Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Ari Junaedi
Akademisi dan konsultan komunikasi

Doktor komunikasi politik & Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama.

Muliakan Orang Susah, Jangan Sakiti Mereka

Kompas.com - 16/09/2022, 12:54 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Inilah ayahmu nak... dengan modal sebuah motor kreditan dan sebuah gawai yang ayah rekatkan di atas dashbord, ayah telusuri meter demi meter, panjangnya jalan kampung-kampung dan kota tak jarang ayah terobos padatnya jalan kota.

Sesekali ayah lirik gawai, ayah berharap ada yang masuk orderan...

Kadang ayah tersenyum gembira baru beberapa ratus meter berjalan sudah ada orderan yang masuk, terbayang lembar rupiah yang ayah akan terima untuk jajan kalian esok pagi di sekolah.

Tetapi tidak jarang ayah merasa putus asa saat sudah berpuluh kilometer berjalan, gawai ayah tetap diam membisu.

Namun senyummu di foto yang ayah jadikan wallpaper membuat semangat ayah kembali menyala untuk terus berjuang demi “orang” yang ayah cintai.

Lelah yang ayah rasakan dan keringat yang ayah teteskan adalah untuk kebahagiaan kalian.
Parkiran toko dan rindangnya pohon jadi tempat ayah istirahat sejenak.

Saat hujan mengguyur dan panas yang menyengat, tidak jarang ayah ditegur pemilik toko untuk tidak parkir di depan tokonya.

Kadang ayah gembira saat beberapa lembar puluhan bahkan 50.000 bisa ayah bawa pulang.
Tetapi juga tidak jarang ayah pulang dengan hati gundah gulana saat pulang hingga larut malam hanya membawa beberapa lembar lima ribuan yang ada di dalam saku.

Namun saat sampai di rumah dan melihat wajah-wajah polos kalian, anak-anakku yang lelap dalam mimpi, ayah bersyukur nak. Masih bisa pulang dengan selamat dan berkumpul dengan kalian.

Ternyata rezeki yang diberikan Allah tidak harus berupa lembaran rupiah.

Bisa kembali pulang dan berkumpul bersama keluarga adalah sebuah nikmat yang tiada tara, yang terkadang lupa kita syukuri.

Semoga coretan di atas bisa membuat kita lebih bersyukur dan lebih erat dalam silahturahmi kepada keluarga dan komunitas. Tetap semangat dan berdoa.

Salam satu aspal

Suara hati pengemudi ojol ini dimuat di laman Facebook sahabat dunia maya saya, Erwin Bendesmaky. Erwin yang pengemudi ojek online ini begitu bernas mengurai suka duka kehidupan para pengemudi kendaraan berbasis online.

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar sejak 3 September 2022 lalu, begitu memukul sendi-sendi kehidupan rakyat bawah.

Belum juga pulih dari sedikit membaiknya pandemi Covid-19, perekonomian masyarakat kembali dihantam efek domino kenaikan BBM.

Pengemudi kendaraan berbasis online jelas terpukul karena kenaikan tarif angkut penumpang dan barang dikeluarkan “terlambat” dan tetap tidak memberi keadilan bagi pengemudi.

Dengan tingkat persaingan sesama pengemudi kendaraan yang semakin besar, ditambah dengan kenaikan harga BBM jelas-jelas kondisi tersebut sangat memberi dampak bagi kehidupan pengemudi.

Belum lagi jika inflasi yang sudah di depan mata berimbas kepada turunnya daya beli dan daya mobilitas warga, maka jelas akan semakin suram kehidupan para pengemudi online.

Dalam dua bulan terakhir ini saya kerap bolak-balik mengunjungi dan tinggal menetap selama satu bulan di pelosok Konawe Selatan dan Kendari di Sulawesi Tenggara, dampak kenaikan harga BBM memang terasa nyata.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Soal Usung Siapa di Pilkada Jakarta, Nasdem Sebut Anies dan Tokoh Lain Punya Peluang Sama

Soal Usung Siapa di Pilkada Jakarta, Nasdem Sebut Anies dan Tokoh Lain Punya Peluang Sama

Nasional
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi di DJKA Mengalir sampai BPK

KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi di DJKA Mengalir sampai BPK

Nasional
KemenPPPA Minta Polri Pastikan Polwan Pembakar Suami Didampingi Psikolog Klinis

KemenPPPA Minta Polri Pastikan Polwan Pembakar Suami Didampingi Psikolog Klinis

Nasional
Katering Haji Disebut Bermasalah, Timwas DPR RI: Kami Ingin Memanusiakan Jemaah

Katering Haji Disebut Bermasalah, Timwas DPR RI: Kami Ingin Memanusiakan Jemaah

Nasional
Laporkan Hasil KTT Gaza ke Jokowi, Prabowo Singgung Strategi Jika Gencatan Senjata Tak Terwujud

Laporkan Hasil KTT Gaza ke Jokowi, Prabowo Singgung Strategi Jika Gencatan Senjata Tak Terwujud

Nasional
Prabowo: Afrika Memandang Indonesia sebagai Contoh Negara Berkembang yang Berhasil

Prabowo: Afrika Memandang Indonesia sebagai Contoh Negara Berkembang yang Berhasil

Nasional
Investor Asing Diyakini Tetap Tertarik Jika IKN Sesuai 'Master Plan'

Investor Asing Diyakini Tetap Tertarik Jika IKN Sesuai "Master Plan"

Nasional
KPK Tahan Pejabat Balai Teknik Perkeretaapian Jateng yang Tangani Puluhan Proyek Jalur Kereta

KPK Tahan Pejabat Balai Teknik Perkeretaapian Jateng yang Tangani Puluhan Proyek Jalur Kereta

Nasional
Soal Kasus 'Vina Cirebon', Mahfud: Menurut Saya Memang Ada Permainan

Soal Kasus "Vina Cirebon", Mahfud: Menurut Saya Memang Ada Permainan

Nasional
Muhadjir: Korban Judi Online Bukan Hanya Kalangan Bawah, Tapi Kalangan Atas dan Intelektual

Muhadjir: Korban Judi Online Bukan Hanya Kalangan Bawah, Tapi Kalangan Atas dan Intelektual

Nasional
Anak Buahnya Dilaporkan Hasto ke Dewas sampai Bareskrim, Direktur KPK: Kami Sambut Baik

Anak Buahnya Dilaporkan Hasto ke Dewas sampai Bareskrim, Direktur KPK: Kami Sambut Baik

Nasional
Staf Hasto PDI-P Mau Laporkan Penyidik KPK ke Bareksrim, tapi Ditolak

Staf Hasto PDI-P Mau Laporkan Penyidik KPK ke Bareksrim, tapi Ditolak

Nasional
Sita Hp Hasto, Direktur KPK Sebut Penyidik Sudah Siapkan Diri dan Tidak Asal

Sita Hp Hasto, Direktur KPK Sebut Penyidik Sudah Siapkan Diri dan Tidak Asal

Nasional
Klaim Sudah Bantu Korban Judi Online, Menko PMK: Mereka Dimasukkan Jadi Penerima Bansos

Klaim Sudah Bantu Korban Judi Online, Menko PMK: Mereka Dimasukkan Jadi Penerima Bansos

Nasional
Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan, Kementerian KP Oper Kewenangan Sertifikasi AKP ke BPPSDM KP

Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan, Kementerian KP Oper Kewenangan Sertifikasi AKP ke BPPSDM KP

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com