PKS Sebut Anies Capres Terkuat dalam Pembahasan bersama Partai Nasdem dan Demokrat

Kompas.com - 22/09/2022, 21:08 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Kholid mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi sosok terkuat dalam pembahasan calon presiden (capres) bersama Partai Demokrat dan Partai Nasdem untuk Pemilu 2024.

“Kalau dari sisi capres, sosok Anies Baswedan menjadi yang terkuat dalam pembahasan meskipun tidak menutup pada pilihan yang lain,” sebut Kholid pada Kompas.com, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: PKS Sebut Penjajakan Koalisi bersama Demokrat-Nasdem Masih Bicarakan Figur Cawapres

Ia menambahkan, ketiga partai politik (parpol) ini tak punya resistensi pada Anies. Sehingga bisa diterima oleh ketiganya.

Kholid mengatakan, meski Anies bukan kader PKS, tetapi mereka memiliki hubungan baik dengan pada Pilkada DKI 2017.

“Kader-kader PKS juga menerima sosok Anies,” katanya.

Sementara itu, lanjut Kholid, Partai Nasdem pun juga punya kecocokan dengan Anies. Apalagi, Anies adalah salah satu kandidat capres yang diusulkan dalam Rakernas Nasdem.

Begitu juga Partai Demokrat, yang terbuka untuk mengusung Anies. “Bagi Demokrat sosok Anies juga tidak ada resistensi,” ucapnya.

Baca juga: Nasdem-Demokrat-PKS Tak Kunjung Umumkan Koalisi, Diprediksi karena Kedekatan Surya Paloh-Jokowi

Di sisi lain, Kholid menuturkan, saat ini ketiga parpol juga masih membahas soal figur calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung.

Ia menyebut, PKS mengajukan tiga kandidat, yaitu mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, mantan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Lalu, Partai Nasdem mengusulkan dua figur, yaitu Panglima TNI Jenderal Panglima Andika dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sementara, Partai Demokrat ingin mendorong Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

“Jadi masih dinamis. Kita ingin yang terbaik buat rakyat, yang paling potensial menang, yang paling punya kapasitas memimpin bangsa,” ujarnya.

Diketahui ketiga parpol belum sepakat untuk membangun koalisi. Meski, masing-masing partai terus menyampaikan intensitas komunikasi antar mereka.

Baca juga: Nasdem Sebut Peluang Koalisi dengan PKS dan Demokrat Capai 80 Persen

Wacana duet Anies-AHY muncul untuk Pilpres 2024 jika koalisi ini terbentuk.

Sementara itu, saat ini telah terbentuk dua poros koalisi untuk menghadapi Pemilu 2024.

Poros pertama adalah Koalisi Indonesia bersatu yang dihuni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), serta Partai Golkar.

Kemudian koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Sementara, PDI Perjuangan yang merupakan partai pemenang Pemilu 2019 masih melakukan safari politik dan belum menentukan arah koalisi.

Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu menjadi satu-satunya parpol yang bisa mengusung capres-cawapresnya sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Dilaporkan ke Bawaslu, Dianggap Kampanye di Aceh

Anies Dilaporkan ke Bawaslu, Dianggap Kampanye di Aceh

Nasional
Aksi Terorisme Marak Terjadi Jelang Natal dan Tahun Baru, Mengapa?

Aksi Terorisme Marak Terjadi Jelang Natal dan Tahun Baru, Mengapa?

Nasional
Sambo Ungkap Percakapan dengan Putri soal Kejadian di Magelang: Yosua Kurang Ajar Masuk Kamar

Sambo Ungkap Percakapan dengan Putri soal Kejadian di Magelang: Yosua Kurang Ajar Masuk Kamar

Nasional
Pemerintah Pastikan Tanggung Biaya Perawatan Korban Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar

Pemerintah Pastikan Tanggung Biaya Perawatan Korban Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar

Nasional
Hakim ke Ferdy Sambo: Dari Tadi Cerita Saudara Enggak Masuk Akal

Hakim ke Ferdy Sambo: Dari Tadi Cerita Saudara Enggak Masuk Akal

Nasional
Belum Juga Tentukan Capres, KIB Tak Merasa Ketinggalan Manuver Nasdem Safari Bareng Anies

Belum Juga Tentukan Capres, KIB Tak Merasa Ketinggalan Manuver Nasdem Safari Bareng Anies

Nasional
PT LII Disebut Belum Urus Izin tapi Mau Lelang Kepulauan Widi, KKP: Kami Akan Hentikan!

PT LII Disebut Belum Urus Izin tapi Mau Lelang Kepulauan Widi, KKP: Kami Akan Hentikan!

Nasional
Hanya Richard Eliezer yang Benarkan Kesaksian Eks Karo Provos Benny Ali, Ricky Rizal dan Kuat Maruf Membantah

Hanya Richard Eliezer yang Benarkan Kesaksian Eks Karo Provos Benny Ali, Ricky Rizal dan Kuat Maruf Membantah

Nasional
Seorang Polisi Meninggal dalam Bom Bunuh Diri di Bandung, LPSK Beri Santunan

Seorang Polisi Meninggal dalam Bom Bunuh Diri di Bandung, LPSK Beri Santunan

Nasional
BNPT: Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar 'Lone Wolf'

BNPT: Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar "Lone Wolf"

Nasional
KPK Panggil Anggota DPR Aryanto Munawar dan Bupati Lampung Barat jadi Saksi Dugaan Suap Rektor Unila

KPK Panggil Anggota DPR Aryanto Munawar dan Bupati Lampung Barat jadi Saksi Dugaan Suap Rektor Unila

Nasional
KUHP Tak Langsung Berlaku Setelah Diundangkan, Pemerintah Bakal Intensif Sosialisasi 3 Tahun

KUHP Tak Langsung Berlaku Setelah Diundangkan, Pemerintah Bakal Intensif Sosialisasi 3 Tahun

Nasional
Deretan Aksi Terorisme di Indonesia Jelang Natal, Bom Astanaanyar hingga Ledakan Belasan Gereja

Deretan Aksi Terorisme di Indonesia Jelang Natal, Bom Astanaanyar hingga Ledakan Belasan Gereja

Nasional
Anggota Fraksi PKS Diadukan ke MKD Usai Protes Soal Pengesahan RKUHP

Anggota Fraksi PKS Diadukan ke MKD Usai Protes Soal Pengesahan RKUHP

Nasional
Kementerian KP Gelar Pelatihan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Cianjur

Kementerian KP Gelar Pelatihan untuk Masyarakat Terdampak Gempa Cianjur

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.