Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/08/2022, 19:56 WIB

KOMPAS.com - Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto memberikan apresiasi berupa LAN Award kepada para stakeholder yang telah berprestasi dalam mengawal pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain stakeholder, kata dia, LAN juga memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah (pemda) dan lembaga pelatihan.

“Utamanya yang telah berkolaborasi dengan LAN untuk mewujudkan ASN kompeten guna mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing,” ucap Adi dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Selasa (9/8/2022).

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara LAN Award, Apresiasi Makarti Bhakti Nagari yang diselenggarakan secara blended di Aula Profesor Dr. Agus Dwiyanto, Kantor LAN Veteran, Selasa.

Acara LAN Award itu digelar bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 LAN.

Baca juga: Kembangkan Model Pelatihan Kepemimpinan Milenial, LAN Gandeng GNIK Luncurkan ASN Talent Academy

Di usia ke-65, Adi mengungkapkan, LAN telah berhasil mencapai banyak hal terutama dalam upaya menciptakan ASN profesional dan kompeten.

Meski demikian, LAN akan tetap terus berbenah, mendedikasikan diri, dan memberikan kinerja terbaik dalam mengawal kemajuan bangsa melalui pengembangan kapasitas SDM aparatur.

“Perjalanan selama 65 tahun sangat berharga, waktu membelajarkan kami semua untuk senantiasa mengawasi segala perubahan," imbuh Adi.

Selain perubahan, LAN juga harus bersiap dengan berbagai tantangan birokrasi yang terus berkembang pesat, terutama dalam menghadapi lingkungan strategis yang selalu berubah. Hal ini juga menuntut birokrasi untuk lebih agile atau tangkas.

Pemberian LAN Award 

Sebagai informasi, LAN memberikan LAN Award yang terbagi menjadi tujuh penghargaan kepada para stakeholder.

Pertama, LAN Award kategori Widyaiswara Kehormatan diberikan kepada Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.

Kedua, penghargaan sebagai Lembaga Pelatihan Pemerintah Pusat Tahun 2022 dengan tema “Human Capital Strategic Partnership”.

Penghargaan tersebut diraih oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa  Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Pusat Statistik (BPS), dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca juga: Kepala LKPP Sebut 3 Kementerian Ini Belanja Produk Lokal Terbanyak hingga 20 Juni 2022

Ketiga, penghargaan sebagai Lembaga Pelatihan Pemerintah Daerah Tahun 2022 dengan tema “Human Capital Strategic Partnership” yang diraih Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jawa Tengah (Jateng), dan BPSDM Jawa Barat (Jabar).

Keempat, penghargaan INAGARA Award yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sorong, Pemkab Lombok Utara, dan Pemkab Dharmasraya.

Kelima, penghargaan kepada Widyaiswara Berprestasi yang diraih oleh Rizky Permana, Yasser Arafat Usman, Mustofa Kamal.

Keenam, penghargaan kepada Analis Kebijakan untuk Indonesia Award yang diraih Arif Sujoko, Naufal Sabda Auliya, dan Nani Mardiah.

Ketujuh, penghargaan Inovasi Pengembangan Materi Microlearning Tahun 2022 yang diraih oleh Dika Arifiani, Yogi Jaya Kusuma, dan Yudi Ristu Prihawan, Rudi Widodo, Kusnan Hidayat, dan Annies Said Basalamah.

Untuk penerima penghargaan keenam dan ketujuh, LAN dengan  didukung penuh oleh Tanoto Foundation akan memberikan kesempatan pengembangan kapasitas bagi yang bersangkutan.

Menyesuaikan perubahan metode learning

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) ad-interim Mohammad Mahfud MD menyampaikan, pada era Learning 5.0 setiap individu harus dijadikan sebagai pusat learning atau belajar.

Individu tersebut bukan sekadar hanya learn what-to-learn atau mempelajari apa yang harus dipelajari, lanjut dia, tetapi lebih condong learn-how-to learn atau bagaimana cara belajar.

Untuk itu, ke depannya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan-RB) tidak lagi menyusun agenda pembelajaran dari tiap-tiap pegawai.

Baca juga: Taspen Tandatangani Nota Kesepahaman Mal Pelayanan Publik bersama Kemenpan RB

Sebaliknya, Kemenpan-RB akan mendorong pegawai untuk memilih sendiri pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan lingkup pekerjaannya.

“Di sinilah peran penting LAN agar dapat menyesuaikan perubahan metode learning tersebut. LAN diharapkan dapat menjadi pilihan utama dan terpusat dalam pengembangan kompetensi ASN,” tutur Mahfud.

Tak lupa ia juga memberikan apresiasi kepada LAN yang telah berdedikasi dalam mengawal kemajuan bangsa melalui pengembangan kompetensi ASN.

Mahfud berharap, LAN dapat terus memberikan kontribusi nyata melalui berbagai inovasi pengembangan kompetensi yang lebih agile dan inovatif dalam rangka menciptakan world class governance atau pemerintahan kelas dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resepsi 1 Abad NU, Ruas Jalan Menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo Dipadati Jemaah Nahdliyin

Resepsi 1 Abad NU, Ruas Jalan Menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo Dipadati Jemaah Nahdliyin

Nasional
Survei Litbang 'Kompas': Mayoritas Responden Asosiasikan NU sebagai Organisasi Islam

Survei Litbang "Kompas": Mayoritas Responden Asosiasikan NU sebagai Organisasi Islam

Nasional
Jokowi: Doa Kami untuk Keluarga dan Korban Gempa Turkiye dan Suriah

Jokowi: Doa Kami untuk Keluarga dan Korban Gempa Turkiye dan Suriah

Nasional
Enggan Ikut Campur soal Utang Piutang Anies-Sandiaga, Nasdem: Publik Akan Nilai Itu Pembunuhan Karakter

Enggan Ikut Campur soal Utang Piutang Anies-Sandiaga, Nasdem: Publik Akan Nilai Itu Pembunuhan Karakter

Nasional
Sanksi Pidana Pungli dalam Pembuatan Dokumen Kependudukan

Sanksi Pidana Pungli dalam Pembuatan Dokumen Kependudukan

Nasional
Aturan KTP-el untuk Warga Negara Asing

Aturan KTP-el untuk Warga Negara Asing

Nasional
Tanggal 11 Februari Hari Memperingati Apa?

Tanggal 11 Februari Hari Memperingati Apa?

Nasional
Muhaimin Usul Hapus Jabatan Gubernur karena Biaya Politik Tinggi, Ketua Komisi II: Dari Mananya?

Muhaimin Usul Hapus Jabatan Gubernur karena Biaya Politik Tinggi, Ketua Komisi II: Dari Mananya?

Nasional
GKI Sidoarjo Sediakan Tempat Istirahat dan 'Nobar' Puncak Resepsi Satu Abad NU

GKI Sidoarjo Sediakan Tempat Istirahat dan "Nobar" Puncak Resepsi Satu Abad NU

Nasional
KPK Koordinasi dengan Komnas HAM, Pastikan Pemenuhan Hak Lukas Enembe

KPK Koordinasi dengan Komnas HAM, Pastikan Pemenuhan Hak Lukas Enembe

Nasional
Dengarkan Tuntutan Jaksa, Surya Darmadi: Saya Gila, Saya Setengah Gila

Dengarkan Tuntutan Jaksa, Surya Darmadi: Saya Gila, Saya Setengah Gila

Nasional
Dewan Pers: Presiden Jokowi Berkomitmen Terbitkan Perpres 'Media Sustainability'

Dewan Pers: Presiden Jokowi Berkomitmen Terbitkan Perpres "Media Sustainability"

Nasional
Ketua Komisi II: Belum Ada Kondisi yang Haruskan Menunda Pemilu

Ketua Komisi II: Belum Ada Kondisi yang Haruskan Menunda Pemilu

Nasional
Dituntut Seumur Hidup, Surya Darmadi: Kalau Megakoruptor, Saya Enggak Pulang dari Taiwan

Dituntut Seumur Hidup, Surya Darmadi: Kalau Megakoruptor, Saya Enggak Pulang dari Taiwan

Nasional
UPDATE 6 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 169 dalam Sehari, Totalnya Jadi 6.731.304

UPDATE 6 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 169 dalam Sehari, Totalnya Jadi 6.731.304

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.