Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggal 17 September Hari Memperingati Apa?

Kompas.com - 15/09/2022, 01:40 WIB
Issha Harruma

Penulis


KOMPAS.com - Tanggal 17 September 2022 jatuh pada hari Sabtu. Pada hari ini, terdapat peringatan Hari Perhubungan Nasional.

Selain itu, ada juga peringatan-peringatan lain hari ini. Berikut beberapa hari penting yang jatuh pada 17 September 2022.

Baca juga: Hari Nasional dan Internasional Bulan September 2022

Hari Perhubungan Nasional

Hari Perhubungan Nasional atau Harhubnas diperingati setiap tanggal 17 September.

Peringatan ini didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK. 274/G/1971 pada tanggal 26 Agustus 1971.

Adapun tujuan dari peringatan ini adalah untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan jiwa korsa insan perhubungan dengan mitra kerja jasa perhubungan pada umumnya.

Adanya Harhubnas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab insan perhubungan untuk selalu meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, Harhubnas juga diharapkan menjadi momentum penting untuk mengingat kembali peristiwa bersejarah di bidang perhubungan dalam mewujudkan konektivitas di Indonesia.

Hari Palang Merah Indonesia

Pada bulan September, terdapat dua hari peringatan bersejarah bagi Palang Merah Indonesia (PMI), yakni tanggal 3 September dan 17 September. Hal ini tidak lepas dari sejarah berdirinya organisasi kemanusiaan ini di Indonesia.

Pasca kemerdekaan, tepatnya pada 3 September 1945, Presiden Soekarno mengeluarkan perintah untuk membentuk suatu badan Palang Merah Nasional.

Atas perintah ini, Menteri Kesehatan saat itu, Buntaran, membentuk panitia khusus yang disebut Panitia Lima.

Hingga pada 17 September 1945, Perhimpunan Palang Merah Indonesia berhasil dibentuk dan diketuai oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Adapun aksi kemanusiaan pertama PMI adalah memberikan bantuan pada korban perang revolusi kemerdekaan Indonesia dan pengembalian tawanan perang sekutu maupun Jepang.

Atas aksi-aksinya ini, PMI mendapat pengakuan secara Internasional pada tahun 1950 dengan menjadi anggota Palang Merah Internasional.

Keberadaan PMI lalu disahkan secara nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 tahun 1950 dan diperkuat dengan Keppres Nomor 246 tahun 1963.

Kedudukan PMI semakin kuat dengan diterbitkannya UU Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan pada tahun 2018.

Baca juga: Hari Keselamatan Pasien Sedunia, Kenali 3 Dampak Efek Samping Obat

Hari Keselamatan Pasien Sedunia

Hari Keselamatan Pasien Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 17 September.

Hari ini dibuat untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong keterlibatan negara-negara di seluruh dunia untuk memprioritaskan keselamatan pasien dalam sistem perawatan kesehatan.

Sistem perawatan kesehatan yang rumit dan berlapis-lapis terkadang dapat menyampingkan keselamatan pasien.

Dengan adanya hari ini diharapkan dapat mendorong semua pemangku kepentingan yang relevan dalam proses perawatan kesehatan untuk menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

Hari Kesadaran Sindrom Usher

Hari Kesadaran Sindrom Usher diperingati pada hari Sabtu ketiga bulan September. Tahun ini, hari ini jatuh pada tanggal 17 September.

Sindrom Usher adalah penyakit genetik langka yang belum diketahui obatnya. Penyakit ini dapat menyebabkan seorang anak kehilangan penglihatan, pendengaran dan mobilitasnya.

Sindrom Usher merupakan bawaan lahir dan pada umumnya bisa didiagnosa pada masa kanak-kanak. Namun, gejala penyakit ini bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk berkembang.

Hingga kini, berbagai penelitian terus dilakukan untuk membantu orang-orang yang menderita penyakit ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Deputi Kemenko Perekonomian Dilantik Jadi Pj Gubernur, Menko Airlangga: Semoga Berikan Dampak Nyata bagi Daerah

Deputi Kemenko Perekonomian Dilantik Jadi Pj Gubernur, Menko Airlangga: Semoga Berikan Dampak Nyata bagi Daerah

Nasional
Soal Potensi Harga BBM Naik, Menteri ESDM: Tanya Bu Sri Mulyani Kapan Mau Ngumpul

Soal Potensi Harga BBM Naik, Menteri ESDM: Tanya Bu Sri Mulyani Kapan Mau Ngumpul

Nasional
Kemenko PMK: 37 Daerah Akan Tetap Berstatus Tertinggal pada 2024

Kemenko PMK: 37 Daerah Akan Tetap Berstatus Tertinggal pada 2024

Nasional
Menpan-RB Resmikan Mal Pelayanan Publik Baru, Kini Ada 206 Se-Indonesia

Menpan-RB Resmikan Mal Pelayanan Publik Baru, Kini Ada 206 Se-Indonesia

Nasional
Wapres Minta RUU Penyiaran Sejalan dengan Cita-cita Demokrasi

Wapres Minta RUU Penyiaran Sejalan dengan Cita-cita Demokrasi

Nasional
HAI Sawit Indonesia dan BPDPKS Gelar FGD “Peluang Ekspor Produk UKMK Sawit Indonesia untuk Dunia”

HAI Sawit Indonesia dan BPDPKS Gelar FGD “Peluang Ekspor Produk UKMK Sawit Indonesia untuk Dunia”

Nasional
Komisi I Bakal Panggil Menkominfo jika PDN Masih Bermasalah

Komisi I Bakal Panggil Menkominfo jika PDN Masih Bermasalah

Nasional
Kumpulkan Pamen, KSAL Wanti-wanti Bahaya Utang Berlebih dan Kebiasaan Judi 'Online'

Kumpulkan Pamen, KSAL Wanti-wanti Bahaya Utang Berlebih dan Kebiasaan Judi "Online"

Nasional
KPK Akan Dalami Dugaan Aliran Dana SYL Ke Firli Bahuri

KPK Akan Dalami Dugaan Aliran Dana SYL Ke Firli Bahuri

Nasional
Saat Bamsoet Bicara soal Amendemen Berujung Diputus Langgar Kode Etik...

Saat Bamsoet Bicara soal Amendemen Berujung Diputus Langgar Kode Etik...

Nasional
Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Divonis 9 Tahun Penjara

Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Divonis 9 Tahun Penjara

Nasional
Sri Mulyani Bakal Cek Aturan Bea Masuk Kain Usai RI Kebanjiran Tekstil Impor

Sri Mulyani Bakal Cek Aturan Bea Masuk Kain Usai RI Kebanjiran Tekstil Impor

Nasional
Golkar Optimistis Bisa Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Jakarta, Calonnya Masih Dibahas

Golkar Optimistis Bisa Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Jakarta, Calonnya Masih Dibahas

Nasional
Mendagri Buka Suara Pj Gubernur NTB Diganti Pensiunan Jenderal TNI

Mendagri Buka Suara Pj Gubernur NTB Diganti Pensiunan Jenderal TNI

Nasional
PKB Buka Kans Koalisi dengan PDI-P, Sandingkan Marzuki-Risma di Pilkada Jatim

PKB Buka Kans Koalisi dengan PDI-P, Sandingkan Marzuki-Risma di Pilkada Jatim

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com