Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

MIND ID Dorong Inalum dan Antam Selesaikan Pembangunan Pabrik Smelter di Kalbar

Kompas.com - 20/09/2022, 18:50 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi


KOMPAS.comMining Industry Indonesia (MIND ID) atau Badan Usaha Milik Negara (BUMNHolding Industri Pertambangan terus mengupayakan proyek pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Kalimantan Barat (Kalbar) dapat berjalan dengan lancar.

Direktur Operasi dan Produksi MIND ID Danny Praditya mengatakan, sebagai induk atau holding tambang, MIND ID berkomitmen supaya proses hilirisasi perusahaan tetap menjadi prioritas, terlepas dari tantangan yang ada.

“Sebagai holding, MIND ID akan terus mendorong PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum dan PT Antam Tbk (Antam) untuk dapat menyelesaikan apa yang sudah diinisiasi sebelumnya secara tuntas,” ungkap Danny dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Grup Mind ID Hadirkan Teknologi 5G Underground Smart Mining, Pertama di Asia Tenggara

Dalam paparannya, Danny menjelaskan, pihaknya akan terus membangun koordinasi dengan Kementerian BUMN dan memaparkan kemajuan yang ada.

“Saat ini kondisi actual progress berada di 14,56 persen," kata Danny dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Ia menjelaskan, pada Senin (19/9/2022), Kementerian BUMN telah memfasilitasi PT BAI untuk bertemu dengan kontraktor Engineering Procurement Construction (EPC).

Kemudian dari EPC tersebut, kata dia, akan ada usul perombakan porsi dan finished work yang akan divalidasi oleh pihak ketiga hingga batasnya pada Oktober 2022.

Direktur Utama (Dirut) MIND ID Hendi Prio Santoso mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan mitigasi terkait tindak lanjut proyek SGAR sampai dengan batas waktu pada Oktober 2022.

Baca juga: Bersama Jokowi, Mind ID lewat Freeport Indonesia Luncurkan Papua Football Academy

Ilustrasi proyek SGAR di Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID). Dok. Humas MIND ID Ilustrasi proyek SGAR di Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID).

Kata dia, apabila tidak ditemukan titik temu, maka opsi terminasi menjadi pertimbangan dengan tetap memperhatikan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami akan hormati dan ikutin proses-proses yang ada. Langkah persiapan jika terminasi menjadi pilihan adalah menginisiasi proses baru untuk melanjutkan proyek ini,” jelas Hendi.

Menurut Hendi, pihaknya akan terus mengawasi PT BAI sebagai anak usaha. MIND ID juga akan terus melakukan beberapa supervisi agar proyek SGAR ini dapat terus berjalan dengan baik.

“Kami atas nama grup MIND ID yang terdiri dari Antam, Inalum, dan PT BAI berkomitmen akan terus melaksanakan proyek SGAR ini dengan baik,” katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Pemerintah Bakal Rekrut 200.000 CASN untuk Ditempatkan di IKN

Nasional
MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

MK: Amicus Curiae yang Diserahkan Setelah Tanggal 16 April Tak Jadi Pertimbangan dalam RPH

Nasional
Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Ungkit Prabowo-Gibran Selalu Dituding Curang, TKN: Kami Sulit Menahan Pendukung untuk Tidak Reaktif

Nasional
Pemerintah Sebut Sistem 'One Way', 'Contraflow' dan Ganjil-Genap Terus Disempurnakan

Pemerintah Sebut Sistem "One Way", "Contraflow" dan Ganjil-Genap Terus Disempurnakan

Nasional
2 Pegawai Maskapai Swasta Ditangkap, Selundupkan Narkoba ke Kabin Pesawat

2 Pegawai Maskapai Swasta Ditangkap, Selundupkan Narkoba ke Kabin Pesawat

Nasional
Momen Emosional SYL Tanggapi Keterangan Eks Ajudannya

Momen Emosional SYL Tanggapi Keterangan Eks Ajudannya

Nasional
Pemerintah Ingin Ada Aplikasi yang Intergrasikan Program Mudik Gratis

Pemerintah Ingin Ada Aplikasi yang Intergrasikan Program Mudik Gratis

Nasional
Pemerintah Klaim Macet Panjang ke Pelabuhan Merak Bakal Hilang Setelah Ada 'Buffer Zone'

Pemerintah Klaim Macet Panjang ke Pelabuhan Merak Bakal Hilang Setelah Ada "Buffer Zone"

Nasional
Anwar Usman Boleh Tangani Sengketa Pileg di MK, kecuali yang Libatkan PSI

Anwar Usman Boleh Tangani Sengketa Pileg di MK, kecuali yang Libatkan PSI

Nasional
Matangkan Pemindahan ASN ke IKN, Menpan-RB: Ini Bukan Hanya Pindah Tempat Kerja

Matangkan Pemindahan ASN ke IKN, Menpan-RB: Ini Bukan Hanya Pindah Tempat Kerja

Nasional
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Dilaporkan Korban ke Bareskrim

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Dilaporkan Korban ke Bareskrim

Nasional
Kepada Prabowo, Tim Cook Sampaikan Ingin Terus Kerja Sama Pengembangan Apple di Indonesia

Kepada Prabowo, Tim Cook Sampaikan Ingin Terus Kerja Sama Pengembangan Apple di Indonesia

Nasional
Isi 'Amicus Curiae' yang Disampaikan Rizieq Shihab ke MK

Isi "Amicus Curiae" yang Disampaikan Rizieq Shihab ke MK

Nasional
Lapor ke Wapres, Menko PMK Klaim Mudik Tahun Ini Cukup Baik

Lapor ke Wapres, Menko PMK Klaim Mudik Tahun Ini Cukup Baik

Nasional
Wapres Minta Menlu Konsisten Perjuangkan 'Two State Solution' untuk Palestina-Israel

Wapres Minta Menlu Konsisten Perjuangkan "Two State Solution" untuk Palestina-Israel

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com