Kompas.com - 01/09/2022, 19:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengungkapkan, pihaknya akan menemui Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pekan depan.

Diketahui, pada Selasa (23/8/2022) lalu, PSI sudah bertemu dengan Partai Golkar. Golkar, PAN, dan PPP merupakan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Mungkin minggu depan ada parpol lain untuk berkomunikasi. Kalau enggak PAN, PPP," ujar Raja saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Airlangga Sebut PSI dan Golkar Miliki Kesamaan Hadapi Pemilu 2024

Raja belum bisa memastikan tanggal pasti pertemuan tersebut. Namun, PSI akan menemui PAN dan PPP di hari yang berbeda.

Saat ditanya apakah pertemuan itu merupakan sinyal PSI bergabung dengan KIB untuk Pemilu 2024, Raja mengatakan belum bisa dipastikan.

"Belum pasti (gabung KIB). Yang paling penting ini penjajakan, menyamakan persepsi, menyamakan pandangan," tuturnya.

Kemudian, Raja menyebutkan, mereka bertemu dengan Golkar terlebih dahulu ketimbang PAN dan PPP bukan merupakan hal yang disengaja. Itu, kata dia, hanya kebetulan. 

Lebih lanjut, pertemuan-pertemuan itu, adalah dalam rangka mencari penerus Joko Widodo sebagai Presiden pada 2024 nanti. PSI, kata dia, memiliki kriteria tertentu dalam menentukan calon presiden penerus Jokowi. 

Baca juga: Giring Sebut PSI dan Golkar Sepakat Hindari Politisasi Agama

"Kriterianya saja deh. Yang bisa memastikan pembangunan infrastruktur yang belum selesai bisa dilanjutkan, pembangunan SDM berjalan," kata Raja.

"Kedua, tentu mencari pemimpin yang nasionalis sejati, bukan pemimpin yang gunakan politik identitas untuk meraih dukungan masyarakat," sambungnya.

Jika sudah sepakat dengan kriteria calon presiden tersebut, kata Raja, barulah PSI mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan koalisi partai politik tertentu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.