Kompas.com - 31/08/2022, 19:49 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menerima kunjungan delegasi Partai Komunis China (PKC) yang dipimpin Menteri Departemen Luar Negeri PKC Liu Jianchao di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (31/8/2022).

Airlangga menuturkan, pertemuan ini membahas kerja sama politik di antara kedua belah pihak, salah satunya terkait pengembangan sumber daya manusia.

"Partai Golkar sendiri sudah mempunyai MoU dengan partai China dan tentunya berikutnya rencana aksi dari berbagai kegiatan yang terkait dengan pengembangan SDM akan terus dilakukan," kata Airlangga dalam keterangan pers seusai pertemuan.

Baca juga: Bertemu Golkar-Gerindra Akhir Pekan Ini, PDI-P: Politik Perlu Dialog

Ia menyebutkan, Golkar dan PKC selama ini sudah menjalankan program pertukaran kader agar mengetahui kebudayaan dan perkembangan pembangunan selanjutnya.

"Tentu dengan adanya Golkar Institute, tadi diperluas dalam bentuk seminar baik yang offline maupun online melalui Golkar institute dan juga melanjutkan pertukaran para politisi," ujar dia.

Airlangga melanjutkan, pertemuan ini turut membahas kerja sama antara Indonesia dan China di berbagai bidang, antara lain perikanan serta telekomunikasi.

Ia pun meminta agar PKC tetap menjaga investasi China di Indonesia dan Golkar pun memastikan politik Indonesia akan terus stabil supaya pembangunan dapat terus berjalan.

Baca juga: Riza Patria: Gerindra DKI Terus Bersinergi dengan Golkar, Kami Punya Kepedulian yang Sama

Airlangga menambahkan, pertemuan ini juga menyinggung pengembangan ekonomi di China yang terus mengupayakan kesejahteraan masyarakat.

"Dan ini tidak berbeda dengan apa yang diupayakan Indonesia di mana upaya pembangunan Indonesia adalah untuk kesejahteraan di masyarakat, dan juga tentunya akan membuat perekonomian Indonesia ke depan menjadi perekonomian yang lebih maju lagi," kata dia.

Sementara itu, Liu mengungkapkan pertemuannya dengan Airlangga merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya ke Indonesia selama 3 hari.

Sebelum bertemu Airlangga, Liu mengaku sudah lebih dahulu menjumpai Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Liu menyatakan sependapat dengan apa yang disampaikan Airlangga dan ia berharap kerja sama antara PKC dan Golkar akan semakin erat.

Baca juga: DPD Partai Golkar DKI Usulkan Airlangga Hartarto sebagai Capres

"Partai Komunis Tiongkok menanti peningkatan hubungan yang lebih erat dan efektif dengan Partai Golkar," kata Liu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong, Bareskrim Sita 36 Dump Truck-2 Bundle Rekening Koran

Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong, Bareskrim Sita 36 Dump Truck-2 Bundle Rekening Koran

Nasional
Hakordia 2022: Mengingat Lagi Obral Remisi untuk Koruptor Sepanjang Tahun Ini...

Hakordia 2022: Mengingat Lagi Obral Remisi untuk Koruptor Sepanjang Tahun Ini...

Nasional
Pengakuan Ferdy Sambo: Diuntungkan CCTV Rusak buat Muluskan Skenario Baku Tembak

Pengakuan Ferdy Sambo: Diuntungkan CCTV Rusak buat Muluskan Skenario Baku Tembak

Nasional
Soroti Vonis Bebas Terdakwa Kasus Paniai, PBHI: Ini Peradilan Fiktif

Soroti Vonis Bebas Terdakwa Kasus Paniai, PBHI: Ini Peradilan Fiktif

Nasional
Menteri PPPA Pastikan Perlindungan serta Hak Perempuan dan Anak Korban Gempa Cianjur Terpenuhi

Menteri PPPA Pastikan Perlindungan serta Hak Perempuan dan Anak Korban Gempa Cianjur Terpenuhi

Nasional
Hakordia 2022: Kepercayaan Publik Kian Rendah, KPK Makin Lemah

Hakordia 2022: Kepercayaan Publik Kian Rendah, KPK Makin Lemah

Nasional
Jokowi Minta Prosedur Pencairan Bantuan Rumah Rusak Cianjur Tak Berbelit-belit

Jokowi Minta Prosedur Pencairan Bantuan Rumah Rusak Cianjur Tak Berbelit-belit

Nasional
Sejarah Hakordia yang Diperingati Setiap Tanggal 9 Desember

Sejarah Hakordia yang Diperingati Setiap Tanggal 9 Desember

Nasional
Komisioner Anggap Prima Berlebihan Minta KPU Diaudit

Komisioner Anggap Prima Berlebihan Minta KPU Diaudit

Nasional
KUHP Baru, Dewan Pers: Masih Ada Pasal yang Ancam Kebebasan Wartawan

KUHP Baru, Dewan Pers: Masih Ada Pasal yang Ancam Kebebasan Wartawan

Nasional
Kejagung Kembali Sita Tanah Seluas 33,94 Hektar di Jawa Barat dan Banten Milik Benny Tjokro

Kejagung Kembali Sita Tanah Seluas 33,94 Hektar di Jawa Barat dan Banten Milik Benny Tjokro

Nasional
Tersangka Kasus Korupsi Ekspor Daging Sapi dan Rajungan Bertambah

Tersangka Kasus Korupsi Ekspor Daging Sapi dan Rajungan Bertambah

Nasional
Hakordia 2022: KUHP Jadi 'Kado Manis' Koruptor

Hakordia 2022: KUHP Jadi "Kado Manis" Koruptor

Nasional
Deretan Pengakuan Ferdy Sambo yang Buat Hakim Heran: Singgung Penembakan Yosua hingga Pelecehan Putri

Deretan Pengakuan Ferdy Sambo yang Buat Hakim Heran: Singgung Penembakan Yosua hingga Pelecehan Putri

Nasional
[POPULER NASIONAL] Hakim Heran Sambo Mengaku Tak Ingin Yosua Tewas | Kuat Ma'ruf Laporkan Hakim PN Jaksel

[POPULER NASIONAL] Hakim Heran Sambo Mengaku Tak Ingin Yosua Tewas | Kuat Ma'ruf Laporkan Hakim PN Jaksel

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.