Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebelum Upacara, Jokowi Terima Skuad Timnas U-16 di Istana Merdeka

Kompas.com - 17/08/2022, 11:28 WIB
Ardito Ramadhan,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menerima Tim Nasional U-16 yang baru menjuarai Piala AFF U-16 2022 di Istana Merdeka, Rabu (17/8/2022), sebelum Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dikutip dari siaran pers, skuad Timnas U-16 hadir bersama pelatihnya, Bima Sakti, dan langsung disambut Jokowi di ruang kredensial Istana Merdeka.

"Selamat ya, kemarin saya lihat mainnya bagus sekali," kata Jokowi.

Baca juga: Menpora Minta Ketum PSSI Bina Timnas U-16 supaya Berprestasi hingga Tingkat Senior

Jokowi pun berpesan kepada skuad Timnas U-16 untuk menjaga performa mereka agar jangan sampai turun di jenjang usia berikutnya.

"Harus dijaga performanya, jangan sampai menurun biasanya ke U-23 menurun, harus konsisten," kata Jokowi.

Mantan wali kota Solo itu juga berjanji akan mencarikan tempat berlatih untuk skuad Timnas U-16.

"Nanti kita carikan training camp yang baik," ujar Jokowi.

Sementara itu, Bimas Sakti menyampaikan terima kasih atas dukungan dan undangan dari Jokowi kepada Timnas U-16.

Baca juga: Tutup Turnamen Sepak Bola U-16 Nusantara Open 2022, Menpora Bicara Piala Dunia

Menurut dia, gelar juara yang diraih oleh anak asuhnya merupakan hadiah bagi bangsa Indonesia menjelang peringatan kemerdekaan RI.

"Tadi kita sudah perlihatkan piala kepada Bapak Presiden. Ini sebagai kado buat bangsa Indonesia yang hari ini merayakan kemerdekaan," ujar Bima Sakti.

Timnas U16 Indonesia menjadi juara Piala AFF U16 2022 setelah mengalahkan Vietnam pada partai finaldi Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (12/8/2022) dengan skor 1-0.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bareskrim Tetapkan 2 Tersangka Suap Pengurusan Dana Insentif di Pemkot Balikpapan

Bareskrim Tetapkan 2 Tersangka Suap Pengurusan Dana Insentif di Pemkot Balikpapan

Nasional
Jokowi Dilibatkan Susun Kabinet, Pengamat: Ini Kabinet Lanjutan atau Kabinet Prabowo?

Jokowi Dilibatkan Susun Kabinet, Pengamat: Ini Kabinet Lanjutan atau Kabinet Prabowo?

Nasional
KPU Tak Akan Hentikan Unggah Perolehan Suara di Sirekap, demi Transparansi

KPU Tak Akan Hentikan Unggah Perolehan Suara di Sirekap, demi Transparansi

Nasional
Budiman Sudjatmiko Sebut Prabowo-Gibran Belum Bahas Penunjukan Menteri

Budiman Sudjatmiko Sebut Prabowo-Gibran Belum Bahas Penunjukan Menteri

Nasional
Selain Jokowi, Ketum Parpol Pendukung Prabowo-Gibran Juga Terlibat Susun Kabinet Baru

Selain Jokowi, Ketum Parpol Pendukung Prabowo-Gibran Juga Terlibat Susun Kabinet Baru

Nasional
Surya Paloh Mengaku Tak Diberitahu Jokowi jika AHY Bakal Jadi Menteri

Surya Paloh Mengaku Tak Diberitahu Jokowi jika AHY Bakal Jadi Menteri

Nasional
TKN Sebut Peran Jokowi Tak Sebatas di Masa Transisi Pemerintahan Prabowo-Gibran

TKN Sebut Peran Jokowi Tak Sebatas di Masa Transisi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Nasional
KPU Ungkap Alasan Baru Jadwalkan Pemilu Ulang di 686 TPS dari 780 TPS Rekomendasi Bawaslu

KPU Ungkap Alasan Baru Jadwalkan Pemilu Ulang di 686 TPS dari 780 TPS Rekomendasi Bawaslu

Nasional
Jawaban Surya Paloh Saat Ditanya Kesiapan Jadi Oposisi Pemerintahan ke Depan

Jawaban Surya Paloh Saat Ditanya Kesiapan Jadi Oposisi Pemerintahan ke Depan

Nasional
Prabowo dan Gibran Selesai Bertemu, Ogah Beberkan Hasil Pertemuan

Prabowo dan Gibran Selesai Bertemu, Ogah Beberkan Hasil Pertemuan

Nasional
KPK Tetapkan Kepala BPPD Sidoarjo Jadi Tersangka Kasus Potongan Dana Insentif

KPK Tetapkan Kepala BPPD Sidoarjo Jadi Tersangka Kasus Potongan Dana Insentif

Nasional
Surya Paloh Tunggu Sikap Megawati, Sebut Pertemuan Keduanya Sangat Dibutuhkan

Surya Paloh Tunggu Sikap Megawati, Sebut Pertemuan Keduanya Sangat Dibutuhkan

Nasional
KPU: 686 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

KPU: 686 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

Nasional
KPU: 225 TPS Lakukan Pemilu Susulan, Terbanyak di Demak dan Paniai

KPU: 225 TPS Lakukan Pemilu Susulan, Terbanyak di Demak dan Paniai

Nasional
Jimly Sebut Hak Angket Gertakan, Hidayat Nur Wahid: Itu Hak Konstitusional DPR

Jimly Sebut Hak Angket Gertakan, Hidayat Nur Wahid: Itu Hak Konstitusional DPR

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com