Kompas.com - 15/08/2022, 22:55 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali meminta Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan agar terus membina skuad Tim Nasional U-16 yang menjuarai Piala AFF U-16 2022 pada pekan lalu.

Zainuddin mengatakan, skuad asuhan Bima Sakti itu mesti terus dibina supaya mereka dapat berkiprah dan berprestasi hingga tingkat senior.

"Saya sudah bicara dengan Ketum PSSI Pak Moch Iriawan untuk kita konsentrasi bina mereka karena ini yang kita harapkan nanti menjadi pengisi U-20 nanti bahkan mungkin U-23 sampai ke senior," kata Zainuddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/8/2022).

Baca juga: Skuad Timnas U-16 Bakal Ikuti Upacara Peringatan Proklamasi di Istana

Berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, menurut Zainuddin, kemampuan tim nasional di usia 16 tahun yang sudah baik dan mencetak prestasi biasanya tidak dibina secara serius.

Akibatnya, mereka yang meraih gelar juara di tingkat kelompok umur tidak bisa melanjutkan kiprah hingga tingkat senior, padahal mereka punya potensi yang baik.

"Makanya kita tentu dengan PSSI sebagai federasi kita akan cari cara supaya mereka tetap terbina terus sampai, saya berharapnya sampai dia pemain senior," kata dia.

Menurut Zainuddin, pembinaan itu setidaknya harus berjalan selama 8-10 tahun hingga pemain-pemain yang kini berusia di bawah 16 tahun mencapai performa puncaknya di usia 20-an.

Ia mengatakan, skuad Timnas U-16 memikul harapan karena sudah menunjukkan kengototan, kekompakan, maupun teknik yang baik.

Baca juga: Final Piala AFF U-16, Wejangan Fakhri Husaini Jelang Partai Pamungkas

Akan tetapi, ia mengingatkan bahwa mereka adalah timnas kelompok umur sehingga tidak boleh dibebani harapan yang terlalu besar selayaknya skuad tim nasional senior.

"Mudah-mudahan mereka akan terjaga, belum terganggu dengan berbagai hal yang akhirnya membuat mereka menjadi menurun prestasinya," ujar Zainuddin.

Timnas U16 Indonesia menjadi juara Piala AFF U16 2022 setelah mengalahkan Vietnam pada partai finaldi Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (12/8/2022) dengan skor 1-0.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puan Maharani Dorong Perdamaian Ukraina dengan Rusia

Puan Maharani Dorong Perdamaian Ukraina dengan Rusia

Nasional
TGIPF Akan Temui Semua Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan

TGIPF Akan Temui Semua Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Wapres Akan Dorong Kerja Sama Tanggulangi Perubahan Iklim di KTT COP27

Wapres Akan Dorong Kerja Sama Tanggulangi Perubahan Iklim di KTT COP27

Nasional
Perintah Jokowi Evaluasi Total Tragedi Kanjuruhan agar Peristiwa yang Sama Tak Terulang

Perintah Jokowi Evaluasi Total Tragedi Kanjuruhan agar Peristiwa yang Sama Tak Terulang

Nasional
Jokowi Dijadwalkan Buka Konferensi Ekonomi Kreatif di Bali

Jokowi Dijadwalkan Buka Konferensi Ekonomi Kreatif di Bali

Nasional
Jokowi Resmi Teken Keppres TGIPF Peristiwa Kanjuruhan, Ini Susunan Anggotanya

Jokowi Resmi Teken Keppres TGIPF Peristiwa Kanjuruhan, Ini Susunan Anggotanya

Nasional
5 Perkembangan Terbaru Tragedi Kanjuruhan: 'Barangnya Kelihatan Semua' hingga Potensi Pelanggaran HAM Berat

5 Perkembangan Terbaru Tragedi Kanjuruhan: "Barangnya Kelihatan Semua" hingga Potensi Pelanggaran HAM Berat

Nasional
TGIPF Diminta Sentuh Tanggung Jawab Negara dan Perbaikan Sistem Sepakbola dalam Tragedi Kanjuruhan

TGIPF Diminta Sentuh Tanggung Jawab Negara dan Perbaikan Sistem Sepakbola dalam Tragedi Kanjuruhan

Nasional
PBHI: Tragedi Kanjuruhan Berpotensi Pelanggaran HAM Berat

PBHI: Tragedi Kanjuruhan Berpotensi Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Sentilan Elite PDI-P ke Ganjar: Dulu Dibilang Kemajon, Kini Disinggung 'Siap Tidur'

Sentilan Elite PDI-P ke Ganjar: Dulu Dibilang Kemajon, Kini Disinggung "Siap Tidur"

Nasional
4 Instruksi Jokowi soal Tragedi Kanjuruhan: Audit Stadion hingga Evaluasi Manajemen Pertandingan

4 Instruksi Jokowi soal Tragedi Kanjuruhan: Audit Stadion hingga Evaluasi Manajemen Pertandingan

Nasional
Kedekatan Mega-Prabowo dan Kemungkinan Kerja Sama PDI-P-Gerindra

Kedekatan Mega-Prabowo dan Kemungkinan Kerja Sama PDI-P-Gerindra

Nasional
Pelimpahan Tahap II Selesai, Berapa Lama Ferdy Sambo cs Ditahan Menanti Sidang?

Pelimpahan Tahap II Selesai, Berapa Lama Ferdy Sambo cs Ditahan Menanti Sidang?

Nasional
Drama Pelimpahan Sambo ke Kejagung, Diperlakukan Seolah Masih Jenderal...

Drama Pelimpahan Sambo ke Kejagung, Diperlakukan Seolah Masih Jenderal...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Awak Media Dihalangi Brimob saat Liput Pelimpahan Sambo | Anggota Provos Payungi Sambo

[POPULER NASIONAL] Awak Media Dihalangi Brimob saat Liput Pelimpahan Sambo | Anggota Provos Payungi Sambo

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.