Kompas.com - 04/10/2022, 17:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI-P Puan Maharani enggan berkomentar saat ditanya sikap partainya mengenai deklarasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden oleh Partai Nasdem.

Ia mengingatkan bahwa pada saat ini Indonesia masih dibalut duka akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia dan luka-luka, pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

"Saat ini saya kira semua sedang dalam situasi duka terkait dengan banyak sekali korban yang berjatuhan dalam kejadian yang ada di Stadion Kanjuruhan," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (4/10/2022).

Puan pun menyarankan agar semua pihak baiknya menaruh perhatian untuk menyelesaikan persoalan yang timbul setelah pertandingan antara Arema melawan Persebaya itu.

"Lebih baik kita fokus dulu untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut," terangnya.

Baca juga: Deklarasikan Dukungan ke Ganjar Setelah Pengumuman Pencapresan Anies, PSI: Kebetulan Saja

Terkait dengan keputusan Partai Nasdem mencalonkan Anies, Puan pun mengingatkan bahwa setiap partai politik memiliki mekanisme masing-masing.

Mekanisme tersebut, termasuk ketika partai politik memutuskan memilih calon presiden ataupun calon wakil presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Sebelumnya diberitakan, Partai Nasdem resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres yang akan diusung pada Pilpres 2024.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Baca juga: Dua Kader Mundur Setelah Nasdem Deklarasi Anies Capres, Waketum: Ini Seleksi Alam

"Pilihan capres Nasdem adalah yang terbaik daripada yang terbaik. Inilah akhir Nasdem memberikan seorang sosok Anies Baswedan," ujar Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin.

Paloh turut mengungkapkan alasannya memilih Anies sebagai capres 2024.

"Kenapa Anies Baswedan? Jawabannya: Why not the best?" kata dia.

Dalam deklarasi ini, sejumlah elite Partai Nasdem tampak hadir langsung. Mereka di antaranya Prananda Surya Paloh, Rachmat Gobel, Syahrul Yasin Limpo, hingga Ahmad Sahroni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.