Kompas.com - 16/08/2022, 18:40 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkap, ada pihak yang sempat memintanya untuk tak berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Namun ia tidak mau menyebutkan pihak-pihak yang memberikan resistensi tersebut.

“Biasa pro dan kontra, dan alhamdulilah semua akhirnya tetap kita jalankan. Pokoknya ada dari internal dan eksternal, saya enggak bisa sebut,” tutur Cak Imin ditemui di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Gerindra Sempat Digoda Sebelum Koalisi dengan PKB Terbentuk

Ia mengklaim, telah melakukan pendekatan dengan pihak-pihak tersebut guna meredam gelombang penolakan yang ada.

“Makanya yang saya bilang, mohon izin, minta permisi kepada semua yang pro dan kontra bahwa ini tahapan yang harus dilalui PKB bersama Gerindra,” katanya.

Di sisi lain, ia menuturkan masih butuh waktu untuk menentukan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang bakal diusung koalisi Gerindra-PKB.

Baca juga: Muhaimin Sebut Ada 2 Partai Ingin Gabung Koalisi Gerindra-PKB

Meskipun, ia mengklaim bahwa pencalonan lebih condong padanya dan Prabowo, dirinya ingin melibatkan partai politik (parpol) lain yang nantinya bergabung dalam koalisi untuk memberikan masukan.

“Ya hampir pasti (capres Prabowo atau Muhaimin) tapi kan lebih baik kita dengarkan partai yang akan bergabung,” ungkapnya.

Ia menjelaskan ada dua parpol yang intens melakukan komunikasi dengan koalisi. Tapi Cak Imin enggan membeberkan nama parpol tersebut.

Baca juga: Ditanya Kapan Penetapan Capres-Cawapres Koalisi Gerindra-PKB, Prabowo: Tadi Ada Pesan Ojo Kesusu

“Saya belum bisa buka sekarang, nanti kalau dibuka enggak jadi masuk,” pungkasnya.

Diketahui PKB dan Gerindra telah resmi berkoalisi setelah melakukan penandatanganan piagam deklarasi koalisi di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022).

Saat itu, Cak Imin pun sudah menyampaikan ada pihak yang meminta agar pihaknya tak jadi melakukan penandatanganan kesepakatan koalisi itu.

Sebaliknya, Prabowo memuji sikap Cak Imin dan jajaran petinggi PKB.

Baca juga: Kader PKB Ingin Cak Imin dan Prabowo Segera Gelar Musyawarah soal Pencapresan

Ia mengungkapkan, koalisi dapat terbentuk karena inisiatif PKB membuka komunikasi lebih dulu pada Partai Gerindra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.