Kompas.com - 16/08/2022, 13:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu nama yang dikaji partainya untuk diusung sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024.

"Nama capres sendiri masih terus kita kaji, masih kita dalami. Kita lihat kriteria-kriteria, Insya Allah Pak Anies salah satu orang yang dikaji," kata Jazuli ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Pendukung yang Kecewa Prabowo Gabung ke Pemerintahan Jokowi Diprediksi Beralih Dukung Anies

Selain Anies, Jazuli mengatakan, masih ada sejumlah nama lain yang dikaji PKS terkait pencapresan.

Oleh karena itu, dia belum bisa memberikan kepastian Anies bakal diusung oleh partai ini. 

"Kuat tidak kuat itu nanti, begitu diumumkan, dia lah yang paling kuat," ujarnya.

Lebih lanjut, Jazuli menerangkan, partainya juga terus melakukan komunikasi terkait kerja sama politik dalam menghadapi Pemilu 2024. 

Baca juga: PKS Tak Kunjung Umumkan Koalisi Pemilu 2024: Bukan Pameran UMKM

PKS, lanjutnya, masih terus menjalin komunikasi dengan partai politik lainnya, seperti Nasdem dan Demokrat.

"Itu komunikasinya mulai dari level sekjen sampai level Ketua Majelis juga bicara," tutur Jazuli.

Disinggung soal rencana pertemuan lanjutan PKS dengan Nasdem atau Demokrat, Jazuli tak memaparkannya. Sebab, menurut dia, hal tersebut merupakan masalah teknis.

"Yang penting sepakatnya itu nanti. Ya kan kita itu tadi, bukan mau pameran, bukan gaya pacaran, baru ketemu pacar, main pamer-pamerin aja. Dia sangka paling bagus, karena menurut dia standarnya paling bagus, ah pacar gitu aja lu pamerin," ujarnya.

Baca juga: Demokrat Tegaskan Cukup Intens Komunikasi dengan PKS dan Nasdem

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencuat menjadi calon presiden, setelah namanya muncul dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem beberapa waktu lalu. 

Selain Anies, Rakernas Nasdem juga memutuskan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjadi bakal calon presiden untuk Pemilu 2024. 

Anies pun mengaku senang namanya masuk sebagai satu dari tiga bakal calon presiden 2024 dari Nasdem.

Orang nomor satu di DKI Jakarta ini pun mengaku tersanjung dan mengapresiasi para Pimpinan Dewan Wilayah (DPW) Nasdem yang sudah mengusulkan namanya.

"Ini adalah sebuah kehormatan. Jadi saya ingin sampaikan apresiasi, terima kasih dan respek kepada DPW NasDem yang mengusulkan," kata Anies Baswedan saat ditemui di Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan, Sabtu (18/6/2022), dilansir dari Tribun Jakarta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggal 2 Oktober Hari Memperingati Apa?

Tanggal 2 Oktober Hari Memperingati Apa?

Nasional
Cara Daftar BLT BBM 2022 Online Lewat HP

Cara Daftar BLT BBM 2022 Online Lewat HP

Nasional
Apa saja Sumber Hukum Internasional?

Apa saja Sumber Hukum Internasional?

Nasional
Tanggal 1 Oktober Hari Memperingati Apa?

Tanggal 1 Oktober Hari Memperingati Apa?

Nasional
Airlangga Sebut Komunikasi Golkar dengan Ridwan Kamil Jalan Terus

Airlangga Sebut Komunikasi Golkar dengan Ridwan Kamil Jalan Terus

Nasional
Keppres Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Non-Yudisial Dianggap Tak Sesuai Standar

Keppres Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Non-Yudisial Dianggap Tak Sesuai Standar

Nasional
Video Viral Gatot Nurmantyo Sebut Ferdy Sambo Bisa Kembali Aktif Jadi Polisi, Polri Sebut Itu Hoaks

Video Viral Gatot Nurmantyo Sebut Ferdy Sambo Bisa Kembali Aktif Jadi Polisi, Polri Sebut Itu Hoaks

Nasional
Dua Hakim 'Concurring Opinion' terhadap Putusan MK Terkait Gugatan PKS soal 'Presidential Threshold'

Dua Hakim "Concurring Opinion" terhadap Putusan MK Terkait Gugatan PKS soal "Presidential Threshold"

Nasional
Soal Rencana Pertemuan dengan Puan Maharani, Airlangga: Tunggu Saja

Soal Rencana Pertemuan dengan Puan Maharani, Airlangga: Tunggu Saja

Nasional
Paulus Waterpauw Angkat Bicara soal 'Utusan Istana' yang Diributkan Demokrat

Paulus Waterpauw Angkat Bicara soal "Utusan Istana" yang Diributkan Demokrat

Nasional
Soal Isu Akan Dideklarasikan Jadi Capres, Anies: Saya Masih Ngurus Jakarta sampai 16 Oktober

Soal Isu Akan Dideklarasikan Jadi Capres, Anies: Saya Masih Ngurus Jakarta sampai 16 Oktober

Nasional
UPDATE 29 September: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,94 Persen, Ketiga 27,06 Persen

UPDATE 29 September: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 72,94 Persen, Ketiga 27,06 Persen

Nasional
Eks Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Dihadirkan dalam Sidang Kasus Ekspor CPO

Eks Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Dihadirkan dalam Sidang Kasus Ekspor CPO

Nasional
Ingatkan Resesi, Jokowi: Tahun Depan Gelap, Kita Tak Tahu Badai Besarnya seperti Apa

Ingatkan Resesi, Jokowi: Tahun Depan Gelap, Kita Tak Tahu Badai Besarnya seperti Apa

Nasional
Ketentuan Pimpinan BI Tak Boleh Anggota Partai Politik Dihapus Melalui RUU PPKS

Ketentuan Pimpinan BI Tak Boleh Anggota Partai Politik Dihapus Melalui RUU PPKS

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.