakan dua negara penghasil gandum terbesar di dunia, yakni mencapai sekitar 20-30 persen dari pasokan gandum di dunia.

Oleh karenanya, apabila pasokan gandum dari kedua negara tidak tersedia, sudah dapat dipastikan harga-harga gandum akan melonjak.

“Belum lagi, Rusia itu penghasil energi sangat besar, gas dan minyak bumi, dan sekarang Rusia seolah disanksi, dikucilkan, mengakibatkan harga BBM naik juga,” ujar Prabowo.

“Belum lagi, Rusia adalah penghasil potas, salah satu terbesar di dunia. Potas ini salah satu bahan baku untuk pupuk. Ini bisa mendorong harga pupuk naik,” katanya melanjutkan.

Baca juga: Sebut Ekonomi 2023 Akan Gelap, Jokowi: Saya Menyimpulkan Perang Rusia-Ukraina Akan Lama

Prabowo menambahkan, semua pihak harus mewaspadai potensi masalah krisis energi akibat perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung berakhir.

“Jadi ini harus kita waspadai. Ini yang masalah energi krisis," ujar Prabowo.

Tentunya, untuk hadapi krisis kita harus antisipasi. Jadi tentunya setiap negara meningkatkan kewaspadaannya,” katanya lagi.

Baca juga: Jokowi: Jangan Harap Perang Rusia-Ukraina Besok atau Bulan Depan Selesai

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prabowo Presiden Terpilih, AHY: Kami Imbau Semua Terima Hasil, Semangat Rekonsiliasi

Prabowo Presiden Terpilih, AHY: Kami Imbau Semua Terima Hasil, Semangat Rekonsiliasi

Nasional
Prabowo: Jangan Jadi Pemimpin kalau Tak Kuat Diserang, Duduk di Rumah Nonton TV Saja

Prabowo: Jangan Jadi Pemimpin kalau Tak Kuat Diserang, Duduk di Rumah Nonton TV Saja

Nasional
Dewas Akan Sidangkan Dugaan Pelanggaran Etik Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron 2 Mei

Dewas Akan Sidangkan Dugaan Pelanggaran Etik Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron 2 Mei

Nasional
Prabowo-Gibran Tiba di Istana untuk Bertemu Jokowi

Prabowo-Gibran Tiba di Istana untuk Bertemu Jokowi

Nasional
AHY Sebut Lahan 2.086 Hektare di IKN Belum 'Clear', Masih Dihuni Warga

AHY Sebut Lahan 2.086 Hektare di IKN Belum "Clear", Masih Dihuni Warga

Nasional
Tak Persoalkan PKB Ingin Kerja Sama dengan Prabowo, PKS: Kita Enggak Jauh-jauh

Tak Persoalkan PKB Ingin Kerja Sama dengan Prabowo, PKS: Kita Enggak Jauh-jauh

Nasional
Bapanas Prediksi Harga Bawang Merah Normal 30-40 Hari ke Depan

Bapanas Prediksi Harga Bawang Merah Normal 30-40 Hari ke Depan

Nasional
PKS Jajaki Komunikasi dengan Prabowo

PKS Jajaki Komunikasi dengan Prabowo

Nasional
Dewas Harap Wakil Ketua KPK Laporkan Albertina Ho Bukan karena Sedang Tersangkut Kasus Etik

Dewas Harap Wakil Ketua KPK Laporkan Albertina Ho Bukan karena Sedang Tersangkut Kasus Etik

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Tak Titip Program Tertentu untuk Dilanjutkan Gibran

Wapres Ma'ruf Amin Tak Titip Program Tertentu untuk Dilanjutkan Gibran

Nasional
Gibran Minta Petuah Saat Sowan ke Wapres Ma'fuf Amin

Gibran Minta Petuah Saat Sowan ke Wapres Ma'fuf Amin

Nasional
Tantang PDI-P Tarik Semua Menteri Usai Sebut Jokowi Bukan Kader Lagi, TKN: Daripada Capek-capek PTUN

Tantang PDI-P Tarik Semua Menteri Usai Sebut Jokowi Bukan Kader Lagi, TKN: Daripada Capek-capek PTUN

Nasional
Relaksasi HET Beras Premium Diperpanjang hingga 31 Mei 2024

Relaksasi HET Beras Premium Diperpanjang hingga 31 Mei 2024

Nasional
Gibran Disebut Masih Fokus di Solo, Undang Wapres Ma'ruf Resmikan Destinasi Wisata

Gibran Disebut Masih Fokus di Solo, Undang Wapres Ma'ruf Resmikan Destinasi Wisata

Nasional
Dewas Ungkap Klarifikasi Albertina Ho yang Dilaporkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

Dewas Ungkap Klarifikasi Albertina Ho yang Dilaporkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com