Kompas.com - 01/08/2022, 11:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Reformasi menjadi salah satu calon partai politik yang bakal meramaikan Pemilu 2024.

Pada Senin (1/8/2022), Partai Reformasi mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Tahapan selanjutnya, partai politik pendaftar akan diverifikasi oleh KPU, baik secara administrasi maupun faktual.

Kemudian, hasil dari verifikasi akan diumumkan. Partai yang lolos sebagai peserta Pemilu 2024 rencananya ditetapkan pertengahan Desember tahun ini.

Baca juga: Hari Pertama, 9 Parpol Akan Daftar sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 ke KPU

Artinya, baik Partai Reformasi maupun partai-partai politik lain harus memenuhi syarat untuk dapat lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

Untuk mengenal lebih jauh, berikut sekilas tentang Partai Reformasi.

Profil Partai Reformasi

Meski belum pernah berpartisipasi di pemilu, rupanya, Partai Reformasi bukan pendatang baru di dunia politik tanah air. Partai tersebut didirikan pada 27 Mei 2000.

Dikutip dari laman resminya, Partai Reformasi dipimpin oleh Syamsahril Kamal sebagai ketua umum. Sementara, kursi wakil ketua umum dijabat oleh B Sigit Nugroho.

Partai Reformasi bercita-cita untuk berkontribusi memberikan arah baru Indonesia, sekaligus melahirkan pemimpin yang akan membawa RI menjadi satu dari lima kekuatan besar dunia.

Visi dan misi

Partai Reformasi membawa visi menyerap, menyalurkan, dan memperjuangkan aspirasi rakyat Indonesia untuk ikut menentukan kebijakkan politik Indonesia secara menyeluruh.

Baca juga: Tanpa Seragam, Partai Reformasi Daftar Jadi Peserta Pemilu 2024 ke KPU

Sementara, misi partai tersebut dijabarkan dalam 5 poin yang berupa:

  • Mendidik, mencerdaskan dan menyadarkan rakyat menjadi insan yang sadar dan bertanggung jawab atas hak dan kewajiban warga negara. Menghimpun, merumuskan dan memperjuangkan aspirasi rakyat.
  • Melestarikan nilai-nilai Pancasila agar benar-benar dihayati dan diamalkan oleh rakyat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara.
  • Menjabarkan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) dalam program partai serta menggerakkan rakyat untuk berperan aktif dalam melaksanakan Pembangunan Nasional serta menyampaikan kontrol sosial dengan selalu bersikap korektif konstruktif.
  • Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dalam berfikir dinamis, berkualitas dan produktif.
  • Melaksanakan kaderisasi dalam rangka pembentukan dan pembinaan kepemimpinan.

5 agenda reformasi

Partai Reformasi berharap bisa menjadi wadah regenerasi politik, khususnya bagi generasi muda agar menyuarakan aspirasi politiknya.

Ada 5 hal yang menjadi pokok reformasi yang diusung partai tersebut, meliputi:

  • Reformasi agama, sosial, dan budaya. Penyatuan kembali kesenjangan dan perpecahan antar umat agama, kehidupan sosial dan budaya yang terjadi di Indonesia, sehingga kembali saling menghargai, menghormati dan bergotong royong sesuai jiwa bangsa Indonesia.
  • Reformasi ekonomi. Mengikis kesenjangan ekonomi yang terlalu dalam, sehingga tercipta keselarasan ekonomi dan peningkatan kemakmuran rakyat.
  • Reformasi politik. Turut serta mendorong dan mengawal estafet kekuasaan politik antar generasi, sehingga tidak menjadi monopoli satu generasi.
  • Reformasi ilmu pemerataan kesempatan belajar mengajar seluas-luasnya kepada segenap Bangsa Indonesia.
  • Keamanan mewujudkan jaminan keamanan kepada segenap warga Indonesia di seluruh wilayah negara Indonesia.

Baca juga: PDI-P Klaim Berkas Pendaftaran yang Diserahkan ke KPU Sudah 100 Persen

Gagal jadi peserta Pemilu 2019

Partai Reformasi rupanya pernah mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019. Namun, partai tersebut dinyatakan tak lolos verifikasi oleh KPU.

Dilansir dari laman resmi KPU, Partai Reformasi dinyatakan tidak lolos karena dokumennya tidak lengkap.

Ketua Umum Partai Reformasi Syamsahril Kamal mengatakan, partainya optimistis bakal lolos verifikasi sebagai peserta Pemilu 2024 dan menjadi pesaing partai-partai lain.

"Kami siap untuk bertarung. Mengenai suara yang akan kami dapatkan, dengan melihat situasi yang ada sekarang, rakyat akan banyak beralih ke partai-partai baru," katanya usai mendaftarkan Partai Reformasi di KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengacara Ungkap Tujuan Ketua Komnas HAM Temui Lukas Enembe

Pengacara Ungkap Tujuan Ketua Komnas HAM Temui Lukas Enembe

Nasional
Moeldoko: soal Lukas Enembe Murni Masalah Hukum, Bukan Politik

Moeldoko: soal Lukas Enembe Murni Masalah Hukum, Bukan Politik

Nasional
Jaksa Agung: Kasus Ferdy Sambo Tak Terlalu Rumit, Pelakunya yang Luar Biasa

Jaksa Agung: Kasus Ferdy Sambo Tak Terlalu Rumit, Pelakunya yang Luar Biasa

Nasional
Minta Lukas Enembe Patuhi Hukum, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

Minta Lukas Enembe Patuhi Hukum, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

Nasional
Vaksin Meningitis Langka, Kemenag Bakal Koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi

Vaksin Meningitis Langka, Kemenag Bakal Koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi

Nasional
Nasdem Ingatkan Pesan Paloh ke Ridwan Kamil, Jangan Masuk Nasdem, Tak Usah Berpolitik

Nasdem Ingatkan Pesan Paloh ke Ridwan Kamil, Jangan Masuk Nasdem, Tak Usah Berpolitik

Nasional
Inflasi Indonesia Terjaga, Jokowi: Menkeu dan BI Berjalan Beriringan

Inflasi Indonesia Terjaga, Jokowi: Menkeu dan BI Berjalan Beriringan

Nasional
AHY Minta Kader Demokrat di Papua Tenang, Hormati Proses Hukum pada Lukas Enembe

AHY Minta Kader Demokrat di Papua Tenang, Hormati Proses Hukum pada Lukas Enembe

Nasional
MKD Bakal Panggil Sekjen DPR, Gali soal Anggota DPR yang Nitip Pamdal

MKD Bakal Panggil Sekjen DPR, Gali soal Anggota DPR yang Nitip Pamdal

Nasional
Temui Lukas Enembe, Komnas HAM: Informal Karena Permintaan Keluarga

Temui Lukas Enembe, Komnas HAM: Informal Karena Permintaan Keluarga

Nasional
Polri Sanksi Kombes Murbani Budi Pitono Demosi 1 Tahun Buntut Kasus Brigadir J

Polri Sanksi Kombes Murbani Budi Pitono Demosi 1 Tahun Buntut Kasus Brigadir J

Nasional
Lukas Enembe Digantikan Willem Wandik sebagai Plt Ketua DPD Demokrat Papua

Lukas Enembe Digantikan Willem Wandik sebagai Plt Ketua DPD Demokrat Papua

Nasional
Febri Diansyah dan Rasamala Disarankan Mundur dari Tim Pembela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Febri Diansyah dan Rasamala Disarankan Mundur dari Tim Pembela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Nasional
Hari Ini, Polri Gelar Sidang Etik AKBP Ridwan Soplanit Terkait Kasus Brigadir J

Hari Ini, Polri Gelar Sidang Etik AKBP Ridwan Soplanit Terkait Kasus Brigadir J

Nasional
Saat Usman Hamid Tolak Ajakan Mahfud MD Ikut Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat

Saat Usman Hamid Tolak Ajakan Mahfud MD Ikut Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.